Gus Maftuh : Saatnya Nahdliyin Gencarkan Istighosah, Jausyan, Burdah disetiap Kampung untuk Kelancaran Muktamar NU dan Doa Keselamatan Bangsa

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:23 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,—- 02 Juli 2026
Pengasuh Pondok Pesantren Nur Nuhammad Surabaya, KH Mas Muhammad Maftuh atau yang akrab disapa Gus Maftuh, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Nahdliyin, untuk memperbanyak istighosah, Burdah, jausyan, manaqib dan doa bersama di berbagai daerah sebagai ikhtiar bathin menjaga keselamatan bangsa serta kelancaran rangkaian agenda organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

Menurut Gus Maftuh, doa bersama bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi menjadi bentuk kepedulian umat islam terutama nahdliyin (warga NU) dalam menghadapi berbagai dinamika kebangsaan dan menjaga persatuan. Ia menilai kondisi bangsa membutuhkan ikhtiar lahir dan batin agar segala persoalan dapat diselesaikan dengan kepala dingin serta penuh kebijaksanaan dan senantiasa mendapatkan pertolongan Alloh SWT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah saatnya kita gencarkan istighosah, Burdah, jausyan, manaqib dan doa bersama di setiap kampung, di setiap masjid, dan majelis-majelis ilmu. Ini adalah ikhtiar kita memohon kepada Allah SWT agar Muktamar NU diberikan kelancaran dan bangsa Indonesia selalu diberikan keselamatan, kedamaian, serta dijauhkan dari berbagai perpecahan,” ujar Gus Maftuh yang juga merupakan ketua FK3I Forum Komunikasi Kyai Kampung Seluruh Indonesia.

Gus Maftuh juga berharap agar pelaksanaan Muktamar NU (yang sampai sekarang lokasinya belum ditentukan) dapat berjalan lancar, penuh keberkahan, serta menjadi momentum untuk memperkuat kembali nilai-nilai perjuangan NU sesuai dengan Qonun Asasi, AD/ART dan khittah NU 1926. Menurutnya, forum besar Muktamar NU harus menjadi ruang musyawarah yang menghadirkan kemaslahatan umat islam, warga NU, rakyat dan bangsa Indonesia bukan sekadar kepentingan kelompok tertentu.

“NU lahir dari doa, perjuangan ulama, dan pengabdian kepada umat. Maka segala proses besar yang menyangkut masa depan NU harus dikawal dengan doa, akhlak, dan semangat persatuan,” tegasnya.

Gus Maftuh mengingatkan agar seluruh pihak dapat menjaga suasana tetap kondusif menjelang agenda-agenda penting NU demi Kelancaran serta kesuksesan jalanya Muktamar NU. Gus Maftuh menekankan pentingnya mengedepankan adab, tabayyun, serta musyawarah dalam menyelesaikan setiap perbedaan pandangan.

“Perbedaan adalah hal yang biasa, tetapi jangan sampai perbedaan membuat kita kehilangan persaudaraan. NU harus tetap menjadi rumah besar yang menaungi umat, menjaga Islam rahmatan lil alamin, dan memperkuat persatuan bangsa,” pungkas Gus Maftuh.

Melalui gerakan istighosah, Burdah, jausyan, manaqib dan doa bersama di berbagai kampung desa disetiap wilayah, Gus Rosikh berharap masyarakat dapat ikut berkontribusi mensukseskan Muktamar NU dan menjaga Indonesia agar tetap aman, damai, dan diberikan keberkahan dalam setiap langkah perjalanan bangsa.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Pimred Ir. Edi Supriadi Tuntut Penegakan Etika Pers: Oknum Media Diduga Tebar Informasi Bohong tanpa Prinsip 5W+1H
Stunting, ODGJ hingga Rabies Jadi Sorotan, Pelda Supriyadi Dorong Sinergi Lintas Sektor
Patroli ke Desa Binaan, Babinsa Tigalingga Turun Tangan Bantu Warga Pasang Pagar Sekolah
Perkuat Deteksi Dini, TNI-Polri Jalin Komunikasi Bersama Mitra Karib di Parongil
Pasis Dikreg Seskoad LXVIII Sosialisasikan Pencegahan Karhutla Bersama UAS
Kapolres Pasuruan Mangkir RDP, Koorwil BEM PTNU Jatim Kawal Ketat dan Desak Transparansi Polda Jatim Atas Tragedi Beji
*Turun ke Titik Kritis Singkawang, Dansesko TNI Pantau Aksi Pasis Dikreg LVI dan Dorong Kolaborasi Antar-Lembaga Atasi Karhutla*
*Terjun ke Karang Bintang, Tim Mabes TNI Edukasi Warga Dampak Kesehatan Ekonomi Karhutla*

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:51 WIB

Pimred Ir. Edi Supriadi Tuntut Penegakan Etika Pers: Oknum Media Diduga Tebar Informasi Bohong tanpa Prinsip 5W+1H

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

Stunting, ODGJ hingga Rabies Jadi Sorotan, Pelda Supriyadi Dorong Sinergi Lintas Sektor

Rabu, 2 September 2026 - 21:55 WIB

Patroli ke Desa Binaan, Babinsa Tigalingga Turun Tangan Bantu Warga Pasang Pagar Sekolah

Rabu, 2 September 2026 - 21:48 WIB

Perkuat Deteksi Dini, TNI-Polri Jalin Komunikasi Bersama Mitra Karib di Parongil

Rabu, 2 September 2026 - 21:35 WIB

Pasis Dikreg Seskoad LXVIII Sosialisasikan Pencegahan Karhutla Bersama UAS

Rabu, 2 September 2026 - 21:20 WIB

*Turun ke Titik Kritis Singkawang, Dansesko TNI Pantau Aksi Pasis Dikreg LVI dan Dorong Kolaborasi Antar-Lembaga Atasi Karhutla*

Rabu, 2 September 2026 - 21:04 WIB

*Terjun ke Karang Bintang, Tim Mabes TNI Edukasi Warga Dampak Kesehatan Ekonomi Karhutla*

Rabu, 2 September 2026 - 20:18 WIB

MENJAGA INTEGRITAS DARI GERBANG SELEKSI, WASDAL SPERSAL HADIR DI KODAERAL I ‎

Berita Terbaru