Gus Maftuh : Saatnya Nahdliyin Gencarkan Istighosah, Jausyan, Burdah disetiap Kampung untuk Kelancaran Muktamar NU dan Doa Keselamatan Bangsa

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:23 WIB

5048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,—- 02 Juli 2026
Pengasuh Pondok Pesantren Nur Nuhammad Surabaya, KH Mas Muhammad Maftuh atau yang akrab disapa Gus Maftuh, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Nahdliyin, untuk memperbanyak istighosah, Burdah, jausyan, manaqib dan doa bersama di berbagai daerah sebagai ikhtiar bathin menjaga keselamatan bangsa serta kelancaran rangkaian agenda organisasi Nahdlatul Ulama (NU).

Menurut Gus Maftuh, doa bersama bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi menjadi bentuk kepedulian umat islam terutama nahdliyin (warga NU) dalam menghadapi berbagai dinamika kebangsaan dan menjaga persatuan. Ia menilai kondisi bangsa membutuhkan ikhtiar lahir dan batin agar segala persoalan dapat diselesaikan dengan kepala dingin serta penuh kebijaksanaan dan senantiasa mendapatkan pertolongan Alloh SWT.

“Sudah saatnya kita gencarkan istighosah, Burdah, jausyan, manaqib dan doa bersama di setiap kampung, di setiap masjid, dan majelis-majelis ilmu. Ini adalah ikhtiar kita memohon kepada Allah SWT agar Muktamar NU diberikan kelancaran dan bangsa Indonesia selalu diberikan keselamatan, kedamaian, serta dijauhkan dari berbagai perpecahan,” ujar Gus Maftuh yang juga merupakan ketua FK3I Forum Komunikasi Kyai Kampung Seluruh Indonesia.

Gus Maftuh juga berharap agar pelaksanaan Muktamar NU (yang sampai sekarang lokasinya belum ditentukan) dapat berjalan lancar, penuh keberkahan, serta menjadi momentum untuk memperkuat kembali nilai-nilai perjuangan NU sesuai dengan Qonun Asasi, AD/ART dan khittah NU 1926. Menurutnya, forum besar Muktamar NU harus menjadi ruang musyawarah yang menghadirkan kemaslahatan umat islam, warga NU, rakyat dan bangsa Indonesia bukan sekadar kepentingan kelompok tertentu.

“NU lahir dari doa, perjuangan ulama, dan pengabdian kepada umat. Maka segala proses besar yang menyangkut masa depan NU harus dikawal dengan doa, akhlak, dan semangat persatuan,” tegasnya.

Gus Maftuh mengingatkan agar seluruh pihak dapat menjaga suasana tetap kondusif menjelang agenda-agenda penting NU demi Kelancaran serta kesuksesan jalanya Muktamar NU. Gus Maftuh menekankan pentingnya mengedepankan adab, tabayyun, serta musyawarah dalam menyelesaikan setiap perbedaan pandangan.

“Perbedaan adalah hal yang biasa, tetapi jangan sampai perbedaan membuat kita kehilangan persaudaraan. NU harus tetap menjadi rumah besar yang menaungi umat, menjaga Islam rahmatan lil alamin, dan memperkuat persatuan bangsa,” pungkas Gus Maftuh.

Melalui gerakan istighosah, Burdah, jausyan, manaqib dan doa bersama di berbagai kampung desa disetiap wilayah, Gus Rosikh berharap masyarakat dapat ikut berkontribusi mensukseskan Muktamar NU dan menjaga Indonesia agar tetap aman, damai, dan diberikan keberkahan dalam setiap langkah perjalanan bangsa.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Abai Aturan dan Rusak Lingkungan, Warga Tegarjo Blokade Paksa Tambang Galian C Ilegal
FSG Dituntut 1 Tahun Penjara dalam Perkara Jaminan Fidusia, Terdakwa Klaim Tak Pernah Menggelapkan Kendaraan
Deli Serdang dan Bhayangkara Kompak Berusia 80 Tahun, Ferry Kusnadi Terima Apresiasi Bupati
Selamat Hari Bhayangkara ke-80: Fraksi FPKB DPRD Blora Doakan Polri Semakin Profesional dan Dicintai Masyarakat
Ketua PW KAMMI Sumut Tegaskan Komitmen dalam Menjaga Stabilitas Daerah
Jamaah Mulai Pertanyakan Pembangunan Menara 199 Masjid Agung Medan
Oknum Advokat di Medan Coreng Profesi Mulia: Cari Untung Dua Kaki, Peras Klien dan Lawan!
Prestasi Gemilang! Putri Ketiga Johan Simarmata dan dr. Sri Ramayani Raih Juara 1, Bukti Kerja Keras dan Semangat Belajar Tak Pernah Mengkhianati Hasil

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:24 WIB

Abai Aturan dan Rusak Lingkungan, Warga Tegarjo Blokade Paksa Tambang Galian C Ilegal

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:23 WIB

Gus Maftuh : Saatnya Nahdliyin Gencarkan Istighosah, Jausyan, Burdah disetiap Kampung untuk Kelancaran Muktamar NU dan Doa Keselamatan Bangsa

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:02 WIB

FSG Dituntut 1 Tahun Penjara dalam Perkara Jaminan Fidusia, Terdakwa Klaim Tak Pernah Menggelapkan Kendaraan

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:57 WIB

Deli Serdang dan Bhayangkara Kompak Berusia 80 Tahun, Ferry Kusnadi Terima Apresiasi Bupati

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:48 WIB

Ketua PW KAMMI Sumut Tegaskan Komitmen dalam Menjaga Stabilitas Daerah

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:43 WIB

Jamaah Mulai Pertanyakan Pembangunan Menara 199 Masjid Agung Medan

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:38 WIB

Oknum Advokat di Medan Coreng Profesi Mulia: Cari Untung Dua Kaki, Peras Klien dan Lawan!

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:42 WIB

Prestasi Gemilang! Putri Ketiga Johan Simarmata dan dr. Sri Ramayani Raih Juara 1, Bukti Kerja Keras dan Semangat Belajar Tak Pernah Mengkhianati Hasil

Berita Terbaru