Persoalan Pasokan BBM Solar Pertamina Tidak Stabil di Kawasan PPS Belawan di respon Pertamina Medan Group

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:28 WIB

5078 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN BELAWAN, Nasionaldetik.com

– Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) Gabion, Kecamatan Medan Belawan, mengalami ketidakstabilan stok dan tuai sorotan publik serta keluhan, Sabtu (17/10/2026).
‎
‎Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) dan penyalur solar di dalam kawasan PPS Belawan informasinya mengalami hambatan stok. Akibatnya, aktivitas melaut bahkan operasional pengusaha di Kawasan Berikat menjadi terganggu.
‎
‎Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, gangguan pasokan tersebut telah terjadi sejak bulan September 2026 hingga pertengahan Oktober ini.
‎
‎”Jenis produknya berubah, stoknya sering kosong. Kami mau melaut jadi tertunda. Kalau tidak melaut, kami tidak ada penghasilan,” keluh salah seorang enggan disebutkan namanya.
‎
‎Selain keterlambatan distribusi dari Pertamina, dugaan adanya pengurangan kuota BBM bersubsidi bagi nelayan turut menjadi sorotan. Para pengelola SPBN di kawasan PPSB menyebut keterlambatan pendistribusian menjadi penyebab utama kelangkaan.
‎
‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Pertamina Group Medan merespon informasi tersebut dan segera dilaporkan kepimpinan dan ditindak lanjuti, ujar nya enggan disebut nama dan jabatannya.
‎
‎Masyarakat nelayan dan pengusaha di kawasan PPS Belawan berharap pihak Pertamina segera memberikan penjelasan terbuka dan menormalkan kembali pasokan solar agar roda perekonomian di Pelabuhan Perikanan terbesar di Sumatera Utara ini tidak lumpuh.
‎
‎Pasalnya, stock BBM solar di sejumlah tempat pengisian mengalami gangguan pasokan lantaran jenis produk berubah sehingga di keluhkan masyarakat dan pelaku usaha di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera PPS Belawan.
‎
‎Gangguan pasokan di himpun terjadi di bulan September 2026 hingga persoalan keterlambatan pendistribusian BBM di sejumlah pengelola stasiun pengisian bahan bakar di dalam kawasan PPSB.
‎
‎” Dugaan pengurangan kuota BBM bagi nelayan turut menjadi sorotan dan memerlukan penjelasan dari pihak terkait”.
‎
‎Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan penelusuran di lapangan, persoalan ini diduga berkaitan dengan keterlambatan distribusi, ketidaksesuaian produk yang dikirim, kendala sistem Delivery Order (DO), hingga dugaan penghentian penyaluran.
‎
‎Anehnya lagi, Pengiriman solar terlambat, keluhkan ketidaksesuaian produk sejumlah pengelola SPDN mengeluhkan atas keterlambatan pengiriman Solar yang berdampak pada ketersediaan stok.
‎
‎”Ketika pasokan habis, konsumen terpaksa mencari lokasi lain yang masih memiliki persediaan,” ujar narasumber enggan di sebut namanya .
‎
‎Keterangan tersebut mengindikasikan adanya persoalan yang perlu ditelusuri dalam proses administrasi penebusan hingga realisasi pengiriman oleh Pertamina.
‎
‎Kejelasan administrasi diperlukan agar pengelola SPBU dapat memahami status penyalurannya dan mengetahui langkah yang harus ditempuh untuk menyelesaikan persoalan.
‎
‎Di tengah keluhan masyarakat mengenai keterbatasan pasokan, transparansi keputusan distribusi menjadi penting untuk mencegah munculnya informasi yang simpang siur.
‎
‎(Rikcy/tim)
‎

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Dukung Swasembada Nasional, Pemkab Karo Siap Akselerasi Pengembangan Kawasan Bawang Putih 2026 – 2027
Pemkab Karo Dukung Jaksa Sahabat Pendidik, Perkuat Pencegahan Penyimpangan Anggaran Sekolah
Bupati Karo Hadiri Gala Premier Film Djamin Setia Selamanya
BRI Medan Iskandar Muda Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kesehatan Kodaeral I Belawan
BRI Medan Sisingamangaraja Meriahkan Consumer Expo 2026 Medan Hadirkan Judika, Tawarkan Solusi Finansial Lengkap
Bupati Karo Hadiri Rakor Penguatan Tata Kelola Pemerintahan dan Pencegahan Korupsi
Ombudsman RI Ajak Masyarakat Berpartisipasi Dalam Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2026
Personel Resimen Hanud 1 Pasgat Gelar Bakti Sosial, Bagikan Makanan Gratis kepada Lansia

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Demi Menjalin Hubungan Baik, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Melaksanakan Komsos di Warung Kopi Bersama Warga Binaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:04 WIB

Demi Menjalin Hubungan Baik, Babinsa 01/Pariaman Melaksanakan Komsos di Warung Kopi Bersama Warga Binaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Tingkatkan Silaturahmi Babinsa Koramil 01/Pariaman Laksanakan Komsos Di Wilayah Binaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:53 WIB

*Dandim 0308/Padang Pariaman Pimpin Upacara Bendera 19 Oktober 2026, Bacakan Amanat Panglima TNI*

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:19 WIB

*Perkuat Sinergi Kamtibmas, Kapolda Jatim Silaturahmi dengan Sejumlah Ulama di Kediri*

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:15 WIB

*Satgas Karhutla Kodam XXII/TB Terus Lakukan Pemadaman di Palangka Raya*

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Satgas Yonif 147/KGJ Gelar Tasyakuran dan Makan Bersama Warga Distrik Yamor

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Ditanya Soal Pengawasan ISP di Sungai Udang, Kadis Kominfo Merangin Enggan Sebut Nama Kabid

Berita Terbaru