Ditudat Bebas Beroperasi di Belakang Kantor Kuwu Kebulen, Ir. Edi Supriadi Desak Polres Indramayu Bertindak: “Punya Nyali Atau Tidak, Kalau Tak Tegas Mending Mundur!”

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,– 04 Oktober 2026 Praktik perjudian sabung ayam dan dadu koprok di Kabupaten Indramayu kian berani dan terang-terangan. Dugaan aktivitas ilegal yang berlangsung tepat di belakang Kantor Kuwu Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, kini menuai sorotan tajam dan kecaman keras dari kalangan media serta masyarakat luas.

Sorotan keras dilontarkan langsung oleh Pimpinan Redaksi (Pimred), Ir. Edi Supriadi, yang mempertanyakan komitmen serta keberanian jajaran Polres Indramayu dalam membasmi penyakit masyarakat yang meresahkan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Punya nyali atau tidak untuk ketegasan membasmi para judi ayam dan dadu ini? Kalau tidak ada ketegasan, mending mundur saja dari jabatan petinggi Polres Indramayu!” tegas Ir. Edi Supriadi dengan nada menohok.

Dugaan maraknya praktik perjudian sabung ayam dan dadu koprok yang beroperasi secara terbuka tanpa tersentuh hukum. Pemberitaan ini juga menyoroti pencatutan nama seseorang berinisial/bernama Wawan yang diduga terlibat dan mengklaim memiliki “koneksi” dengan oknum Polres maupun Aparat Penegak Hukum (APH) setempat.

Pemimpin Redaksi, Ir. Edi Supriadi.

Terduga pelaku/pengelola: Seseorang bernama Wawan (dikaitkan memiliki jaringan/koneksi APH).

Pihak yang dituntut tegas: Kapolres Indramayu beserta jajaran, serta Kapolda Jawa Barat.

Di belakang Kantor Kuwu Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat—sebuah lokasi yang terbilang sangat dekat dengan fasilitas pemerintahan desa.

Aktivitas haram ini diduga beroperasi secara leluasa dan rutin, mulai dari siang hari hingga larut malam.

Selain melanggar Pasal 427 KUHP (UU No. 1 Tahun 2023) dengan ancaman pidana penjara hingga 9 tahun atau denda Rp2 Miliar (bagi penyelenggara) serta 3 tahun penjara (bagi pemain), aktivitas perjudian ini merusak tatanan sosial, ekonomi warga, memicu kriminalitas, serta meruntuhkan wibawa penegakan hukum akibat adanya klaim “kebal hukum”.

Aparat Penegak Hukum (APH) dituntut untuk segera turun ke lapangan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Polisi diminta tidak hanya menangkap pemain kelas teri di lapangan, tetapi juga mengusut tuntas penyelenggara, penyandang dana (cukong), hingga oknum APH jika terbukti memberikan perlindungan (beking).

Dugaan “Beking” dan Tantangan Bagi Kapolda Jabar Baru
Keberadaan arena judi yang berlokasi tak jauh dari instansi pemerintahan desa menimbulkan tanda tanya besar publik mengenai efektivitas pengawasan aparat penegak hukum setempat. Terlebih lagi, munculnya nama Wawan yang disebut-sebut membanggakan koneksinya di jajaran Polres Indramayu makin memperkeruh citra kepolisian di mata publik.

Ir. Edi Supriadi menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak yang merasa kebal hukum hanya karena mengklaim memiliki “orang dalam”. Kasus ini juga menjadi tolok ukur awal dan ujian krusial bagi kepemimpinan Kapolda Jawa Barat yang baru dalam membuktikan semangat Polri Presisi—apakah berani menyapu bersih praktik perjudian sampai ke akar-akarnya, atau justru membiarkan hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

Jika Polres Indramayu tidak segera mengambil tindakan nyata menghentikan arena perjudian di Desa Kebulen tersebut, desakan agar jajaran pimpinan Polres Indramayu meletakkan jabatan dipastikan akan semakin bergulir kencang.

Tim investigasi Redaksi

Berita Terkait

PERSONEL BABINSA KORAMIL 07/JUHAR KODIM 0205/TK BERSAMA WARGA, GOTONG ROYONG MEMBANGUN JEMBATAN GARUDA
Keluarga Besar Kejari Karo Sampaikan Penghormatan Khusus kepada Guru di Tanah Karo dalam Rangka World Teachers’ Day 2026
Kejari Karo Ucapkan Selamat HUT ke-81 TNI: Perkuat Sinergitas Kawal Kedaulatan Negara
Awali Pekan, Jajaran Kejari Karo Gelar Apel Pagi untuk Perkuat Soliditas dan Pelayanan Publik
Dirgahayu TNI ke-81, Keluarga Besar Rutan Kabanjahe: TNI Profesional, Solid, dan Tangguh
Kejutan HUT TNI ke-81, Forkopimda Karo Sambangi Markas TNI
Rajut Keharmonisan di Jenar, Babinsa Mlale dan Tokoh Agama Komit Jaga Toleransi
Kapolres Wonogiri Bersama PJU Beri Kejutan “Serbu” Markas Kodim di HUT TNI ke-81

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Karo Open Karate Championship 2026 Piala Bupati Karo Resmi Ditutup

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Tim LINGKABER Polres Karo Patroli Malam, Antisipasi 3C dan Tawuran

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:22 WIB

Dirgahayu TNI ke-81: Berbeda Seragam, Satu Tujuan untuk Indonesia Berdaulat dan Makmur

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:14 WIB

HUT ke-81 TNI, Kapolres Karo Beserta Jajaran Sampaikan Harapan TNI Semakin Profesional dan Dicintai Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dorong Pelantikan Meriah dan Bermartabat, Ketua PW MIO Sumut Sambangi Sekretariat Karo

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:34 WIB

MIO Karo Siap Bersinergi Membangun Daerah, Panitia Pelantikan Resmi Terbentuk

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Polsek Tiganderket Imbau Warga Waspada Zona Merah dan Aliran Lahar Dingin Sinabung

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Polsek Tigapanah Cegah Potensi Tawuran, Amankan Motor dan Senjata Tajam

Berita Terbaru