Alergi Wartawan? Disdik Jabar Tolak Audiensi Media, Minta Surat Polisi

Nasional detik.com

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:37 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG  – Sikap aneh ditunjukkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Audiensi dan silaturahmi yang diajukan rekan-rekan media ditolak dengan alasan harus ada surat pemberitahuan dari Kepolisian.

Kebijakan tersebut menuai tanda tanya besar dan dianggap mengada-ada. Pasalnya, audiensi bukanlah aksi unjuk rasa.

“Kayak yang mau demo aja ke Disdik Jabar harus lapor dulu ke polisi, kan ini mah mau audiensi bukan mau demo,” ujar salah satu rekan media di grup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesuai aturan, yang wajib memberitahukan kepada kepolisian adalah aksi unjuk rasa di muka umum sebagaimana diatur dalam UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Sementara audiensi adalah pertemuan resmi di dalam kantor untuk silaturahmi dan koordinasi, tidak ada kewajiban lapor polisi.

Rekan-rekan media mempertanyakan, apa hubungannya media dengan kepolisian dalam konteks silaturahmi? Media adalah mitra kerja Disdik yang dilindungi UU Pers No 40 Tahun 1999 dan sebagai pelaksana fungsi kontrol sosial anggaran pendidikan.

“Buat aturan yang mengharuskan itu, dasarnya apa? Apa hubungannya media dengan kepolisian. Ini hanya silaturahmi dan ingin mengenal satu sama lain lembaga pendidikan Provinsi Jawa Barat,” tegasnya.

Sikap Disdik Jabar yang terkesan alergi dengan media massa ini akhirnya memicu reaksi. Ketua Jawa Barat, Eddy S, menginstruksikan aksi silaturahmi langsung sebagai shock therapy.

“Sebagai bahan informasi buat rekan-rekan, besok kita action di Disdik Jabar Kamis, 1 Oktober 2026, jam 10 pagi. Terkait penolakan audiensi yang mengharuskan ada surat pemberitahuan dari kepolisian ini jelas patut kita pertanyakan dengan tegas,” ujar Eddy S dalam pesan di grup, Selasa (30/9) malam.

“Satu komando buat besok kita action sedikit buat shock therapy kita datangi langsung. Mangga yang siap besok hadir, saya Ketua Jabar menunggu kekompakannya,” tambahnya.

Aksi tersebut rencananya akan tetap dilakukan secara damai sebagai bentuk silaturahmi akbar wartawan se-Jawa Barat ke Disdik Jabar untuk mempertanyakan keterbukaan informasi.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat belum memberikan keterangan resmi terkait penolakan audiensi tersebut.

(*)

Berita Terkait

PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG
BADKO HMI Jawa Barat Gelar HMI GEMBIRA, Tebar Kebahagiaan Lewat Aksi Sosial
Dukung Legitimasi Organisasi, Praktisi Hukum Icang Rahardian Siapkan Kantor Sekretariat untuk Caretaker Kadin Kabupaten Bekasi
Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Hari Kesaktian Pancasila: Meneguhkan Ideologi, Merawat Persatuan, Mengokohkan Jati Diri Bangsa

Rabu, 30 September 2026 - 23:14 WIB

Ironi Elpiji 3 Kg di Sintang: Tertulis Untuk Masyarakat Miskin, Dinikmati Orang Kaya, Harga Selangit di Atas HET

Rabu, 30 September 2026 - 23:13 WIB

Babinsa Jadi Motor Penggerak, Pembangunan Jembatan Garuda di Lau Mulgap Capai 11,25 Persen

Rabu, 30 September 2026 - 23:02 WIB

TNI Hadir Dukung Petani, Babinsa Kawal Penyaluran Dolomit untuk Warga Parduhapen

Rabu, 30 September 2026 - 22:56 WIB

Sinergi TNI-Polri, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Edukasi Warga tentang Bahaya Narkoba

Rabu, 30 September 2026 - 22:52 WIB

DPK-LPPNRI Kampar Layangkan Somasi Kedua ke PT KWP, Minta Klarifikasi Asal-Usul TBS

Rabu, 30 September 2026 - 22:49 WIB

Babinsa 03/Parongil Aktif Komsos, Kedekatan dengan Warga Jadi Kunci Pembinaan Wilayah

Rabu, 30 September 2026 - 22:39 WIB

From Mahasiswa Madura Gelar Aksi di KPK dan Bea Cukai, Desak Usut Dugaan Permainan Pita Cukai di Madura yang menyeret CV PR Cahaya Pro.!!!

Berita Terbaru

DAERAH

Kamis, 1 Okt 2026 - 09:06 WIB