Tumpukan Sampah Menggunung di Kampung Paponcol Simpangan Cikarang Utara, IWO Indonesia Soroti Penanganan Kebersihan

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 30 September 2026 - 11:17 WIB

5042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— Tumpukan sampah terlihat menggunung di sisi jalan Kampung Paponcol, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (29/9/2026).

Kondisi tersebut terlihat dari menumpuknya berbagai jenis sampah di sisi jalan. Keberadaan tumpukan sampah itu berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan maupun warga sekitar, terlebih apabila tidak segera dilakukan penanganan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain mengganggu estetika lingkungan, tumpukan sampah yang dibiarkan dalam waktu lama juga berpotensi menimbulkan bau tidak sedap serta menimbulkan persoalan kebersihan dan lingkungan.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Kabupaten Bekasi. Organisasi tersebut mempertanyakan langkah pengawasan dan penanganan persampahan oleh pemerintah daerah melalui instansi terkait.

Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi, Afifudin alias Opik, meminta pemerintah daerah memastikan penanganan persampahan di wilayah tersebut berjalan secara rutin dan terukur.

“Kami menyayangkan masih adanya tumpukan sampah seperti ini di sisi jalan. Pemerintah daerah melalui dinas terkait perlu memastikan bagaimana sistem pengangkutan dan pengawasan sampah berjalan di lapangan. Jangan sampai persoalan seperti ini dibiarkan hingga menumpuk dan kemudian menjadi pemandangan yang biasa,” ujar Afifudin.

Menurutnya, persoalan kebersihan tidak cukup hanya ditangani setelah mendapat sorotan masyarakat maupun media. Pemerintah daerah dinilai perlu melakukan langkah pencegahan, terutama pada lokasi yang berpotensi menjadi titik penumpukan sampah.

Afifudin juga mengaitkan persoalan tersebut dengan semangat “Bekasi Bersinar”, yang menurutnya perlu diwujudkan melalui kondisi lingkungan yang bersih dan tertata.

“Kalau kita berbicara tentang Bekasi Bersinar, tentunya kebersihan lingkungan harus menjadi bagian yang terlihat nyata di tengah masyarakat. Kami berharap slogan tersebut dapat diwujudkan melalui pelayanan dan penanganan lingkungan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi memberikan penjelasan mengenai penanganan tumpukan sampah di lokasi tersebut.

Sejumlah hal yang menjadi perhatian antara lain apakah lokasi itu telah masuk dalam pemantauan petugas, bagaimana mekanisme dan jadwal pengangkutan sampah di wilayah tersebut, serta langkah pencegahan agar lokasi tidak kembali menjadi tempat penumpukan sampah.

IWO Indonesia juga mendorong agar penanganan dilakukan secara berkelanjutan, bukan semata-mata ketika persoalan telah menjadi perhatian publik.

“Kalau memang lokasi ini merupakan titik rawan penumpukan sampah, harus ada solusi yang berkelanjutan. Bisa melalui pengangkutan secara berkala, pengawasan, maupun edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Afifudin.

Persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan pengangkutan, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Warga di sekitar lokasi diharapkan tidak membuang sampah sembarangan. Pada saat yang sama, pemerintah daerah perlu memastikan tersedianya pelayanan persampahan yang memadai, termasuk mekanisme pengangkutan dan fasilitas pembuangan yang jelas.

Dengan demikian, penanganan tidak berhenti pada pengangkutan tumpukan sampah, tetapi juga mencegah munculnya titik pembuangan baru.

Hingga berita ini diterbitkan, keterangan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi terkait kondisi tumpukan sampah di Kampung Paponcol, Desa Simpangan, belum diperoleh.

Media ini membuka ruang bagi DLH Kabupaten Bekasi maupun pihak terkait untuk memberikan klarifikasi, data, dan penjelasan mengenai kondisi serta langkah penanganan di lokasi tersebut.

( Pran’s.com)

Berita Terkait

Kapolres Aceh Timur Ngopi Bareng Bersama Elemen Masyarakat Peudawa, Bahas Narkoba Hingga Tertib Berlalu Lintas
Subuh Keliling, Langkah Kapolres Aceh Timur Merawat Harkamtibmas
Di Hadapan 300 Ulama dan Aktivis NU, Kiai Imjaz Ungkap Rahasia Kehidupan Keluarga dan Kepemimpinan Rais Aam PBNU
Pembobolan Rumah di Medan: Dua Motor Raib, Warga Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku
Hari Kesaktian Pancasila: Meneguhkan Ideologi, Merawat Persatuan, Mengokohkan Jati Diri Bangsa
Ironi Elpiji 3 Kg di Sintang: Tertulis Untuk Masyarakat Miskin, Dinikmati Orang Kaya, Harga Selangit di Atas HET
Babinsa Jadi Motor Penggerak, Pembangunan Jembatan Garuda di Lau Mulgap Capai 11,25 Persen
Makan Siang Bersama Mitra Karib, Babinsa Koramil 07/Salak Wujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:12 WIB

UPT PJJ Tulungagung Lakukan Pemeliharaan Rutin Ruas Jalan Plandaan–Boro

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Rabu, 30 September 2026 - 19:34 WIB

Rapat Paripurna DPRD Lubuk Linggau Bahas Pemandangan Fraksi Terhadap Raperda APBD Perubahan 2026

Rabu, 30 September 2026 - 19:27 WIB

Rehab SDN 1 Sungai Benai Tidak Sesuai Dengan Spek

Selasa, 29 September 2026 - 19:28 WIB

Warga Desa Jimbar Full Senyum Terima Bantuan Air Bersih dari Kodim Wonogiri

Selasa, 29 September 2026 - 17:39 WIB

Saling Lapor di Pandeglang, Tim Hukum Neneng Soroti Dasar Penyidikan Perkara RA

Senin, 28 September 2026 - 12:53 WIB

Dua Pria Mengaku Wartawan Diduga Peras Perangkat Desa di Tanjung Bintang, Minta Rp3,4 Juta untuk Hapus Berita

Minggu, 27 September 2026 - 20:59 WIB

Jaga Keamanan Bersama, Polisi Ingatkan Warga Lapor 110 Jika Temukan Hal Mencurigakan

Berita Terbaru