Status GAK Turun ke Level II, BPBD Lamsel: Radius 2 Kilometer Masih Terlarang

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 18:17 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda menunjukkan kecenderungan menurun setelah lebih dari dua bulan berada pada status Level III (Siaga).

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kemudian menurunkan status aktivitas GAK menjadi Level II (Waspada), mulai Senin (21/9/2026) pukul 18.30 WIB.

Meski status diturunkan, masyarakat belum diperbolehkan beraktivitas di sekitar pusat erupsi. Badan Geologi tetap melarang masyarakat, wisatawan maupun pendaki memasuki radius 2 kilometer dari pusat aktivitas GAK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, saat berstatus Level III (Siaga), radius larangan ditetapkan sejauh 3 kilometer. Penyesuaian menjadi 2 kilometer dilakukan setelah hasil pemantauan hingga 20 September 2026 menunjukkan aktivitas vulkanik GAK cenderung menurun.

Perubahan status tersebut turut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

BPBD Lampung Selatan terus melakukan koordinasi sekaligus mensosialisasikan perubahan status serta ketentuan keselamatan yang masih berlaku kepada masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, meminta masyarakat tetap berhati-hati meskipun status aktivitas GAK telah diturunkan.

Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir, termasuk wisatawan dan nelayan.

“Kami tetap mengimbau masyarakat, wisatawan, dan nelayan untuk berhati-hati serta mengikuti ketentuan dan arahan yang telah ditetapkan,” ujar Maturidi, Selasa (22/9/2026).

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar penurunan status tidak dijadikan alasan untuk mengabaikan batas aman. Aktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas GAK masih dilarang sesuai rekomendasi Badan Geologi.

Berdasarkan laporan Badan Geologi, penurunan status dilakukan setelah hasil analisis dan evaluasi menunjukkan adanya kecenderungan penurunan aktivitas vulkanik.

Kondisi tersebut diperkuat data deformasi yang menunjukkan deflasi. Pada 20 September 2026, tercatat satu kali gempa low frequency dan tremor menerus dengan amplitudo rata-rata sekitar 2 milimeter.

Sebelumnya, GAK berada pada Level III (Siaga) sejak 2 Juli 2026. Dalam periode tersebut, tercatat 224 kali erupsi hingga 3 September 2026.

Selain itu, GAK mengalami erupsi menerus selama sekitar 25 jam pada 4-6 September 2026.

Meski aktivitas vulkanik menunjukkan tren penurunan, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi lontaran batu pijar maupun hujan abu lebat.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan mengikuti perkembangan aktivitas GAK melalui kanal resmi Badan Geologi serta BPBD Lampung Selatan. (ML)

Berita Terkait

Pengawas Proyek Diduga Pasang Gaya Jagoan,Pegiat Sosial Balik Melapor Ke Polres Tanggamus
Pemkab dan Disbudpar Tulungagung Dorong Museum Jadi Ruang Edukasi dan Pelestarian Budaya
Pemkab Tulungagung Perkuat Pelestarian Budaya Lewat Pameran Temporer Museum Daerah
Kiai Anwar Iskandar Membersamai Kiai Imjaz Bekali 680 Pesantren Rintisan se-Jateng
KKN STAI Yogyakarta Hadirkan Beragam Program Pemberdayaan dan Pendidikan di Padukuhan Gandu
PNIB : Usut Tuntas Abu Janda yang Memprovokasi Umat Islam dengan Membenarkan Pembubaran Ibadah Minggu Pagi
Konfercab PA GMNI Se-Eks Karesidenan Pekalongan: Momentum Konsolidasi Ideologi, Demokrasi Organisasi dan Penguatan Gerakan Marhaenis
Solidaritas untuk Lima Jurnalis dan Tiga ABK Arupadhatu 1, PWI-IJTI-SMSI Ajak Warga Nyalakan Lilin

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:16 WIB

GSN Polres Karo Gerebek Rumah di Kabanjahe, Lima Pria Diamankan Bersama Sabu dan Ganja

Selasa, 22 September 2026 - 19:55 WIB

Kapolsek Tigabinanga Terima Kunjungan Kepala PLN, Perkuat Sinergitas dan Komunikasi

Selasa, 22 September 2026 - 19:47 WIB

Pastikan MBG Layak Konsumsi, Polsek Tiganderket Cek Makanan di SPPG Jandi Meriah

Selasa, 22 September 2026 - 10:46 WIB

Sinergi APH di Tanah Karo: Rutan Kabanjahe Bersama Polres, Kodim, dan BNN Gelar Razia Gabungan

Senin, 21 September 2026 - 21:05 WIB

Puluhan Anggota Koperasi Mega Gotong Royong Geruduk Kantor DPRD Karo, Diduga Lusia Sukatendel Gelapkan Uang Anggota

Senin, 21 September 2026 - 20:40 WIB

Apel Pagi Kejari Karo: Kasi Pidum Tekankan Kedisiplinan, Kinerja, dan Integritas Demi Pelayanan Hukum Optimal

Senin, 21 September 2026 - 20:26 WIB

Polres Karo Ajak Masyarakat Aktif Cegah Kejahatan Lewat Call Center 110

Senin, 21 September 2026 - 19:46 WIB

Enam Remaja Diamankan Bawa Sajam dan Molotov, Diduga Hendak Tawuran di Surbakti

Berita Terbaru