Dairi, Nasionaldetik.com
– Di balik suasana haru dan bahagia dalam prosesi wisuda 21 siswa PAUD Kasih Desa Sambaliang, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi, terselip pesan penting mengenai pengasuhan anak di era digital. Babinsa Koramil 02/Sidikalang Kodim 0206/Dairi, Serda Monang Berutu, mengingatkan para orang tua agar membatasi penggunaan telepon genggam (HP) dan permainan daring (game online) demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri acara perpisahan PAUD Kasih yang berlangsung di Gedung PAUD Kasih Desa Sambaliang, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB itu dihadiri Camat Berampu Candra Efendi Sagala, S.Sos, Kepala Desa Sambaliang Charlon Sihombing, Ketua BPD Ranap Siburian, Ketua PKK Ibu R. Purba, para guru, orang tua murid, serta Babinsa Serda Monang Berutu. Sebanyak 21 anak mengikuti prosesi pelepasan sebagai tanda telah menyelesaikan pendidikan anak usia dini dan siap melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar (SD).
Dalam sambutannya, Camat Berampu Candra Efendi Sagala mengapresiasi dedikasi para guru PAUD dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Ia juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan perhatian dan pendampingan kepada putra-putri mereka agar mampu beradaptasi dengan baik saat memasuki pendidikan dasar, sekaligus membangun karakter yang disiplin, mandiri, dan berakhlak mulia.
Sementara itu, Babinsa Serda Monang Berutu menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anak yang telah diwisuda. Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan peran aktif keluarga. Menurutnya, penggunaan HP dan game online secara berlebihan dapat mengganggu konsentrasi belajar, perkembangan sosial, serta kesehatan anak. Karena itu, orang tua diharapkan lebih bijak mengawasi penggunaan gawai dan mengarahkan anak pada aktivitas belajar maupun bermain yang lebih edukatif.
Acara pelepasan PAUD Kasih Desa Sambaliang berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam suasana penuh kehangatan, aman, dan tertib. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan serta komitmen membangun kedekatan dengan masyarakat. Melalui sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan aparat kewilayahan, diharapkan lahir generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena
























