DAIRI, Nasionaldetik.com
— Semangat gotong royong kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Beton Garuda Tahap VII-B di Desa Pegagan Julu I, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Senin (29/9/2026). Lima prajurit Kodim 0206/Dairi bersama lima warga bahu-membahu melanjutkan pembangunan jembatan yang memiliki panjang 8 meter dan lebar 3 meter tersebut. Hingga hari ini, progres pembangunan telah mencapai 31 persen.
Sejumlah pekerjaan dilakukan secara bersama-sama, mulai dari membersihkan lokasi, pengorekan pondasi dan lubang pasak bumi, hingga perakitan serta pengikatan besi. Prajurit dan warga juga melaksanakan pemasangan bouwplank dan mal, pengecoran pasak bumi, serta pekerjaan teknis lainnya untuk memastikan konstruksi jembatan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Untuk mendukung pembangunan, material yang telah masuk antara lain 50 batang kayu broti ukuran 2/2, 50 lembar papan, 6 kubik batu sertu, 5 kubik batu padas, 5 kubik batu kerikil, 250 batang besi ulir ukuran 13, 150 batang besi ulir ukuran 16, semen, serta 14 lembar tripleks 12 inci. Seluruh pekerjaan berlangsung dalam kondisi aman dengan cuaca cerah.
Dandim 0206/Dairi Letkol Arm Denni Andika Wardana, S.H., M.I.P., melalui Danramil 01/Sumbul Kapten Inf MD. Lumbantoruan mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII-A dan VII-B merupakan bagian dari upaya mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, sejalan dengan program pemerintah pusat atas instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas dan akses masyarakat di wilayah pedesaan. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mempermudah mobilitas warga, khususnya para petani dalam menjangkau lahan serta mengangkut hasil pertanian.
Menurutnya, akses infrastruktur yang lebih baik memiliki arti penting bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian. Jembatan yang dibangun melalui sinergi prajurit dan masyarakat diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil panen, sekaligus mengurangi kendala biaya, waktu, dan tenaga yang selama ini dihadapi warga. “Negara hadir untuk rakyat,” ujarnya.
(Nur Kennan Tarigan
Sumber: Pendim 0206





























