PNIB Apresiasi Putusan MK, Angaran MBG Melanggar Konstitusi : Panjang Umur Perjuangan Rakyat, Audit BGN Untuk Kembalikan Kepercayaan Publik

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:08 WIB

5069 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA,Nasionaldetik.com –  01 Agustus 2026 Keputusan Mahkamah Konstitusi mengabulkan gugatan uji materi anggaran MBG dari dana Pendidikan mendapat apresiasi banyak pihak. MK dalam putusannya menyatakan anggaran MBG menyedot 35% anggaran Pendidikan Nasional melanggar konstitusi, dan memerintahkan Pemerintah membuat pos anggaran sendiri untuk BGN.

Ormas Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) menyampaikan apresiasi setinggi-tinggi atas upaya sejumlah elemen masyarakat sipil mengajukan uji materi dan dikabulkan oleh MK.

“Ini menjadi kado istimewa bagi rakyat Indonesia menyambut Agustus bulan kemerdekaan. Panjang umur perjuangan rakyat, guru-guru, masyarakat sipil yang menuntut hak keadilan. Apresiasi setinggi-tingginya kepada Mahkamah Konstitusi yang menjadi benteng terakhir aturan pemerintah yang berpotensi mendzolimi hak-hak pendidikan” ungkap AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), Ketua Umum PNIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan MK tersebut secara otomatis membatalkan RAPBN tahun 2027 yang masih menggambil 30% anggaran pendidikan. Namun untuk anggaran 2026 yang berjalan tidak melanggar konstitusi.

“Langkah perjuangan selanjutnya kami meminta BPK melakukan audit menyeluruh anggaran MBG 2026 yang terbukti telah melahirkan praktik korupsi jajaran pimpinannya. MBG bukan ladang bagi-bagi uang rakyat oleh para pejabat. Carut marut pelaksanaannya sudah masif dan menyita perhatian publik selama berbulan-bulan yang menghabiskan energi bangsa.” lanjut Gus Wal.

Menurut Gus Wal, program pemerintah terlihat mulia dengan memberikan asupan gizi gratis. Namun dengan skema pengelolaan yang melibatkan kepentingan politik menjadikan Program MBG menuai banyak kontroversi.

“Ratusan SPPG yang dimiliki para kepala daerah, TNI dan Polri dari sisi anggaran sudah tidak efisien. Menu yang diterima pelajar jauh dari anggaran yang sesungguhnya sudah pasti banyak dikorupsi secara berjamaah. Belum lagi kualitas bergizi yang berubah menjadi beracun terjadi di berbagai daerah menunjukkan kecerobohan yang fatal bagi anak-anak penerimanya” imbuhnya.

Program MBG menjadi contoh kebijakan yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik kepada pemerintah saat tidak dikelola secara benar. PNIB berkomitmen mengawal kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat dengan memberikan masukan positif.

“Pemerintah seharusnya mau mendengar masukan dari segenap masyarakat sebagai bentuk kepercayaan publik. Namun jika tetap melaksanakan kebijakan yang tidak bijak, maka akan melahirkan ketidakpercayaan publik, dan ini yang berpotensi membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa, karena sejatinya Korupsi, Intoleransi, Khilafah Radikalisme Anarkisme Terorisme adalah Musuh Rakyat Dan Bangsa Indonesia, dan itu menjadi PR Utama bukan sekedar PR Besar bagi Pemerintah” pungkas Gus Wal.

(Tim PNIB)

Berita Terkait

Tingkatkan Kapasitas Aparatur Desa, Kecamatan Sumbergempol Gelar Sosialisasi Pengelolaan Media Sosial dan Publikasi Digital
Beri Jamdan ke Prajurit, Dandim Majalengka Minta Babinsa Bina Calon Prajurit TNI AD Tanpa Pungli
Fidiel Castro Minta Dugaan Keterlibatan K3S, MKKS, dan Disdikbud Diusut Transparan
PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!
Tak Henti-hentinya Satgas TMMD 130 Kodim 0209/Labuhanbatu, Berjibaku kejar Sasaran Pisik.
Kunjungan DPD IWO-I Deli Serdang di Sambut Oleh Ketua OKK DPP IWO-I Bersama DPW IWO-I DKI Jakarta
Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Inhil Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Muhammadiyah
PCNU KOTA JAMBI MENERIMA BANTUAN MASKER DARI BPBD KOTA JAMBI UNTUK APEL HARI SANTRI NASIONAL 2026*

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:24 WIB

Tingkatkan Akuntabilitas dan Kinerja Organisasi, Kejari Karo Hadiri Evaluasi SAKIP Virtual 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:17 WIB

Pimpin Apel Pagi Kejari Karo, Kasubagbin Tekankan Kedisiplinan dan Kesiapan Mental Pegawai

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Dari Desa Untuk Negeri, Satgas TMMD Kodim 0206/Dairi Berjuang Membuka Akses Sibongkaras

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:58 WIB

HINCA PANJAITAN ZIARAH KE MAKAM BOLANG PENAWAR DAN SERAP ASPIRASI GANTI RUGI LAHAN DI DESA KANDIBATA, LANJUT BAHAS KEARIFAN LOKAL DI KEJARI KARO

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Tim Cobra Polres Karo Ungkap Kasus Pencurian, Residivis Diamankan di Kabanjahe

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Jelang Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Karo Gelar Bakti Sosial di Masjid Husnul Khotimah

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Polres Karo Kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Dua Pria Diamankan Bersama Sabu di Bintang Meriah

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Wakapolres Karo Pimpin Apel Pagi, Tekankan Tanggung Jawab Pelaksanaan Program Quick Wins Kapolri

Berita Terbaru