TULUNGAGUNG , Nasionalfetik.com— Pemerintah Desa Tanjungsari melalui Tim Penggerak PKK Kabupaten menggelar kegiatan pembinaan PKK dan pelayanan kesehatan masyarakat di Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Desa Tanjungsari tersebut dirangkaikan dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan, penyuluhan, pembinaan administrasi PKK, serta pembinaan bidang kesehatan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang dilaksanakan secara rutin di 19 kecamatan. Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu, menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan pembinaan tersebut.
Dalam kegiatan itu, PLT Ketua TP PKK Kabupaten Tulungagung memberikan pembinaan kepada jajaran TP PKK Kecamatan Boyolangu, TP PKK Desa, para kader PKK, serta kader kesehatan.
Sejumlah hal menjadi perhatian dalam pembinaan, di antaranya penguatan peran Posyandu, pencegahan stunting, ketahanan pangan keluarga, pola asuh anak di era digital, kebersihan lingkungan, serta peningkatan kapasitas kader dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
PLT Ketua TP PKK Kabupaten Tulungagung Ny. Yuyun Wahyuni Ahmad Baharudin, S.E.menekankan pentingnya peran kader PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak dalam menyampaikan program pemerintah hingga tingkat keluarga.
Posyandu diharapkan tidak hanya berfokus pada pelayanan balita dan ibu hamil, tetapi juga memberikan pelayanan yang lebih inklusif bagi seluruh kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, usia produktif hingga lanjut usia.
Para kader juga didorong untuk aktif melakukan pendampingan kepada keluarga, termasuk dalam upaya pencegahan stunting, edukasi kesehatan ibu dan anak, pemberian ASI eksklusif, serta pemantauan tumbuh kembang anak.
Selain bidang kesehatan, pembinaan juga menyoroti pentingnya pemanfaatan pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Masyarakat didorong menanam berbagai tanaman pangan, termasuk cabai dan sayuran, melalui revitalisasi program Aku Hatinya PKK.
Pola asuh anak di era digital juga menjadi perhatian. Para orang tua dan keluarga diimbau tidak menjadikan gawai sebagai satu-satunya sarana untuk menenangkan anak. Anak perlu diberikan ruang untuk bermain, belajar, berkreasi, serta mengembangkan kemampuan melalui aktivitas yang sesuai dengan usianya.
Dalam kesempatan tersebut juga disiapkan bantuan bagi 112 penerima yang seluruhnya merupakan warga Desa Tanjungsari.
Sebanyak 10 penerima bantuan dihadirkan dalam kegiatan di masing-masing desa, sedangkan dua penerima lainnya akan mendapatkan kunjungan langsung ke rumah karena sebelumnya tidak dapat hadir. Di antaranya merupakan warga penyandang disabilitas maupun warga dengan penyakit kronis.
Pemerintah Desa Tanjungsari Sanindra Bayu Pradana menyambut baik kegiatan pembinaan dan pelayanan tersebut. Pemerintah desa berharap pembinaan kesehatan serta kegiatan Posyandu dapat terus berjalan secara optimal sehingga kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan semakin meningkat.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Masyarakat juga diimbau untuk aktif mengikuti kegiatan Posyandu, menjaga kebersihan lingkungan, memanfaatkan berbagai pembinaan kesehatan, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, PKK, Posyandu, kader kesehatan dan masyarakat, diharapkan kualitas kesehatan warga Desa Tanjungsari terus meningkat dan angka masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan dapat ditekan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan keluarga yang sehat, berdaya, dan sejahtera di Kabupaten Tulungagung.
Reporter : Robi
Editor : Admin





























