“Masih Disorot Isu Limbah & Tata Ruang, PT JPN Malah Buka Gudang Baru: Wali Murid SMPN 4 Jombang Desak Pemkab Beri Sanksi!”

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:23 WIB

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com,— 16 Oktober 2026 Pengenalan gudang PT Jombang Pangan Nusantara (JPN) 2 di Desa Banjardowo, Kabupaten Jombang, menuai kritik dari perwakilan wali murid SMPN 4 Jombang. Kegiatan tersebut berlangsung di tengah sorotan publik terhadap dugaan gangguan lingkungan dan persoalan tata ruang yang dikaitkan dengan aktivitas perusahaan.

Gading Setiawan, perwakilan wali murid SMPN 4 Jombang, menilai agenda tersebut tidak semestinya mengabaikan keresahan warga yang selama ini mempersoalkan dampak aktivitas industri terhadap lingkungan sekolah dan kenyamanan proses belajar-mengajar.

“Di saat PT JPN masih menjadi sorotan publik dan dalam pantauan Pemkab serta aparat penegak hukum terkait dugaan persoalan tata ruang dan limbah, perusahaan justru memperkenalkan gudang JPN 2. Ini menimbulkan pertanyaan serius tentang komitmen perusahaan terhadap keresahan masyarakat,” tegas Gading dalam siaran pers.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, protes warga dan demonstrasi yang sebelumnya berlangsung semestinya menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan maupun pemerintah daerah. Ia khawatir, jika keluhan masyarakat tidak ditangani secara transparan, kepercayaan publik terhadap pengawasan pemerintah akan semakin menurun.

Gading pun mendesak Pemerintah Kabupaten Jombang agar tidak berhenti pada pemantauan, tetapi mengambil langkah konkret berdasarkan hasil pemeriksaan dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Jangan sampai masyarakat memiliki kesan bahwa pelaku usaha bisa terus beraktivitas tanpa kepastian penyelesaian atas persoalan yang dikeluhkan warga. Pemerintah harus menjelaskan hasil pengawasan dan memastikan seluruh kegiatan usaha memenuhi ketentuan,” ujarnya.

Desak Evaluasi Operasional dan Penegakan Hukum
Dalam siaran pers tersebut, perwakilan wali murid menyampaikan tiga tuntutan utama.

Pertama, mendesak Pemkab Jombang melalui dinas terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas PUPR, dan Satpol PP, untuk memeriksa legalitas serta kesesuaian tata ruang gudang JPN 2. Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah diminta menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan, termasuk penghentian kegiatan apabila memenuhi dasar hukum.

Kedua, Gading meminta aparat penegak hukum, termasuk Polres Jombang dan Kejaksaan, menindaklanjuti dugaan pelanggaran lingkungan hidup maupun tata ruang apabila ditemukan unsur pelanggaran pidana. Ia menekankan pentingnya pemeriksaan yang objektif dan transparan agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut.

Ketiga, ia meminta pemerintah memastikan perlindungan kesehatan dan kenyamanan siswa SMPN 4 Jombang. Menurutnya, lingkungan pendidikan harus terbebas dari gangguan pencemaran yang dapat menghambat kegiatan belajar-mengajar.

“Keselamatan dan kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas. Jangan sampai kepentingan pendidikan dikorbankan apabila aktivitas usaha terbukti menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan sekolah,” kata Gading

Tim Redaksi

Berita Terkait

Terlihat Kepedulian TNI Kepada Rumah Ibadah Gereja GKPI Cikampak, Pembangunan Hampir Rampung.
Jemaat Gereja GKPI Cikampak Bersyukur MCK di Cat oleh Satgas TMMD 130 Kodim 0209/Labuhanbatu
Dansatgas TMMD Apresiasi Tim Kesehatan Layani Masyarakat Berobat Gratis di Lokasi TMMD 130 Kodim 0209/LB.
Wabup Najib Hamas Sebut Program PLN Peduli Bukti Kepedulian terhadap Dunia Pendidikan
Kasad Tinjau KDKMP Sobokerto Boyolali, Pastikan Kebutuhan Pokok dan Pupuk Petani Terjangkau
Progres Jembatan Perintis Merah Putih Tangkil Capai 47 Persen, 835 Warga Menanti Akses Penghubung Sragen-Sidoharjo
TMMD ke-130 Sentuh Rumah Ibadah, MCK Gereja GKPI Dibangun
Pertanyakan Legalitas Galian C Katemas dan Peran Oknum Polisi ‘AL’, Humas PAGAR Jombang dan Awak Media Geruduk Polsek Kudu

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Jemaat Gereja GKPI Cikampak Bersyukur MCK di Cat oleh Satgas TMMD 130 Kodim 0209/Labuhanbatu

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Proyek Penggalian Pipa Gas Lintas Sumatera Resahkan Warga: Akses Rumah Rusak, Usaha Pedagang Lumpuh Total

Minggu, 27 September 2026 - 17:58 WIB

Diduga Lakukan Pencurian Identitas Karyawan Demi Hindari Pajak, APH dan Instansi Terkait Didesak Audit Total Perusahaan dan Lahan Milik Pengusaha AS di Labura

Minggu, 27 September 2026 - 12:27 WIB

Pencurian Identitas Berujung Teror Pajak: Buruh Brondolan di Labura Dijebak Jadi Direktur Perusahaan

Jumat, 25 September 2026 - 17:42 WIB

Dugaan Penyimpangan Perjalanan Dinas Rp1,6 Miliar Guncang DPRD Labura: Pengawasan Mandul, Integritas Wakil Rakyat Dipertanyakan

Selasa, 22 September 2026 - 18:54 WIB

Dugaan Penyimpangan Perjalanan Dinas Rp1,6 Miliar Guncang DPRD Labura: Di Mana Integritas Wakil Rakyat?

Jumat, 4 September 2026 - 00:36 WIB

Babak Baru TGR Rp 1,5 Miliar DPRD Labura: Anggota Dewan Asyik “Nyicil”, Ketua DPRD Rimba Bertuah Sitorus Malah Bungkam

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Babak Baru TGR Rp 1,5 Miliar DPRD Labura: Jatuh Tempo Dilewati, Anggota Dewan Berdalih “Masih Mencicil”

Berita Terbaru