Longsor Landa Tambang PETI di Kawasan Sungai Liki Merangin Diduga Pangkalan Jambu/Tabir Barat, 3 Orang Tewas

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:47 WIB

50344 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com, – 18 Agustus 2026. Sebanyak 3 orang penambang
meninggal dunia akibat tertimbun longsor yang melanda lokasi tambang emas tanpa izin atau PETI di kawasan Sungai Liki, Kabupaten Merangin, Jambi.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Berdasarkan informasi yang diterima nasionaldetik.com dari warga, longsor melanda para pekerja dan 1 unit excavator saat sedang beraktivitas di salah satu titik PETI di aliran Sungai Liki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga berita ini diturunkan, kepastian wilayah administratif Sungai Liki masih belum diketahui. Lokasi tambang PETI tersebut diduga masuk wilayah Kecamatan Pangkalan Jambu atau Kecamatan Tabir Barat.

Dari data sementara, terdapat
5 orang korban dalam kejadian tersebut. 3 orang meninggal dunia:
1 orang merupakan warga Dusun
Baru Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap. 2 orang lainnya warga
asal Medan yang bekerja sebagai operator dan helper alat berat. Jenazah keduanya telah dipulangkan ke Medan. 2 orang lainnya: 1 orang
warga Dusun Nangko mengalami luka serius pada bagian kaki dan dirujuk ke rumah sakit di Padang untuk perawatan intensif. 1 orang lainnya belum diketahui identitas dan kondisinya.

Proses evakuasi jenazah memakan waktu berjam-jam. Para korban baru bisa dibawa keluar hingga ke ujung Dusun Baru, Parentak dengan menggunakan alat seadanya. Sementara itu, unit excavator yang tertimbun baru berhasil dievakuasi 2 hari setelah kejadian karena medan yang sulit dijangkau kendaraan besar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian, BPBD, dan dinas terkait di Kabupaten Merangin belum dimintai keterangan.

Reporter: Gondo Irawan

Berita Terkait

Betonisasi RW 17 Kuta Bumi Disorot, Ketebalan Diduga Kurang dari 20 Sentimeter
Pengeroyokan Jurnalis di PT SSM Lambat Ditangani: Kinerja Polres Aceh Singkil Disorot Tajam, Divisi Propam Mabes Polri Didesak Turun Tangan
Rekam Jejak Kasat Reskrim Polres Muratara
*Tankos dan Solid Sawit, Alternatif Solusi Jangka Panjang Karhutla*
Babinsa Koramil 02/Sidikalang Pantau Aksi Pedagang Pasar, Tuntutan Kenaikan ILP Berujung Musyawarah
Babinsa Koramil 07/Salak Ajak Linmas dan Perangkat Desa Perkuat Deteksi Dini, Keamanan Desa Jadi Perhatian Bersama
Babinsa Koramil 04/Tigalingga Pantau Penyaluran BLT-DD Tahap III di Desa Palding
Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa Parongil Sisir Ladang dan Ingatkan Petani Tak Bakar Lahan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 00:18 WIB

Betonisasi RW 17 Kuta Bumi Disorot, Ketebalan Diduga Kurang dari 20 Sentimeter

Selasa, 8 September 2026 - 22:40 WIB

Pengeroyokan Jurnalis di PT SSM Lambat Ditangani: Kinerja Polres Aceh Singkil Disorot Tajam, Divisi Propam Mabes Polri Didesak Turun Tangan

Selasa, 8 September 2026 - 21:14 WIB

Rekam Jejak Kasat Reskrim Polres Muratara

Selasa, 8 September 2026 - 20:46 WIB

*Tankos dan Solid Sawit, Alternatif Solusi Jangka Panjang Karhutla*

Selasa, 8 September 2026 - 20:30 WIB

Babinsa Koramil 07/Salak Ajak Linmas dan Perangkat Desa Perkuat Deteksi Dini, Keamanan Desa Jadi Perhatian Bersama

Selasa, 8 September 2026 - 20:23 WIB

Babinsa Koramil 04/Tigalingga Pantau Penyaluran BLT-DD Tahap III di Desa Palding

Selasa, 8 September 2026 - 20:17 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa Parongil Sisir Ladang dan Ingatkan Petani Tak Bakar Lahan

Selasa, 8 September 2026 - 10:48 WIB

Sinergi Lintas Institusi Percepat Penanganan Karhutla di Desa Penusupan, Pangkah

Berita Terbaru

NASIONAL

Rekam Jejak Kasat Reskrim Polres Muratara

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:14 WIB