Ketua DPD PWRI Lampung Desak KPK–PPATK Telusuri Aliran Dana Ajudan Sekda Tanggamus: Iuran Jutaan Rupiah, Dasar Hukumnya di Mana?

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:36 WIB

5055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS, LAMPUNG—NasionalDetik .Com

 

Birokrasi pemerintahan bukan tempat memungut uang sesuka hati. Namun, dugaan iuran rutin terhadap sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tanggamus kini menjadi sorotan. Jika benar dilakukan tanpa dasar hukum dan mekanisme pertanggungjawaban yang jelas, praktik tersebut bukan lagi sekadar urusan gotong royong, melainkan persoalan serius tata kelola pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Informasi yang diterima redaksi dari sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebutkan, setiap OPD diduga dimintai iuran berkisar **Rp1 juta hingga Rp1,5 juta untuk setiap kegiatan besar pemerintah daerah**. Redaksi juga mengaku menerima bukti awal transaksi melalui aplikasi DANA senilai Rp1 juta ke akun atas nama MH, yang disebut-sebut merupakan ajudan Sekretaris Daerah (Sekda) Tanggamus.

 

Temuan awal tersebut belum membuktikan adanya tindak pidana. Namun, pertanyaan publik kini mengarah pada hal yang mendasar: **siapa yang memerintahkan, apa dasar hukumnya, ke mana uang itu mengalir, dan siapa yang bertanggung jawab?**

 

Jika benar terdapat pungutan yang dibebankan kepada OPD tanpa dasar yang sah, publik patut mempertanyakan keberanian pengambil kebijakan yang diduga membiarkan atau memerintahkan praktik semacam itu. Jangan sampai istilah *gotong royong* menjadi tameng untuk menutupi mekanisme pengumpulan uang yang tidak transparan.

 

Sorotan pun mengarah kepada dugaan keterlibatan lingkungan Sekda, termasuk ajudan berinisial MH. Namun, dugaan tersebut tetap harus diuji melalui pemeriksaan dan klarifikasi, bukan dijadikan vonis sebelum ada bukti yang cukup.

 

Ketua DPD Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Lampung, Darmawan, S.H., M.H., mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menindaklanjuti informasi tersebut secara profesional dan sesuai kewenangan masing-masing.

 

Ia meminta agar aliran dana yang relevan ditelusuri, termasuk transaksi pada rekening atau akun pihak-pihak yang diduga berkaitan, apabila ditemukan dasar dan indikasi yang memadai.

 

“Perlu investigasi mendalam, pendalaman materi, hingga pemanggilan terhadap ajudan Sekda dan Sekda untuk dimintai keterangan,” tegas Darmawan.

 

Kini, persoalannya bukan semata-mata soal nominal Rp1 juta atau Rp1,5 juta. Yang lebih penting adalah apakah uang tersebut dikumpulkan secara sah, digunakan sesuai peruntukan, dan dipertanggungjawabkan secara transparan.

 

**Sebab, jabatan pemerintahan bukan cek kosong untuk menarik kontribusi, dan kegiatan daerah bukan alasan untuk mengabaikan aturan.** Jika memang ada dasar hukum, buka dan jelaskan kepada publik. Jika tidak ada, pihak terkait wajib memberikan klarifikasi dan mempertanggungjawabkan tindakannya sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Sekda Tanggamus, ajudan berinisial MH, serta pihak-pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini. Semua dugaan harus diuji secara objektif berdasarkan bukti, bukan dilindungi oleh jabatan maupun dibenarkan hanya karena sudah menjadi kebiasaan.(*)

Berita Terkait

Desa Sungai Langka Dicanangkan sebagai Desa Tapis, Perkuat Pemberdayaan Keluarga dan Perempuan
DPP FOKAL Resmi Lantik DPD FOKAL Kota Metro, Pagi Untoro Dipercaya Pimpin Periode 2026–2031
Diduga Perintah Sekda Tanggamus Ajudan Tarik Iuran Wajib Kesemua Mengalir , Bukti Transfer DANA Terkuak: Gotong Royong atau Pungutan Berkedok Kegiatan?
Ketua PCNU Batang Hari Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Ummul Masakin
Polsek Kemuning Gelar KRYD Gabungan, Antisipasi Peredaran Narkoba
PCNU Kota Jambi Gelar Apel Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Al Jauharen Seberang*
Hari Santri 2026, FOKSI DIY: Santri Harus Menjadi Kekuatan Intelektual, Penggerak Ekonomi, dan Penjaga Persatuan Bangsa
ASDP Percepat Penanganan Pasca Tenggelamnya KMP Batumandi, Tim Salvage Disiapkan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:33 WIB

Jalan Baru Mulai Terbuka, Satgas TMMD ke-130 Kodim Dairi Percepat Pembangunan di Sibongkaras

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0206/Dairi Terus Buka Akses Jalan Sibongkaras

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:13 WIB

30 Tahun Berjuang Membesarkan Anak, Rumah Temsi Berutu Kini Dibenahi Satgas TMMD ke-130

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:29 WIB

**Harapan Baru Mulai Terbentang, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Wujudkan Impian Rumah Layak bagi Tukirin**

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:18 WIB

**Semangat Pak Gusti di Usia 66 Tahun, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Tanah Harapan Lewat Hanpang**

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:01 WIB

*Warga Serahkan Trenggiling Hidup kepada Satgas Yonarmed 19/Bogani, Bukti Keberhasilan Pembinaan Masyarakat Perbatasan*

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Tim Cobra Polres Karo, Amankan 4 Pelaku Pencurian Peralatan Kedai Kopi, Kerugian 30 Juta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Polsek Tigapanah Bersama Tim Gabungan Gelar Patroli Terpadu Antisipasi Karhutla di Kecamatan Merek

Berita Terbaru