Ke Mana Raibnya Rp 120 Miliar Dana Anggota KPRI Sejahtera Jombang?

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:01 WIB

5068 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,—- 17 Agustus 2026 Langkah Bupati Jombang, Warsubi, yang meminta seluruh aset milik Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera dilakukan appraisal atau penilaian ulang independen, memicu pertanyaan besar bagi publik. Pengakuan mengejutkan dari jajaran pengurus bahwa kas koperasi mendadak kosong—sementara dana simpanan anggota yang diduga mencapai lebih dari Rp 120 miliar dialihkan menjadi aset—harus dikawal secara ketat dan profesional hingga tuntas.

Terjadi krisis keuangan parah di KPRI Sejahtera Jombang. Kas koperasi dinyatakan benar-benar kosong oleh pengurus. Sementara itu, dana anggota dalam jumlah fantastis—diduga melebihi Rp 120 miliar—disinyalir tidak lagi berbentuk uang tunai, melainkan telah dialihkan menjadi berbagai aset fisik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Koperasi: Para Pegawai Negeri Sipil/ASN di Jombang yang menjadi korban kekhawatiran atas nasib tabungan mereka.

Pengurus & Pengawas KPRI Sejahtera: Pihak yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan operasional dan tata kelola keuangan koperasi.

Pemerintah Kabupaten Jombang: Bupati Jombang Warsubi beserta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) yang turun tangan menangani krisis ini.

Pengakuan mengenai kosongnya kas dan rencana penilaian (appraisal) aset ini disampaikan secara resmi oleh Bupati Warsubi pada Kamis (30/7), setelah memanggil jajaran pengurus dan pengawas koperasi.

Di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tempat KPRI Sejahtera beroperasi dan menaungi dana para anggotanya.

Dugaan Kelalaian / Pengalihan Unilateral: Pengalihan dana tunai senilai ratusan miliar menjadi aset fisik tanpa transparansi yang jelas menimbulkan kejanggalan besar.

Pembelian aset yang dilakukan bertahun-tahun lalu berisiko mengalami kerancuan nilai riil jika tidak diaudit secara independen dan akuntabel.

Kosongnya kas secara mendadak mengancam likuiditas koperasi dan hak para anggota untuk mengambil kembali simpanan mereka sewaktu-waktu.

Pemeriksaan Kesehatan Koperasi: Pemkab Jombang melalui Dinkop UM menerjunkan tim untuk memeriksa kondisi riil keuangan dan melakukan inventarisasi aset.

Appraisal Independen: Tim penilai independen diwajibkan menghitung nilai pasar (market value) terkini dari seluruh aset KPRI Sejahtera guna memastikan apakah nilainya sepadan dengan dana Rp 120 miliar yang raib dari kas.

Catatan Pengawalan Redaksi
Pimpinan Redaksi

Nasionaldetik.com menegaskan komitmen penuh untuk terus mengawal penanganan kasus ini. Pemred akan memastikan bahwa proses investigasi, appraisal aset, hingga audit audit keuangan berjalan secara terbuka tanpa ada yang ditutup-tutupi. Redaksi siap mempertanggungjawabkan pengawalan informasi ini kepada publik demi tegaknya keadilan dan pengembalian hak-hak seluruh anggota KPRI Sejahtera Jombang.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Anjangsana ke Rumah Kadus, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Serap Informasi Warga dari Teras Rumah
Babinsa 04/Tigalingga Bentuk Karakter Pelajar Lewat Latihan PBB
Bantuan PKH Terputus, Babinsa Turun Tangan Bantu Warga Cari Kejelasan
Pasis Dikreg Seskoad LXVIII Laksanakan KKL Binsat di Yonif 132 Bima Sakti, Penanganan dan Mitigasi Karhutla di Kabupaten Kampar
BARISAN UTARA, BENTENG STRATEGIS NUSANTARA: KOMISI I DPR RI DORONG KODAERAL I PERKUAT LOGISTIK DAN PATROLI LAUT
*TNI AD Tuntaskan Investigasi Jembatan Garuda Pangandaran, Temukan Faktor Teknis dan Overload*
TNI AD Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Bolatan Paluta, Progres 85%
Pengabdian Kepada Rakyat,Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Berikan Penyuluhan Pencegahan Karhutla Kepada Poktan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:38 WIB

Anjangsana ke Rumah Kadus, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Serap Informasi Warga dari Teras Rumah

Jumat, 4 September 2026 - 22:22 WIB

Bantuan PKH Terputus, Babinsa Turun Tangan Bantu Warga Cari Kejelasan

Jumat, 4 September 2026 - 22:07 WIB

Pasis Dikreg Seskoad LXVIII Laksanakan KKL Binsat di Yonif 132 Bima Sakti, Penanganan dan Mitigasi Karhutla di Kabupaten Kampar

Jumat, 4 September 2026 - 21:59 WIB

BARISAN UTARA, BENTENG STRATEGIS NUSANTARA: KOMISI I DPR RI DORONG KODAERAL I PERKUAT LOGISTIK DAN PATROLI LAUT

Jumat, 4 September 2026 - 21:46 WIB

*TNI AD Tuntaskan Investigasi Jembatan Garuda Pangandaran, Temukan Faktor Teknis dan Overload*

Jumat, 4 September 2026 - 21:30 WIB

TNI AD Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Bolatan Paluta, Progres 85%

Jumat, 4 September 2026 - 21:15 WIB

Pengabdian Kepada Rakyat,Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Berikan Penyuluhan Pencegahan Karhutla Kepada Poktan

Jumat, 4 September 2026 - 21:09 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Penanganan Karhutla di Wilayah Indragiri Hilir

Berita Terbaru