IKAPPI Jatim Ajak Pedagang Saksikan Film ISTIMEWA, Dorong Perlindungan Anak Disabilitas

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:06 WIB

5080 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, Nasionaldetik.com — Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Jawa Timur mengajak para pedagang dan masyarakat untuk menyaksikan film ISTIMEWA yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 17 September 2026. Ajakan tersebut disampaikan melalui kampanye di lingkungan Pasar Pucang Anom, Surabaya, sebagai bagian dari upaya menyampaikan pesan kemanusiaan kepada masyarakat.

Ketua DPW IKAPPI Provinsi Jawa Timur, Baret Mega Lanang, mengatakan film ISTIMEWA bukan sekadar tontonan, tetapi membawa pesan tentang perjuangan, keluarga, dan semangat anak penyandang disabilitas dalam menjalani kehidupan. Menurut dia, kisah tersebut penting untuk membuka ruang kesadaran publik mengenai hak dan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas.

Baret bahkan membuat sebuah cuitan untuk mengajak masyarakat menonton film tersebut. “ISTIMEWA adalah IS TIME Worth WAtching,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia memaknai kalimat itu sebagai pesan bahwa waktu masyarakat layak digunakan untuk menyaksikan film yang menghadirkan kisah penuh perjuangan, sekaligus menghadirkan perpaduan tangis, tawa dan cerita yang menyentuh penonton.

Film ini juga mendapat perhatian karena mengangkat anak penyandang disabilitas sebagai pemeran utama. Kehadiran mereka di layar lebar dinilai menjadi bagian penting dari representasi dan penghargaan terhadap penyandang disabilitas, bahwa keterbatasan fisik maupun kondisi tertentu tidak seharusnya menjadi penghalang untuk berkarya dan mendapatkan kesempatan.

 

Di balik kampanye film tersebut, IKAPPI Jawa Timur turut menyampaikan kritik kepada pemerintah. Kepedulian terhadap anak penyandang disabilitas dinilai tidak cukup hanya melalui program atau pendataan, tetapi harus diwujudkan dalam pelayanan nyata yang mudah diakses masyarakat, terutama di bidang kesehatan, terapi, rehabilitasi, pendidikan dan penyediaan alat bantu.

 

Persoalan pendataan juga menjadi tantangan tersendiri. Berbagai sumber resmi menunjukkan angka anak penyandang disabilitas di Indonesia berbeda-beda karena perbedaan metode dan cakupan pendataan. Kondisi tersebut menunjukkan masih perlunya sistem data yang lebih terpadu agar tidak ada anak penyandang disabilitas yang luput dari perhatian dan pelayanan negara.

 

Baret berharap pemerintah pusat dan daerah lebih serius memastikan fasilitas kesehatan bagi anak penyandang disabilitas tersedia dan dapat dijangkau keluarga. Sebab, bagi sebagian keluarga, kebutuhan terapi dan layanan kesehatan bukan kebutuhan sesaat, melainkan proses panjang yang membutuhkan biaya, tenaga dan pendampingan berkelanjutan.

 

“Jangan sampai anak-anak penyandang disabilitas hanya menjadi angka dalam data. Mereka adalah anak Indonesia yang memiliki hak mendapatkan kesehatan, pendidikan, kesempatan berkarya dan masa depan yang layak,” kata Baret.

 

Menurutnya, keberpihakan pemerintah seharusnya dapat dirasakan langsung oleh keluarga yang setiap hari mendampingi anak-anak tersebut.

 

Kampanye ISTIMEWA yang dilakukan IKAPPI di pasar juga memiliki pesan tersendiri. Pasar dinilai bukan hanya tempat bertemunya pedagang dan pembeli, tetapi juga ruang sosial tempat berbagai persoalan masyarakat dapat disuarakan. Karena itu, para pedagang diajak ikut menjadi bagian dari gerakan membangun kepedulian terhadap anak penyandang disabilitas.

 

IKAPPI Jawa Timur mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan film ISTIMEWA pada 17 September 2026 di bioskop kesayangan Anda. Harapannya, setelah layar bioskop selesai dan penonton meninggalkan gedung, pesan film tersebut tidak ikut berhenti. Ada tangis, ada tawa, ada cerita yang menyentuh, tetapi yang paling penting adalah kesadaran bahwa setiap anak, termasuk anak penyandang disabilitas, berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk menjadi “ISTIMEWA”.(IKAPPI) (red)

Berita Terkait

Tingkatkan Kapasitas Aparatur Desa, Kecamatan Sumbergempol Gelar Sosialisasi Pengelolaan Media Sosial dan Publikasi Digital
Beri Jamdan ke Prajurit, Dandim Majalengka Minta Babinsa Bina Calon Prajurit TNI AD Tanpa Pungli
Fidiel Castro Minta Dugaan Keterlibatan K3S, MKKS, dan Disdikbud Diusut Transparan
PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!
Tak Henti-hentinya Satgas TMMD 130 Kodim 0209/Labuhanbatu, Berjibaku kejar Sasaran Pisik.
Kunjungan DPD IWO-I Deli Serdang di Sambut Oleh Ketua OKK DPP IWO-I Bersama DPW IWO-I DKI Jakarta
Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Inhil Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Muhammadiyah
PCNU KOTA JAMBI MENERIMA BANTUAN MASKER DARI BPBD KOTA JAMBI UNTUK APEL HARI SANTRI NASIONAL 2026*

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:24 WIB

Tingkatkan Akuntabilitas dan Kinerja Organisasi, Kejari Karo Hadiri Evaluasi SAKIP Virtual 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:17 WIB

Pimpin Apel Pagi Kejari Karo, Kasubagbin Tekankan Kedisiplinan dan Kesiapan Mental Pegawai

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Dari Desa Untuk Negeri, Satgas TMMD Kodim 0206/Dairi Berjuang Membuka Akses Sibongkaras

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:58 WIB

HINCA PANJAITAN ZIARAH KE MAKAM BOLANG PENAWAR DAN SERAP ASPIRASI GANTI RUGI LAHAN DI DESA KANDIBATA, LANJUT BAHAS KEARIFAN LOKAL DI KEJARI KARO

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Tim Cobra Polres Karo Ungkap Kasus Pencurian, Residivis Diamankan di Kabanjahe

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Jelang Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Karo Gelar Bakti Sosial di Masjid Husnul Khotimah

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Polres Karo Kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Dua Pria Diamankan Bersama Sabu di Bintang Meriah

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Wakapolres Karo Pimpin Apel Pagi, Tekankan Tanggung Jawab Pelaksanaan Program Quick Wins Kapolri

Berita Terbaru