TULUNGAGUNG, Nasionaldetik.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Tulungagung menjadi momentum untuk kembali memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan Dandim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., usai mengikuti upacara HUT ke-81 TNI di halaman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (5/10/2026).
Hanny mengatakan, keberadaan TNI tidak dapat dipisahkan dari masyarakat. Menurutnya, dukungan dan kepercayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kekuatan TNI.
“TNI kuat bersama rakyat. TNI berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Jadi kami harus selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, kedekatan tersebut selama ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mulai dari karya bakti, kegiatan sosial, hingga berbagai program yang melibatkan warga.
Menurut Hanny, kehadiran Batalyon TP 886 Pangjalu di Tulungagung juga memberikan ruang lebih luas bagi terjalinnya interaksi antara prajurit dan masyarakat.
“Kami akan selalu hadir dan membantu masyarakat, termasuk mendukung program prioritas pemerintah maupun program nasional. Tentunya semua dilakukan bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Fun Run Jadi Agenda Berbeda
Tidak hanya upacara, rangkaian HUT ke-81 TNI di Tulungagung juga diwarnai berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Sejumlah kegiatan telah disiapkan, di antaranya donor darah, bazar, penanaman pohon serta kegiatan olahraga. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah Fun Run dari empat penjuru yang akan digelar Minggu (11/10/2026).
Konsep tersebut mengajak peserta memulai lari dari empat Koramil, yakni Koramil Boyolangu, Kedungwaru, Kauman dan Sumbergempol. Seluruh peserta nantinya akan bertemu di Kodim 0807/Tulungagung sebagai garis finis.
Jarak tempuh peserta disesuaikan dengan titik keberangkatan. Peserta dari Koramil Kedungwaru menempuh sekitar 3 kilometer, sementara tiga titik lainnya memiliki jarak sekitar 5 hingga 6 kilometer.
Hanny menyebut Fun Run empat penjuru merupakan inovasi dalam rangkaian peringatan HUT TNI tahun ini.
“Ini menjadi salah satu inovasi yang belum pernah kami laksanakan. Kami ingin ada sesuatu yang berbeda,” katanya.
Antusiasme masyarakat juga dinilai cukup tinggi. Kuota awal sekitar 480 peserta bahkan ditambah 100 peserta sehingga jumlah peserta diproyeksikan mencapai sekitar 580 orang.
Lebih dari sekadar kegiatan olahraga, konsep empat penjuru tersebut memiliki pesan simbolis. Empat titik keberangkatan menggambarkan keberadaan TNI yang berasal dari berbagai unsur dan penjuru, tetapi tetap memiliki tujuan serta pengabdian yang sama.
“Dari berbagai penjuru, fungsinya sama. Tidak ada perbedaan. Kodim maupun batalyon semuanya adalah TNI dan memiliki tugas yang sama untuk masyarakat,” pungkas Hanny.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peringatan HUT ke-81 TNI di Tulungagung diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang untuk semakin mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Reporter : Robi
Editor : Admin


























