TULUNGAGUNG ,Nasionaldetik.com – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk kembali mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong.
Pesan tersebut disampaikan dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (1/10/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., dan diikuti jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, organisasi kemasyarakatan serta perwakilan pelajar.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat.
Rangkaian upacara diisi dengan penghormatan kepada bendera Merah Putih, mengheningkan cipta dan pembacaan ikrar. Seluruh peserta mengikuti prosesi dengan tertib sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan dan dasar negara.
Dalam amanatnya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa Hari Kesaktian Pancasila tidak semestinya dimaknai sebatas seremoni tahunan. Lebih dari itu, momentum 1 Oktober harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pemersatu bangsa.
Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan yang harus dirawat bersama. Karena itu, nilai toleransi, kebersamaan dan gotong royong perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Momentum 1 Oktober juga menjadi pengingat untuk menghormati jasa para Pahlawan Revolusi sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai dinamika kehidupan nasional,” kata Ahmad Baharudin.
Ia juga mengajak masyarakat Tulungagung untuk menjaga kebersamaan di tengah perbedaan serta mengedepankan kepentingan bersama dalam membangun daerah.
Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana daerah yang aman dan kondusif.
Pemkab Tulungagung berharap semangat Hari Kesaktian Pancasila tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi dapat diterapkan melalui tindakan nyata di lingkungan keluarga, masyarakat maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Dengan semangat persatuan dan gotong royong, nilai-nilai Pancasila diharapkan semakin kuat menjadi landasan dalam mewujudkan Tulungagung yang harmonis dan terus berkembang.
Reporter : Robi
Editor : Admin



























