Gus Beqi : Figur Gus Muhaimin Iskandar, Nahdliyin Berpengalaman yang Layak Memimpin PBNU

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:08 WIB

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rembang, nasionaldetik.com

Dinamika Nahdlatul Ulama (NU) menjelang Muktamar ke-35 menghadirkan berbagai nama yang dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin organisasi Islam terbesar di dunia tersebut. Di tengah kompleksitas persoalan yang dihadapi NU—mulai dari penguatan ukhuwah nahdliyah, konsolidasi organisasi, penguatan ekonomi warga, hingga relasi NU dengan negara—dibutuhkan sosok yang tidak hanya memahami NU secara konseptual, tetapi juga mengalami proses panjang dalam tradisi, kultur, dan dinamika organisasi Nahdlatul Ulama.

Salah satu figur yang layak dipertimbangkan adalah Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Gus Muhaimin (Gus Imin). Saat ini, ia menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Rekam jejak panjangnya di lingkungan pesantren, PMII, PKB, dan dunia kebangsaan menjadikannya salah satu tokoh Nahdliyin dengan pengalaman paling lengkap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

*Lahir dan Tumbuh dalam Tradisi Pesantren NU*

Gus Muhaimin lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 24 September 1966. Ia berasal dari keluarga pesantren yang sangat kuat. Dari jalur ibunya, Gus Muhaimin merupakan cicit dari KH Bisri Syansuri, salah seorang Rais Aam PBNU sekaligus salah satu pendiri (muassis) Nahdlatul Ulama. KH Bisri Syansuri juga dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Denanyar Jombang, salah satu pesantren tertua dan berpengaruh di lingkungan NU. Sejak kecil, Gus Muhaimin tumbuh dalam lingkungan pesantren dan kultur Nahdliyin yang kental.

Latar belakang genealogis ini penting dicatat bukan semata-mata karena faktor nasab, melainkan karena proses pendidikan dan pembentukan karakter yang berlangsung sejak dini di lingkungan pesantren. Tradisi tawassuth, tasamuh, tawazun, dan i’tidal yang menjadi prinsip dasar Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

*Berproses dari Akar Rumput Organisasi*

Keunggulan utama Gus Muhaimin adalah pengalaman organisasinya yang berjenjang. Saat menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM), ia aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), organisasi kader NU yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa.

Ia pernah menjabat Ketua PMII Cabang Yogyakarta pada awal 1990-an, kemudian terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar PMII periode 1994–1997. Pada masa kepemimpinannya, PMII melahirkan gagasan “Paradigma Arus Balik Masyarakat Pinggiran”, sebuah konsep gerakan yang menempatkan kaum mustadh’afin sebagai subjek utama pemberdayaan sosial.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa Gus Muhaimin tidak lahir sebagai elite instan, melainkan tumbuh melalui proses kaderisasi yang panjang. Ia memahami kultur kader NU dari tingkat paling bawah hingga nasional.

Bagi NU, pengalaman seperti ini menjadi modal penting. Sebab, memimpin NU bukan sekadar mengelola administrasi organisasi, melainkan memahami psikologi warga, tradisi pesantren, dinamika jam’iyah, serta karakter beragam elemen Nahdliyin di seluruh Indonesia.

*Memahami Seluk-Beluk NU dan Politik Kebangsaan*

Pasca reformasi 1998, Gus Muhaimin menjadi salah satu tokoh muda yang terlibat langsung dalam proses pendirian Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), partai yang dilahirkan oleh para kiai NU sebagai instrumen perjuangan politik kebangsaan. Ia termasuk tim perumus awal Anggaran Dasar dan struktur organisasi PKB.

Sejak tahun 2005 hingga sekarang, Gus Muhaimin dipercaya memimpin PKB sebagai Ketua Umum. Di bawah kepemimpinannya, PKB mampu bertahan bahkan terus meningkat secara elektoral di tengah persaingan politik nasional yang sangat ketat. Konsistensi kepemimpinan selama lebih dari dua dekade menunjukkan kapasitas manajerial, kemampuan konsolidasi, serta kemampuannya menjaga kesinambungan organisasi.

Dalam perjalanan politiknya, Gus Muhaimin pernah menjadi anggota DPR RI, Wakil Ketua DPR RI, Wakil Ketua MPR RI, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, hingga kini dipercaya Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Jabatan-jabatan tersebut memperlihatkan keluasan pengalaman dalam tata kelola pemerintahan dan kebijakan publik.

*Figur Solutif bagi Tantangan NU Masa Depan*

NU saat ini menghadapi sejumlah tantangan besar, antara lain:

1. Memperkuat kembali ukhuwah nahdliyah yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami dinamika dan fragmentasi.
2. Menguatkan kemandirian ekonomi warga NU.
3. Menjaga marwah dan independensi organisasi di tengah kontestasi politik.
4. Menyiapkan kader muda menghadapi era digital dan transformasi global.
5. Memperkuat posisi NU sebagai rujukan Islam moderat dunia.

Dalam konteks ini, Gus Muhaimin memiliki sejumlah modal strategis.

Pertama, pengalaman panjang di lingkungan pesantren dan PMII membuatnya memahami kultur internal NU secara mendalam.

Kedua, jaringan nasional dan internasional yang luas memungkinkan terciptanya sinergi antara NU, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil.

Ketiga, pengalamannya mengelola organisasi besar selama lebih dari dua puluh tahun menunjukkan kemampuan konsolidasi dan manajemen konflik.

Keempat, kapasitasnya dalam bidang pemberdayaan masyarakat sejalan dengan kebutuhan NU untuk memperkuat basis ekonomi jamaah. Sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat, salah satu fokus kebijakan yang dikembangkannya adalah penguatan ekonomi rakyat dan pemberdayaan UMKM.

*Puncak Khidmah NU*

Pemilihan Ketua Umum PBNU tentu merupakan hak penuh para muktamirin. Namun, jika parameter yang digunakan adalah pengalaman organisasi, pemahaman mendalam terhadap tradisi Nahdlatul Ulama, kapasitas kepemimpinan nasional, kemampuan konsolidasi, dan jaringan kebangsaan yang luas, maka Gus Muhaimin Iskandar merupakan salah satu figur yang layak dipertimbangkan.

Perjalanan panjangnya dari aktivis PMII, kader NU, tokoh politik nasional, hingga pejabat negara menunjukkan bahwa khidmah kepada umat dan bangsa telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupannya. Bagi sebagian kalangan Nahdliyin, mengabdikan diri di pucuk kepemimpinan PBNU dapat dipandang sebagai puncak pengabdian panjang tersebut demi kemaslahatan NU dan bangsa Indonesia.

Mrs.

Berita Terkait

Mobil Truk angkutan Sampah Dinas lingkungan Hidup Terbengkalai 
Dari Kabupaten Tegal, Hj. Ninik Budiarti Sampaikan Doa untuk Presiden Prabowo Subianto
Motor Sewaan Tak Kunjung Kembali, Pemilik Warkop di Ngantru Berujung Jadi Tersangka
Klien Jadi Tantangan Terberat, Banyak Baru Pilih Kuasa Hukum Saat Terjebak
PNIB : Terima Kasih Kepada Kapolri Baru, Pelaku Intoleransi Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Jadi Tersangka, Saatnya Indonesia Tanpa Intoleransi Terorisme Khilafah
MD KAHMI KABUPATEN TEGAL GERAKAN BERBAGI AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT
Berbagi di Jumat Berkah Kejari Inhil Melangkah Lebih dari Sekedar Penegak Hukum
Wabup Najib Hamas Sebut Program PLN Peduli Bukti Kepedulian terhadap Dunia Pendidikan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Warga dan Satgas TMMD Antusias Bangun RTLH Warga Kampung Pepelah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Polisi Sita 17 Paket Sabu di Blangkejeren, Seorang Pria Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:19 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Resmi Dibuka, Satgas Bersama Warga Mulai Pengerjaan Jalan dan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Pepelah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:51 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Buka Jalan Sepanjang 3.500 Meter dan Bangun RTLH di Desa Pepelah dengan Semangat Gotong Royong

Kamis, 10 September 2026 - 00:30 WIB

Kapolres Gayo Lues Cek Langsung Kesiapsiagaan Polsek Blangkejeren dan Pospol Blangpegayon, Personel Diingatkan Jaga Disiplin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:46 WIB

DPC ASWIN Gayo Lues Gelar Rapat Koordinasi dan Konsolidasi di Kampung Jawa

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:52 WIB

Ketua Komisi V DPRA Fraksi PKB ,Rijaluddin, S.H.,M.H Pimpin Sosialisasi Program JKN-JKA di Gayo Lues, Masyarakat Didorong Validasi Data BPJS

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:39 WIB

Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Berita Terbaru