Dugaan Penahanan Pasien di RS Kartini Picu Kemarahan King Naga: Pemerintah Jangan Hanya Pandai Berjanji untuk Rakyat

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:48 WIB

5088 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com,Lebak – Dugaan penahanan pasien oleh RS Kartini akibat belum mampu melunasi denda pelayanan menuai kecaman keras dari Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga. Ia menilai apabila dugaan tersebut benar terjadi, maka tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan mencederai hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.

 

Menurut King Naga, rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan seharusnya mengedepankan sisi kemanusiaan, terutama terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi. Ia menegaskan bahwa persoalan administrasi maupun biaya tidak semestinya menjadi alasan hingga pasien diduga tidak diperbolehkan pulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kalau dugaan ini benar, saya sangat mengecam keras. Rumah sakit harus mengutamakan nilai kemanusiaan, bukan justru membebani masyarakat yang sedang sakit dengan tindakan yang dinilai tidak manusiawi,” tegas King Naga.

 

Ia juga mendesak Pemerintah Kabupaten Lebak, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan investigasi terhadap dugaan tersebut. Menurutnya, pemerintah harus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat, bukan hanya menyampaikan janji atau sekadar retorika.

 

“Jangan hanya pandai berbicara bahwa pemerintah hadir untuk rakyat. Buktikan dengan tindakan nyata. Jika memang ada pelanggaran terhadap hak pasien, maka harus ada evaluasi dan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

 

King Naga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan meminta seluruh rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta, menjadikan pelayanan yang humanis sebagai prioritas utama.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RS Kartini belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penahanan pasien tersebut. Media ini masih berupaya menghubungi manajemen rumah sakit guna memperoleh klarifikasi agar pemberitaan tetap berimbang sesuai prinsip jurnalistik.

 

HKZ

Berita Terkait

Tim Wasev Tinjau Lima RTLH TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi, Seluruhnya Rampung
Sentuhan Pengabdian TNI, Lima MCK Warga Masuk Program TMMD ke-130
Tim Wasev Tinjau Pembukaan Jalan Sibongkaras, Akses Desa Terisolasi Mulai Terbuka
*Ayunan Semen Menjadi Jejak Harapan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Poles Lantai Rumah Tukirin*
*Di Balik Adukan Semen TMMD ke-130, Ada Harapan Suroto untuk Rumah Layak Huni*
*Tak Lagi Berjuang Sendiri, Suroto Sambut Harapan Baru Lewat Program TMMD ke-130 Desa Aek Batu*
*Pondasi Kokoh, Harapan Baru Suroto : “Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Wujudkan Rumah Layak Huni*”

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Sentuhan Pengabdian TNI, Lima MCK Warga Masuk Program TMMD ke-130

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Tim Wasev Tinjau Pembukaan Jalan Sibongkaras, Akses Desa Terisolasi Mulai Terbuka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:22 WIB

*Ayunan Semen Menjadi Jejak Harapan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Poles Lantai Rumah Tukirin*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:12 WIB

*Di Balik Adukan Semen TMMD ke-130, Ada Harapan Suroto untuk Rumah Layak Huni*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:58 WIB

*Tak Lagi Berjuang Sendiri, Suroto Sambut Harapan Baru Lewat Program TMMD ke-130 Desa Aek Batu*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:47 WIB

*Pondasi Kokoh, Harapan Baru Suroto : “Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Wujudkan Rumah Layak Huni*”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Sekdin Kesehatan Merangin Luruskan Isu Pemberhentian Kapus: Bukan Dicopot, Tapi Alih Status Jabatan Fungsional

Berita Terbaru

NASIONAL

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:55 WIB