Karo, Nasionaldetik.com
– Mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), aksi geng motor, tawuran, serta tindak pidana pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C), Polres Karo bersama unsur TNI dan Pemerintah Kecamatan Berastagi menggelar patroli skala besar di wilayah Kecamatan Berastagi, Sabtu(10/10/2026) malam.
Dalam patroli yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB tersebut, petugas menemukan 22 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi standar atau knalpot brong. Terhadap temuan itu, dilakukan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini melibatkan personel Lingkaber (Lingkungan Aman Bersama) Polres Karo, Polsek Berastagi, Koramil 03/BT, serta staf Pemerintah Kecamatan Berastagi. Patroli difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dan remaja pada malam hari.
Sebelum patroli dimulai, personel gabungan mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Kapolsek Berastagi, AKP Dedi S. Ginting, S.H., M.H. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya langkah pencegahan terhadap kenakalan remaja, geng motor, tawuran, kejahatan 3C, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.
Usai apel, personel gabungan bergerak menyusuri sejumlah lokasi sasaran, di antaranya Jalan Veteran dan Jalan Jamin Ginting Berastagi, kedai kopi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja, serta tempat hiburan dan kafe.
Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak standar. Selain itu, personel menyampaikan imbauan secara dialogis kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan tegas, humanis, dan profesional. Hasil pemeriksaan tidak menemukan masyarakat yang membawa senjata tajam maupun indikasi ajakan atau rencana tawuran pada saat patroli berlangsung.
Kasi Humas Polres Karo, AKP Pedoman Maha, menyampaikan bahwa patroli skala besar tersebut merupakan langkah preventif untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.
Menurutnya, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, dan masyarakat sangat penting dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas, termasuk kenakalan remaja dan aksi kriminalitas jalanan.
“Patroli ini merupakan upaya bersama untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak terlibat dalam geng motor, tawuran, maupun aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
#polreskaro
#kapolreskaro
#humaspolreskaro
(Nur Kennan Tarigan)




























