Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperluas kontribusinya di bidang pendidikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk ASDP Bakauheni Mengajar. Program ini menargetkan lebih dari 700 siswa di enam sekolah, mulai dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).
Program tersebut resmi dimulai pada Rabu (14/10/2026) di Bakauheni, Lampung Selatan, dengan kegiatan perdana yang diikuti 288 siswa sekolah dasar.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan pendidikan merupakan investasi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Menurutnya, peran perusahaan tidak hanya sebatas menyediakan layanan penyeberangan, tetapi juga berkontribusi membuka akses pengetahuan dan kesempatan bagi masyarakat untuk berkembang.
“Bagi ASDP, membangun konektivitas juga berarti turut membuka jalan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik. Melalui ASDP Bakauheni Mengajar, kami ingin berbagi pengetahuan, menumbuhkan semangat belajar, serta mendorong anak-anak untuk berani bermimpi dan mengembangkan potensinya,” ujar Heru.
Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan karyawan ASDP sebagai relawan yang disebut Kawan Jangkar. Mereka berbagi pengetahuan dan pengalaman secara langsung kepada siswa melalui metode learning by doing dan fun learning.
Metode pembelajaran tersebut memadukan praktik, permainan edukatif, diskusi, serta interaksi yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta. Dengan pendekatan ini, siswa diharapkan lebih aktif bertanya, berani menyampaikan pendapat, mampu bekerja sama, dan memiliki kepercayaan diri.
General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menjelaskan bahwa materi pembelajaran meliputi penguatan karakter, pengenalan dunia kerja, keselamatan, kreativitas, dan motivasi.
“Antusiasme siswa pada pelaksanaan perdana menjadi dorongan bagi kami untuk mengembangkan program ini secara berkelanjutan. Kami ingin kegiatan mengajar tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga menghadirkan pengalaman positif yang dapat memotivasi siswa untuk terus belajar dan mengenali potensi dirinya,” kata Partogi.
Kegiatan perdana tersebut turut didukung lima kolaborator dari unsur Purna Relawan Bakti BUMN dari ASDP dan relawan TJSL Kantor Pusat, bersama karyawan ASDP Cabang Utama Bakauheni.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkaya proses pembelajaran sekaligus menumbuhkan budaya kepedulian dan kerelawanan di lingkungan perusahaan.
Selain kegiatan mengajar, ASDP juga menyalurkan bantuan TJSL kepada SD Bhakti Ibu untuk mendukung pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa.
Partogi menegaskan, keterlibatan perusahaan dalam dunia pendidikan merupakan bagian dari upaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran ASDP memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Bantuan fasilitas pendidikan menjadi salah satu bentuk dukungan, sementara keterlibatan karyawan dalam kegiatan mengajar menghadirkan ruang berbagi ilmu dan pengalaman,” ujarnya.
Program ASDP Bakauheni Mengajar juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat tentang Pendidikan Berkualitas.
Ke depan, program ini akan dilaksanakan secara bertahap di sekolah-sekolah sasaran. Evaluasi berkala juga akan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan kegiatan, kesesuaian materi pembelajaran, serta pencapaian target penerima manfaat.
Melalui semangat “Belajar Membawa Ilmu, Menghubungkan Masa Depan”, ASDP berharap program ini dapat memperluas kesempatan belajar, mengembangkan potensi siswa sejak dini, serta memperkuat kolaborasi antara perusahaan, tenaga pendidik, relawan, dan masyarakat.
Dengan demikian, kontribusi ASDP tidak hanya diwujudkan melalui konektivitas antardaerah lewat layanan penyeberangan, tetapi juga melalui dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi penerus bangsa. (ML)






























