AGP 2026 Jadi Wadah Guru Tulungagung Pamerkan Inovasi dan Praktik Baik

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:49 WIB

5097 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, Naaionaldetik.com – Beragam karya dan inovasi pendidikan mewarnai pelaksanaan Anugerah Guru Prima (AGP) Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tulungagung, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Sekretariat PGRI Kabupaten Tulungagung tersebut tidak hanya menjadi ajang penghargaan bagi para pendidik berprestasi, tetapi juga menjadi ruang bagi guru untuk menunjukkan berbagai gagasan kreatif serta praktik baik yang telah diterapkan di lingkungan sekolah.

Sejumlah guru dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti rangkaian kegiatan dengan menampilkan karya pada gelar karya. Setiap peserta mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan inovasi yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur Joko Adi Waluyo turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Ketua PGRI Kabupaten Tulungagung Muhadi, M.Pd., jajaran pengurus PGRI, serta perwakilan guru dari berbagai satuan pendidikan.

Ketua PGRI Kabupaten Tulungagung Muhadi, M.Pd. mengatakan, perkembangan dunia pendidikan menuntut guru untuk tidak berhenti pada kemampuan mengajar secara konvensional. Guru dituntut memiliki kemampuan beradaptasi dan melahirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Menurut Muhadi, AGP menjadi salah satu sarana untuk mempertemukan berbagai ide dan pengalaman guru. Melalui gelar karya dan tahapan penilaian yang dilakukan, peserta tidak hanya dinilai berdasarkan hasil karya, tetapi juga didorong untuk mampu menjelaskan proses, manfaat, serta dampak inovasi yang telah dilakukan.

“Guru harus terus berkembang. Karya yang ditampilkan dalam kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi peserta, tetapi juga dapat menjadi inspirasi yang bisa diterapkan dan dikembangkan oleh guru lainnya,” ujarnya.

Rangkaian AGP 2026 dilaksanakan melalui sejumlah tahapan. Setelah registrasi dan persiapan gelar karya, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan, sambutan, doa, serta kunjungan tamu ke stan pameran.

Penilaian peserta kemudian dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama berupa penilaian terhadap gelar karya atau display, sedangkan tahap kedua dilakukan melalui wawancara. Seluruh proses tersebut menjadi bagian dari penentuan peserta yang berhak menerima penghargaan Anugerah Guru Prima SLCC 2026.

Selain agenda utama penilaian dan pameran karya, kegiatan juga diisi dengan pelantikan PKO PGRI Kabupaten Tulungagung dan pentas seni. Kehadiran berbagai unsur tersebut membuat AGP tidak hanya menjadi kegiatan kompetisi, tetapi sekaligus menjadi ruang silaturahmi dan penguatan organisasi profesi guru.

Muhadi menegaskan, semangat utama kegiatan bukan semata-mata mencari siapa yang terbaik. Menurutnya, nilai penting AGP terletak pada proses berbagi pengalaman dan membangun budaya inovasi di kalangan pendidik.

“Yang kita bangun adalah semangat untuk terus belajar, berbagi dan meningkatkan kompetensi. Ketika praktik baik dari satu guru dapat menginspirasi guru lainnya, maka manfaat kegiatan ini akan jauh lebih besar,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Dukungan dari berbagai pihak dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program yang berorientasi pada peningkatan profesionalisme guru.

Melalui AGP 2026, PGRI Kabupaten Tulungagung berharap semakin banyak pendidik yang berani menghadirkan pembelajaran kreatif, inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada peran guru sebagai ujung tombak dalam membentuk karakter, kompetensi dan masa depan generasi penerus.

Reporter : Ev

Editor ; Admin

Berita Terkait

Beri Jamdan ke Prajurit, Dandim Majalengka Minta Babinsa Bina Calon Prajurit TNI AD Tanpa Pungli
Fidiel Castro Minta Dugaan Keterlibatan K3S, MKKS, dan Disdikbud Diusut Transparan
PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!
Tak Henti-hentinya Satgas TMMD 130 Kodim 0209/Labuhanbatu, Berjibaku kejar Sasaran Pisik.
Kunjungan DPD IWO-I Deli Serdang di Sambut Oleh Ketua OKK DPP IWO-I Bersama DPW IWO-I DKI Jakarta
Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Inhil Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Muhammadiyah
PCNU KOTA JAMBI MENERIMA BANTUAN MASKER DARI BPBD KOTA JAMBI UNTUK APEL HARI SANTRI NASIONAL 2026*
53 Pelajar Kabupaten Kediri Bawa Misi Kenalkan Seni dan Budaya di Kraton Yogyakarta

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:32 WIB

Terima Kunjungan Hinca Panjaitan, Kejari Karo Bahas Isu Strategis dan Penguatan Pelayanan Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:17 WIB

Pimpin Apel Pagi Kejari Karo, Kasubagbin Tekankan Kedisiplinan dan Kesiapan Mental Pegawai

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Dari Desa Untuk Negeri, Satgas TMMD Kodim 0206/Dairi Berjuang Membuka Akses Sibongkaras

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:58 WIB

HINCA PANJAITAN ZIARAH KE MAKAM BOLANG PENAWAR DAN SERAP ASPIRASI GANTI RUGI LAHAN DI DESA KANDIBATA, LANJUT BAHAS KEARIFAN LOKAL DI KEJARI KARO

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Tim Cobra Polres Karo Ungkap Kasus Pencurian, Residivis Diamankan di Kabanjahe

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Jelang Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Karo Gelar Bakti Sosial di Masjid Husnul Khotimah

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Polres Karo Kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Dua Pria Diamankan Bersama Sabu di Bintang Meriah

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Wakapolres Karo Pimpin Apel Pagi, Tekankan Tanggung Jawab Pelaksanaan Program Quick Wins Kapolri

Berita Terbaru