Ini Tanggapan Ketua Komisi D Rapi Ginting Terkait FBB 2026

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:24 WIB

5075 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

– Tanah Karo, Nasionaldetik.com

– Festival Bunga dan Buah ( FBB) yang berlangsung setiap Tahun di kota sejuk Berastagi, menimbulkan banyak asumsi negatif, kegiatan yang menelan anggaran dengan angka yang singnifikan mencapai Rp 1 Milliar.

Adapun beberapa komentar dari masyarakat sekitar yang merupakan pedagang buah, sangat menyayangkan kegiatan tersebut, stand – stand yang disediakan oleh panitia penyelenggara, justru diperjual belikan kepada pedagang- pedagang dadakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Bukannya stand petani bunga dan buah yang diperbanyak didalam, Untuk membantu para petani mengenalkan hasil bertani, malah pedangan jajanan dan mainan yang buat semak diperbanyak, kan lebih nyambung kalo segala jenis hasil buah dan bunga dipajang” ujar Singarimbun (48) salah satu pedangan buah di pajak Berastagi. Minggu (09/08/2026).

Ditimpali lagi oleh rekannya sesama pedagang,” kalo tidak gitu, kan gak banyak untung panitianya, tiap tahun seperti itu, entah kapan ada perubahan,” cetus Br Nainggolan.

Adapun dari pantauan Kru Media, kegiatan FBB yang sudah berlangsung beberapa waktu lalu, tolak ukur dari keberhasilan FBB bukan sebatas banyaknya pengunjung, justru kegiatan yang berlangsung setiap tahun ini seharusnya menimbulkan dampak postif bagi sektor pariwisata, pelaku UMKM, serta perekonomian Kabupaten Karo.

Ketika Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Karo, M. Rapi Ginting SE, Yang membidangi Pariwisata di konfirmasi mengaku hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi dari Pemerintah Kabupaten Karo terkait pelaksanaan FBB 2026.

“Belum ada rapat. Kami juga belum menerima laporan resmi dari Pemkab Karo. Mungkin minggu depan sudah ada laporannya. Nanti akan kami panggil dan meminta penjelasan secara detail,” ujar Rapi Ginting.

Dikatakan Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai secara umum penyelenggaraan Festival Bunga dan Buah tahun ini menunjukkan kemajuan dibanding tahun sebelumnya. meski demikian masih terdapat sejumlah kelemahan yang harus menjadi bahan evaluasi.

“Secara kasat mata kegiatan ini makin bagus, ada kemajuan dan peningkatan. Memang ada kelemahan-kelemahan yang harus diperbaiki ke depan, puncak keramaian terjadi pada malam penutupan. Namun, mayoritas pengunjung merupakan masyarakat dari berbagai desa di 17 kecamatan se-Kabupaten Karo,” beber Rapi

Tidak dibantah olehnya, Wisatawan dari luar daerah masih didominasi pengunjung asal Kabupaten Deli Serdang, Dairi, dan Langkat.

Selain itu, Komisi D juga menyoroti penataan stan yang dinilai belum mencerminkan identitas Festival Bunga dan Buah.

Menurutnya, masih banyak stan yang menjual produk yang tidak berkaitan dengan tema festival, seperti pakaian bekas dan aneka jajanan.

“Ke depan stan jajanan perlu dikurangi. Kalau makanan, kita akan mendorong Pemkab Karo mengutamakan UMKM atau kelompok masyarakat dari desa-desa di Tanah Karo,” Tegasnya.

Diakhirinya dengan mengatakan “Komisi D akan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan Festival Bunga dan Buah, termasuk meminta penjelasan mengenai penggunaan anggaran serta hasil yang dicapai.

“Intinya, Komisi D akan tetap kritis demi kemajuan Tanah Karo ke depan,” tutupnya mengakhiri.

(Nur Kennan Tarigan)

Berita Terkait

Green Policing – Cegah Tanah Longsor, Polres Karo Tanam 100 Pohon di Desa Sukandebi
Waka Polres Karo Gelar Jumat Keliling di Masjid Al Ikhlas, Ajak Jemaah Jaga Kamtibmas
Polsek Barusjahe Sosialisasikan Bahaya Narkoba Kepada Masyarakat Desa Tangkidik
Polsek Tigabinanga Gelar Green Policing, Bersihkan Lingkungan dan Pangkas Ranting Pohon
Dukung Program 8 Quick Wins Kapolri, Polres Karo Gelar Patroli Gabungan untuk Ciptakan Kamtibmas Kondusif
Menelusuri Transparansi Pengembalian Kelebihan Bayar Proyek Jalan Teluk Binjei: Beberapa Media Layangkan Surat Klarifikasi ke BPKAD Labura
Kejari Karo Ikuti FGD Virtual Pengawasan Proses Hukum Perkara Pidana
Pemkab Karo Terima Donasi Obat-Obatan dari PT Indofarma Untuk Mendukung Pelayanan Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hadir di Tengah Kesulitan Warga, Kodim Boyolali Salurkan Bantuan Air Bersih di Kemusu

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Menjaga Kebersihan Adalah Kunci Utama ,Namun Wilayah Batanghari Masih Minim 

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Buka Bedolan Pamarayan, Bupati Serang Ratu Zakiyah Ingatkan Warga Jaga Keselamatan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:59 WIB

TMMD Ke-130 Kodim 0209/LB Bedah Rumah Tukirin, Buruh Tani di Wonosari.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Berpasangan dengan Windu JA, Bung Ismail Juarai Turnamen Orado Kecamatan Bakauheni

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:45 WIB

DI ANTARA JUTAAN SUARA, SIAPA YANG BELUM BENAR-BENAR DIDENGAR?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Mobil Truk angkutan Sampah Dinas lingkungan Hidup Terbengkalai 

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Bupati Ratu Zakiyah Sebut Sangga Nagara Festival Bukti menjaga Hubungan Baik dengan Alam

Berita Terbaru