PPTQ As-sahil Gelar Seminar : Menjadi Santri Masa Depan, Menyatukan Ilmu, Nasionalisme, Relasi, dan Jiwa Kepemimpinan

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 27 Juli 2026 - 09:29 WIB

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com,Lampung Timur, 26 Juli 2026 –Sebuah pesan mendalam tentang jati diri, perjuangan, dan masa depan santri mengiringi sebuah kegiatan yang penuh inspirasi bersama keluarga besar PPTQ Assahil. Momentum ini menjadi pengingat bahwa santri bukan hanya mereka yang belajar di pesantren, tetapi generasi yang dipersiapkan untuk membawa perubahan, menebarkan manfaat, dan melanjutkan estafet perjuangan ulama.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dr. H. Abdurroohman, M.Ed. selaku Direktur Litbang, H. Ahmad Tsauban, S.Ag. selaku Kasi PAPKI, para kakak pengabdian, serta keluarga besar PPTQ Assahil dan para santri.

Mengawali penyampaiannya, Gus Muhammad Latif Mukti, Lc., M.A. menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh hadirin dengan penuh keakraban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selamat datang di gubuk kita,” ungkap beliau.

Dalam pesannya, Gus Latif menyampaikan bahwa perjalanan seseorang tidak hanya ditentukan oleh apa yang ia ketahui, tetapi juga oleh bagaimana ia membangun hubungan dan relasi dengan orang lain.

“Terkadang kita itu tidak hanya bisa dilihat dari apa yang kita ketahui, tetapi juga dari siapa yang kita kenal. Karena perjalanan kita tidak lepas dari relasi yang kita bangun,” tutur beliau.

Beliau menjelaskan bahwa seseorang mungkin memiliki banyak ilmu dan kemampuan, tetapi tanpa hubungan yang baik dengan orang lain, potensi tersebut belum tentu dapat memberikan manfaat secara luas.

“Jangan hanya menjadi pribadi yang memiliki isi, tetapi tidak memiliki relasi. Ilmu harus berjalan bersama dengan silaturahmi dan akhlak yang baik,” tambah beliau.

Gus Latif juga mengingatkan para santri dengan pesan Rasulullah ﷺ:

الدِّينُ النَّصِيحَةُ

“Agama adalah nasihat.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa seorang santri harus senantiasa menjaga kepedulian, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta menghadirkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan.

Sementara itu, Gus AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) menyampaikan pesan yang menggugah tentang sejarah dan peran besar santri dalam perjalanan bangsa Indonesia. Beliau mengingatkan bahwa perjuangan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kontribusi para santri dan ulama yang telah berjuang dengan penuh keikhlasan.

“Santri memiliki jejak perjuangan yang luar biasa. Sejarah Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran santri, karena perjuangan para santri telah menjadi bagian dari perjalanan bangsa ini,” ungkap beliau.

Gus Wal mengajak para santri untuk tidak hanya memahami teks, tetapi juga mampu membaca konteks. Seorang santri harus mampu memahami ilmu, keadaan zaman, serta kebutuhan masyarakat agar mampu menghadirkan solusi yang bermanfaat.

Beliau menegaskan bahwa hakikat seorang santri adalah ketulusan dalam mengabdi kepada guru dan perjuangan.

“Santri yang mengabdi kepada kiai dengan tulus, insya Allah akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan dunia maupun akhirat,” jelas beliau.

Dalam penyampaiannya, Gus Wal juga mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan sesama muslim sebagaimana firman Allah:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ

“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.” (QS. Al-Hujurat: 10)

Lebih lanjut, beliau mengajak para santri agar bangga dengan identitasnya sebagai santri. Santri harus memiliki keberanian untuk berdiri dalam menegakkan kebenaran dan keadilan, serta membawa nilai-nilai pesantren dalam setiap bidang kehidupan.

“Banggalah menjadi santri. Apapun profesi kalian nanti, tanamkan dalam alam bawah sadar bahwa saya harus menjadi pemimpin,” pesan Gus Wal.

Beliau menekankan bahwa mental kepemimpinan harus dibangun sejak dini. Setiap masalah yang dihadapi jangan hanya dipandang sebagai hambatan, tetapi harus mampu diubah menjadi peluang untuk menghadirkan kemaslahatan.

“Bangun mental kalian dari sekarang. Jadikan masalah menjadi maslahat,” pungkas beliau.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa santri bukan sekadar pencari ilmu, tetapi calon pemimpin yang dipersiapkan dengan bekal ilmu, akhlak, jaringan, dan semangat pengabdian.

Santri hari ini adalah generasi yang akan membawa cahaya perubahan dan membangun peradaban di masa depan Indonesia yang Aman Makmur Damai, Indonesia yang Berpancasila Berbhinneka Tungga ika tanpa Intoleransi, Khilafah Radikalisme Anarkisme Terorisme dan Korupsi, tegas Gus Wal.

Dari Pondok Pesantren Tahfiddzul Qur’an As-sahil lampung timur ini mari kita mulai patrikan Santri Semua Bisa dan Bisa Semua, dan dari As-sahil ini mari kita Ciptakan Pondok Pesantren Merah Putih Yang Ramah, Tenang, Damai dam Aman yang anti Intoleransi, Anti Bullying, Anti Kekerasan Seksual dan Anti segala bentuk kekerasan, Pungkas Gus Wal.

Berita Terkait

Tingkatkan Kapasitas Aparatur Desa, Kecamatan Sumbergempol Gelar Sosialisasi Pengelolaan Media Sosial dan Publikasi Digital
Beri Jamdan ke Prajurit, Dandim Majalengka Minta Babinsa Bina Calon Prajurit TNI AD Tanpa Pungli
Fidiel Castro Minta Dugaan Keterlibatan K3S, MKKS, dan Disdikbud Diusut Transparan
PPWI Ogan Ilir Sambangi Polda Sumsel, Fidiel Castro: Kebenaran Harus Diungkap, Jangan Biarkan Fitnah Berlarut!
Tak Henti-hentinya Satgas TMMD 130 Kodim 0209/Labuhanbatu, Berjibaku kejar Sasaran Pisik.
Kunjungan DPD IWO-I Deli Serdang di Sambut Oleh Ketua OKK DPP IWO-I Bersama DPW IWO-I DKI Jakarta
Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Inhil Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Muhammadiyah
PCNU KOTA JAMBI MENERIMA BANTUAN MASKER DARI BPBD KOTA JAMBI UNTUK APEL HARI SANTRI NASIONAL 2026*

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:24 WIB

Tingkatkan Akuntabilitas dan Kinerja Organisasi, Kejari Karo Hadiri Evaluasi SAKIP Virtual 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:17 WIB

Pimpin Apel Pagi Kejari Karo, Kasubagbin Tekankan Kedisiplinan dan Kesiapan Mental Pegawai

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Dari Desa Untuk Negeri, Satgas TMMD Kodim 0206/Dairi Berjuang Membuka Akses Sibongkaras

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:58 WIB

HINCA PANJAITAN ZIARAH KE MAKAM BOLANG PENAWAR DAN SERAP ASPIRASI GANTI RUGI LAHAN DI DESA KANDIBATA, LANJUT BAHAS KEARIFAN LOKAL DI KEJARI KARO

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Tim Cobra Polres Karo Ungkap Kasus Pencurian, Residivis Diamankan di Kabanjahe

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Jelang Hari Jadi Humas Polri ke-75, Si Humas Polres Karo Gelar Bakti Sosial di Masjid Husnul Khotimah

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Polres Karo Kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Dua Pria Diamankan Bersama Sabu di Bintang Meriah

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Wakapolres Karo Pimpin Apel Pagi, Tekankan Tanggung Jawab Pelaksanaan Program Quick Wins Kapolri

Berita Terbaru