ASDP Bakauheni Resmi Soft Launching Sterilisasi Pelabuhan, Terapkan Sistem Layanan Modern

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Senin, 20 Juli 2026 - 16:27 WIB

50301 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi melakukan soft launching implementasi program sterilisasi di enam pelabuhan utama, Senin (20/7/2026). Salah satunya adalah Pelabuhan Bakauheni yang mulai menerapkan sistem pengelolaan kawasan berbasis teknologi guna menciptakan layanan penyeberangan yang lebih aman, tertib, modern, dan berstandar internasional.

Selain Bakauheni, program ini juga diberlakukan di Pelabuhan Merak, Ketapang, Gilimanuk, Kayangan, dan Lembar. Kebijakan tersebut merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 91 Tahun 2021 tentang Zonasi Kawasan Pelabuhan Penyeberangan, serta standar keamanan internasional International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code.

Direktur Operasional dan Transformasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Rio Lasse, mengatakan sterilisasi pelabuhan merupakan bagian dari transformasi menyeluruh dalam tata kelola operasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin memastikan setiap orang, kendaraan, dan aktivitas di kawasan pelabuhan dapat teridentifikasi, terverifikasi, dan termonitor dengan baik. Dukungan teknologi Face Recognition (FR), sistem registrasi digital, One Gate System, serta pengendalian akses berbasis zonasi akan memperkuat keamanan objek vital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Rio.

Menurutnya, pelabuhan yang tertib akan menghadirkan operasional yang lebih aman, efisien, dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna jasa.

Dalam penerapannya, kawasan pelabuhan dibagi menjadi tiga zona. Zona 3 merupakan area vital yang hanya dapat diakses petugas berwenang. Zona 2 diperuntukkan bagi penumpang dan kendaraan yang telah memiliki tiket, sedangkan Zona 1 menjadi area terbuka yang mencakup fasilitas umum dan kawasan komersial.

Melalui sistem tersebut, ASDP menargetkan pengawasan aktivitas di pelabuhan menjadi lebih optimal sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan, kriminalitas, penyelundupan, serta meningkatkan akurasi data manifest penumpang.

Di Pelabuhan Merak dan Bakauheni, ASDP bersama regulator, aparat keamanan, operator kapal, dan pemerintah daerah telah memperkuat patroli gabungan, penataan kawasan, pemasangan rambu, pengaturan jalur kendaraan, pendataan akses berbasis Face Recognition, hingga penguatan sistem pengawasan melalui CCTV.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, menegaskan sterilisasi pelabuhan mengedepankan pendekatan kolaboratif dan humanis.

“Sterilisasi bukan untuk membatasi aktivitas masyarakat, melainkan membangun budaya baru yang mengedepankan keselamatan, keamanan, kedisiplinan, dan pelayanan prima,” katanya.

Ia menjelaskan, penataan kawasan dilakukan bersama pemerintah daerah agar masyarakat yang selama ini mencari nafkah di kawasan pelabuhan tetap memiliki ruang usaha yang tertata di Zona 1.

Sementara itu, pengamat transportasi Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno, menilai sterilisasi pelabuhan merupakan langkah penting dalam modernisasi transportasi laut nasional. Namun, ia mengingatkan agar implementasinya tetap memperhatikan aspek sosial ekonomi masyarakat, terutama pedagang asongan, porter tidak resmi, dan ojek pangkalan.

Menurut Djoko, keberhasilan program juga bergantung pada kesiapan infrastruktur pendukung, seperti sistem e-ticketing, autofeed gate, jaringan teknologi informasi, kapasitas parkir, hingga pengaturan arus kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan.

Dengan dimulainya soft launching ini, ASDP optimistis sterilisasi pelabuhan akan menjadi fondasi terciptanya layanan penyeberangan nasional yang lebih aman, efisien, adaptif terhadap teknologi, dan semakin dipercaya masyarakat. (*/Ism)

Berita Terkait

Pencuri Kabel Listrik Desa Junjangan Parit 9 kec Batang Tuaka Belum Terungkap Walau Sudah di Laporkan ke Polres Inhil
Sisir 20 Titik KDKMP di Majalengka, Tim Mabes TNI Temukan Sejumlah Kendala Logistik dan SDM
Perkuat Penanganan Pasca Insiden KMP Batumandi, ASDP Pastikan
Polres Tulungagung Bongkar Sejumlah Kasus Curanmor, Dari Pelaku ODGJ hingga Korban Berani Lawan Pencuri
KMP Batumandi Terbakar di Perairan Merak, ASDP Pastikan Seluruh Penumpang Dievakuasi
Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu 135,47 Gram di Tempuling, Dua Pria Diamankan
Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Inhil Gelar Donor Darah untuk Bantu Masyarakat
Tingkatkan Kapasitas Aparatur Desa, Kecamatan Sumbergempol Gelar Sosialisasi Pengelolaan Media Sosial dan Publikasi Digital

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:28 WIB

TNI dan ADF melaksanakan Latgabma Keris Woomera di Situbondo

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Belum Kantongi Izin Lengkap, Operasional CV JPN dan Dugaan Bau CV JPN Disorot Pemda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Dari Siaga Menjadi Aksi, ERT dan Satgas Karhutla PT.SPR Bergerak Tangani Kebakaran Hutan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Ditanya Soal Pengawasan ISP di Sungai Udang, Kadis Kominfo Merangin Enggan Sebut Nama Kabid

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:49 WIB

“Menabrak UU dan Yurisprudensi MK, Pelolosan Jaya S. Monong di Pilkada Gunung Mas 2018 Resmi Dilaporkan ke APH”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:54 WIB

Apel Pagi Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi, Kesiapan Personel Jadi Kunci Tuntaskan Sasaran Pembangunan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:46 WIB

Letda Inf Trisna Benni Atmaja Pimpin Apel, Tegaskan Kesiapan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi

Berita Terbaru