Jangan Coba-Coba Narkoba! Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Perkuat Kesadaran Warga Pakpak Bharat

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:55 WIB

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAKPAK BHARAT, Nasionaldetik.com

– Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0206/Dairi tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat ketahanan masyarakat melalui kegiatan nonfisik. Salah satunya dengan menggelar penyuluhan bahaya narkoba di Poskotis TMMD, Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Polres Pakpak Bharat, Iptu Chandra Bonaparty Sipahutar, S.H., serta diikuti perangkat desa, tokoh adat, dan masyarakat Desa Kuta Tinggi serta Desa Sibongkaras. Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga mengenai ancaman penyalahgunaan narkoba sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mencegah peredarannya di lingkungan masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, Iptu Chandra menjelaskan berbagai jenis narkoba, modus peredarannya, dampak negatif terhadap kesehatan dan kehidupan sosial, hingga konsekuensi hukum bagi pelaku penyalahgunaan narkoba. Ia mengingatkan bahwa narkoba dapat mengancam siapa saja tanpa memandang usia maupun latar belakang, sehingga kewaspadaan dan kepedulian bersama menjadi kunci pencegahan. “Jangan pernah coba-coba narkoba. Sekali mencoba, dampaknya bisa merusak masa depan. Melalui penyuluhan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami bahayanya dan mengetahui cara mencegah penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi, Letkol Arm Denni Andika Wardana, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa pembangunan desa tidak cukup hanya melalui perbaikan jalan dan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan penguatan karakter serta kesadaran masyarakat terhadap ancaman sosial. Menurutnya, penyuluhan bahaya narkoba merupakan langkah penting untuk membangun lingkungan yang sehat, aman, dan produktif. Kehadiran narasumber dari kepolisian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang tepat kepada warga sekaligus memperkuat sinergi TNI, Polri, pemerintah desa, tokoh adat, dan masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi berharap masyarakat Desa Kuta Tinggi dan Desa Sibongkaras semakin peduli terhadap bahaya narkoba serta berani mengambil peran dalam melindungi keluarga dan lingkungan sekitarnya. Upaya ini sejalan dengan semangat TMMD ke-130 bertema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai bagian penting dari kemajuan desa. Dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, diharapkan terwujud masyarakat yang lebih tangguh, sehat, dan terbebas dari ancaman narkoba.

Sumber: Pendim 0206

(Nur Kennan Tarigan)

Berita Terkait

Usai Menjaga Kedamaian di Kongo, Prajurit Yonif 412 Kostrad Pulang Membawa Kehormatan
Biasanya Pegang Senjata, Kini Pegang Batu Bata, Inilah TNI Rasa Tukang dalam TMMD ke-130 Kodim 0818 Kabupaten Malang
TMMD ke-130 Kodim 0818 Malang-Batu, Rabat Beton Jalan Kampung Desa Taji Kecamatan Jabung Kabupaten Malang Dukung Kelancaran Aktivitas Warga.
TMMD ke-130 Kodim 0818/Kabupaten Malang, BPBD Edukasi Siswa SDN 2 Taji tentang Kesiapsiagaan Bencana
PERJUANGAN DI BALIK ASPAL, SATGAS TMMD KE-130 HADIRKAN JALAN HOTMIX UNTUK KEMUDAHAN WARGA
Perkuat Gotong Royong, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0818/Kabupaten Malang Bersama Warga Lanjutkan Pembuatan Tugu Prasasti di Desa Taji
Wujudkan Hunian Layak, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0818/Kabupaten Malang Gotong Royong Angkut Batu Hebel untuk RTLH Milik Bapak Khodir
500 METER ASPAL, SEJUTA HARAPAN! TMMD KE-130 KODIM 0818/MALANG-BATU HADIRKAN JALAN LEBIH MULUS UNTUK RAKYAT

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

8 SURAT KE 8 INSTANSI NEGARA DINYATAKAN SAMPAI, PH RIKI AGASI: BUKTI PERJUANGAN RAKYAT KECIL MENCARI KEADILAN SAMPAI ISTANA Medan, 31 Oktober 2026 – Menindaklanjuti 8 surat resmi yang telah dikirimkan sebelumnya ke 8 instansi negara tertinggi, Penasehat Hukum RIKI AGASI, Datuk Nikmat Gea, S.H., menyampaikan bahwa kedelapan surat tersebut telah dinyatakan SAMPAI (DELIVERED) semua berdasarkan sistem pelacakan resmi Pos Indonesia. “Alhamdulillah, perjuangan klien kami dari Medan tidak sia-sia. Delapan surat kami kirim, delapan-delapannya sampai. Tidak ada yang kembali, tidak ada yang gagal. Ini bukti kami serius mencari keadilan sampai ke Istana,” ujar Datuk Nikmat Gea, S.H., di Medan, Sabtu (31/10). Adapun 8 bukti pengiriman tersebut berdasarkan data resmi Pos Indonesia per 30 Oktober 2026: 1. KAPOLDA SUMUT – DELIVERED 28 Okt 2026 2. KOMNAS HAM RI – DELIVERED 29 Okt 2026 3. KETUA MAHKAMAH AGUNG RI – DELIVERED 29 Okt 2026 4. PRESIDEN RI – DELIVERED 29 Okt 2026 5. KPAI – DELIVERED 29 Okt 2026 6. KOMISI III DPR RI – DELIVERED 29 Okt 2026 7. KAPOLRI – DELIVERED 30 Okt 2026 8. OMBUDSMAN RI – DELIVERED 30 Okt 2026 Seluruh surat tercatat diterima oleh Bagian Persuratan / Mailroom / Piket Resmi masing-masing instansi. Datuk Nikmat Gea menegaskan, dengan sampainya 8 surat tersebut, maka secara resmi Presiden RI, Kapolri, Ketua MA, Komisi III DPR, Komnas HAM, Ombudsman, Kapolda Sumut, dan KPAI telah mengetahui fakta bahwa kliennya Riki Agasi telah MENANG Praperadilan No.62/Pid.Pra/2024/PN.Mdn tanggal 19 November 2024, namun putusan tersebut belum dilaksanakan sepenuhnya. “Putusan Praperadilan jelas, penetapan tersangka TIDAK SAH, penahanan 44 hari TIDAK SAH, pemulihan hak, harkat dan martabat harus dilaksanakan. Tapi sampai hari ini motor klien kami masih dikuasai terduga pelaku, dan tidak ada proses hukum terhadap pelaku pemukulan terhadap klien kami yang sedang bersama 2 anak di bawah umur sepulang Sholat Jumat tanggal 5 Januari 2024 lalu,” tegasnya di Medan. Dengan telah diterimanya surat di 8 instansi, pihak keluarga kembali menegaskan 4 tuntutan utama yang sebelumnya telah disampaikan. Namun di akhir, PH kembali memohon dengan kerendahan hati. “Pada akhirnya, setelah kami mengetuk 8 pintu keadilan dari Medan, keluarga dengan kerendahan hati memohon perlindungan hukum dan keadilan kepada Bapak Presiden RI Prabowo Subianto. Kami rakyat kecil dari Medan, hanya ingin hak kami dikembalikan sesuai putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum,” tutup Datuk Nikmat Gea, S.H. CATATAN REDAKSI: Seluruh data tersebut berdasarkan sistem tracking resmi PT Pos Indonesia (Persero) yang dapat diverifikasi publik. Red..

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Usai Menjaga Kedamaian di Kongo, Prajurit Yonif 412 Kostrad Pulang Membawa Kehormatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Biasanya Pegang Senjata, Kini Pegang Batu Bata, Inilah TNI Rasa Tukang dalam TMMD ke-130 Kodim 0818 Kabupaten Malang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:05 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0818 Malang-Batu, Rabat Beton Jalan Kampung Desa Taji Kecamatan Jabung Kabupaten Malang Dukung Kelancaran Aktivitas Warga.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:56 WIB

PERJUANGAN DI BALIK ASPAL, SATGAS TMMD KE-130 HADIRKAN JALAN HOTMIX UNTUK KEMUDAHAN WARGA

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Perkuat Gotong Royong, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0818/Kabupaten Malang Bersama Warga Lanjutkan Pembuatan Tugu Prasasti di Desa Taji

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Wujudkan Hunian Layak, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0818/Kabupaten Malang Gotong Royong Angkut Batu Hebel untuk RTLH Milik Bapak Khodir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:43 WIB

500 METER ASPAL, SEJUTA HARAPAN! TMMD KE-130 KODIM 0818/MALANG-BATU HADIRKAN JALAN LEBIH MULUS UNTUK RAKYAT

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Biasanya Pegang Senjata, Kini Pegang Batu Bata, Inilah TNI Rasa Tukang dalam TMMD ke-130 Kodim 0818 Kabupaten Malang

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

8 SURAT KE 8 INSTANSI NEGARA DINYATAKAN SAMPAI, PH RIKI AGASI: BUKTI PERJUANGAN RAKYAT KECIL MENCARI KEADILAN SAMPAI ISTANA Medan, 31 Oktober 2026 – Menindaklanjuti 8 surat resmi yang telah dikirimkan sebelumnya ke 8 instansi negara tertinggi, Penasehat Hukum RIKI AGASI, Datuk Nikmat Gea, S.H., menyampaikan bahwa kedelapan surat tersebut telah dinyatakan SAMPAI (DELIVERED) semua berdasarkan sistem pelacakan resmi Pos Indonesia. “Alhamdulillah, perjuangan klien kami dari Medan tidak sia-sia. Delapan surat kami kirim, delapan-delapannya sampai. Tidak ada yang kembali, tidak ada yang gagal. Ini bukti kami serius mencari keadilan sampai ke Istana,” ujar Datuk Nikmat Gea, S.H., di Medan, Sabtu (31/10). Adapun 8 bukti pengiriman tersebut berdasarkan data resmi Pos Indonesia per 30 Oktober 2026: 1. KAPOLDA SUMUT – DELIVERED 28 Okt 2026 2. KOMNAS HAM RI – DELIVERED 29 Okt 2026 3. KETUA MAHKAMAH AGUNG RI – DELIVERED 29 Okt 2026 4. PRESIDEN RI – DELIVERED 29 Okt 2026 5. KPAI – DELIVERED 29 Okt 2026 6. KOMISI III DPR RI – DELIVERED 29 Okt 2026 7. KAPOLRI – DELIVERED 30 Okt 2026 8. OMBUDSMAN RI – DELIVERED 30 Okt 2026 Seluruh surat tercatat diterima oleh Bagian Persuratan / Mailroom / Piket Resmi masing-masing instansi. Datuk Nikmat Gea menegaskan, dengan sampainya 8 surat tersebut, maka secara resmi Presiden RI, Kapolri, Ketua MA, Komisi III DPR, Komnas HAM, Ombudsman, Kapolda Sumut, dan KPAI telah mengetahui fakta bahwa kliennya Riki Agasi telah MENANG Praperadilan No.62/Pid.Pra/2024/PN.Mdn tanggal 19 November 2024, namun putusan tersebut belum dilaksanakan sepenuhnya. “Putusan Praperadilan jelas, penetapan tersangka TIDAK SAH, penahanan 44 hari TIDAK SAH, pemulihan hak, harkat dan martabat harus dilaksanakan. Tapi sampai hari ini motor klien kami masih dikuasai terduga pelaku, dan tidak ada proses hukum terhadap pelaku pemukulan terhadap klien kami yang sedang bersama 2 anak di bawah umur sepulang Sholat Jumat tanggal 5 Januari 2024 lalu,” tegasnya di Medan. Dengan telah diterimanya surat di 8 instansi, pihak keluarga kembali menegaskan 4 tuntutan utama yang sebelumnya telah disampaikan. Namun di akhir, PH kembali memohon dengan kerendahan hati. “Pada akhirnya, setelah kami mengetuk 8 pintu keadilan dari Medan, keluarga dengan kerendahan hati memohon perlindungan hukum dan keadilan kepada Bapak Presiden RI Prabowo Subianto. Kami rakyat kecil dari Medan, hanya ingin hak kami dikembalikan sesuai putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum,” tutup Datuk Nikmat Gea, S.H. CATATAN REDAKSI: Seluruh data tersebut berdasarkan sistem tracking resmi PT Pos Indonesia (Persero) yang dapat diverifikasi publik. Red..

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:37 WIB