Ketua PCNU Batang Hari Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Ummul Masakin

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:26 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

**BATANG HARI** — Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang Hari ustadz Andri S.P menghadiri kegiatan peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Ummul Masakin. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara ulama, pengasuh pondok pesantren, para santri, serta masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” kata ustadz

 

Lanjutnya ustadz Andri S.P ,” Peringatan Hari Santri Nasional merupakan bentuk penghargaan terhadap perjuangan dan kontribusi para santri serta ulama dalam merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia. Santri memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah bangsa, khususnya dalam menjaga nilai-nilai agama, menanamkan akhlak mulia, serta memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kehadiran Ketua PCNU Batang Hari di Pondok Pesantren Ummul Masakin juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan antara Nahdlatul Ulama dan dunia pesantren. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap kehidupan sosial kemasyarakatan.

 

Dalam momentum Hari Santri Nasional ini, semangat perjuangan para santri diharapkan terus tumbuh dan berkembang di tengah berbagai tantangan zaman. Santri masa kini dituntut untuk mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan tradisi keilmuan Islam, nilai-nilai pesantren, serta akhlakul karimah yang menjadi ciri khas pendidikan pesantren.

 

Selain itu, peringatan Hari Santri menjadi pengingat bahwa perjuangan santri tidak berhenti pada masa kemerdekaan. Saat ini, santri memiliki tanggung jawab untuk mengambil bagian dalam pembangunan bangsa melalui pendidikan, dakwah, kegiatan sosial, penguatan moral, serta berbagai kontribusi positif bagi masyarakat. Dengan bekal ilmu dan akhlak, santri diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

 

Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan juga terus berkomitmen menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah, merawat tradisi keilmuan ulama, serta memperkuat nilai-nilai toleransi, moderasi beragama, dan persaudaraan. Sinergi antara PCNU, pondok pesantren, dan seluruh elemen masyarakat menjadi penting dalam menciptakan kehidupan yang harmonis, damai, dan berkemajuan.

 

Melalui peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Ummul Masakin, diharapkan semangat kebersamaan dan pengabdian para santri semakin kuat. Momentum ini juga menjadi kesempatan untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah, serta meneruskan perjuangan para ulama terdahulu.

 

Kehadiran Ketua PCNU Batang Hari di tengah lingkungan pesantren menjadi bagian dari semangat membangun komunikasi, mempererat persaudaraan, dan mendukung keberlangsungan pendidikan pesantren sebagai salah satu pilar penting dalam mencetak generasi bangsa yang religius, berilmu, dan berakhlak mulia.

 

**Hari Santri Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan perjuangan, meneladani keikhlasan para ulama, serta memperkuat peran santri dalam menjawab tantangan masa depan.**

 

Dengan semangat Hari Santri, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus memberikan dukungan terhadap pendidikan pesantren dan perjuangan para santri dalam mengabdi kepada agama, bangsa, dan negara.

 

**Santri Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.**

 

*Selamat Hari Santri Nasional. Jihad Santri, Jayakan Negeri!*

Berita Terkait

Desa Sungai Langka Dicanangkan sebagai Desa Tapis, Perkuat Pemberdayaan Keluarga dan Perempuan
DPP FOKAL Resmi Lantik DPD FOKAL Kota Metro, Pagi Untoro Dipercaya Pimpin Periode 2026–2031
Ketua DPD PWRI Lampung Desak KPK–PPATK Telusuri Aliran Dana Ajudan Sekda Tanggamus: Iuran Jutaan Rupiah, Dasar Hukumnya di Mana?
Diduga Perintah Sekda Tanggamus Ajudan Tarik Iuran Wajib Kesemua Mengalir , Bukti Transfer DANA Terkuak: Gotong Royong atau Pungutan Berkedok Kegiatan?
Polsek Kemuning Gelar KRYD Gabungan, Antisipasi Peredaran Narkoba
PCNU Kota Jambi Gelar Apel Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Al Jauharen Seberang*
Hari Santri 2026, FOKSI DIY: Santri Harus Menjadi Kekuatan Intelektual, Penggerak Ekonomi, dan Penjaga Persatuan Bangsa
ASDP Percepat Penanganan Pasca Tenggelamnya KMP Batumandi, Tim Salvage Disiapkan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:33 WIB

Jalan Baru Mulai Terbuka, Satgas TMMD ke-130 Kodim Dairi Percepat Pembangunan di Sibongkaras

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0206/Dairi Terus Buka Akses Jalan Sibongkaras

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:13 WIB

30 Tahun Berjuang Membesarkan Anak, Rumah Temsi Berutu Kini Dibenahi Satgas TMMD ke-130

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:29 WIB

**Harapan Baru Mulai Terbentang, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Wujudkan Impian Rumah Layak bagi Tukirin**

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:18 WIB

**Semangat Pak Gusti di Usia 66 Tahun, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB Tanah Harapan Lewat Hanpang**

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:01 WIB

*Warga Serahkan Trenggiling Hidup kepada Satgas Yonarmed 19/Bogani, Bukti Keberhasilan Pembinaan Masyarakat Perbatasan*

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Tim Cobra Polres Karo, Amankan 4 Pelaku Pencurian Peralatan Kedai Kopi, Kerugian 30 Juta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Polsek Tigapanah Bersama Tim Gabungan Gelar Patroli Terpadu Antisipasi Karhutla di Kecamatan Merek

Berita Terbaru