PNIB : Terima Kasih Kepada Kapolri Baru, Pelaku Intoleransi Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Jadi Tersangka, Saatnya Indonesia Tanpa Intoleransi Terorisme Khilafah

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:35 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang, 15 Oktober 2026, Nasionaletik. Com-  Polisi telah menetapkan Aji Cahyono Putra sebagai tersangka dalam kasus pembubaran ibadah di Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten. Aji merupakan pria yang membawa golok dan memaksa ibadah tersebut berhenti.

Sebelumnya peristiwa tersebut viral di media dan berujung permintaan maaf dari pelaku. Namun pihak berwenang tetap memeriksanya dan menetapkannya sebagai tersangka pengancaman.

Ketua Umum PNIB, AR Waluyo Wasis Nugroho atau yang akrab disapa Gus Wal mengapresisi langkah tegas Polri dalam menindak aksi intoleransi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi intoleransi sudah termasuk pelanggaran hukum, apalagi ada pengancaman dengan golok. Pelaku sudah ada bibit radikalisme Terorisme Anarkisme dan apabila dibiarkan bisa menjadi pelaku teroris. Ini bukan asal tuduh, bahwa pelaku terorisme selalu berawal dari aksi Intoleransi, radikalisme dan anarkisme yang selama inidibiarkan” kata Gus Wal.

Menurut Gus Wal, kehadiran Kapolri baru Jendral Suyudi Ario Seto diharapkan lebih responsif menindak aksi-aksi pelaku pemecah belah kerukunan hidup beragama.

“Kapolri baru dengan slogan “Polisi bersama Masyarakat” kami harap sejalan dengan implementasi di lapangan. Warga jangan pernah takut intimidasi karena, medsos selalu berpihak pada oknum intoleran. Dan aparat segera menindak tanpa harus ada yang melaporkan karena pengancaman sudah masuk delik umum” lanjut Gus Wal.

Di sisi lain PNIB terus mendorong pemerintah untuk segera menetapkan Hari Toleransi Nasional di 16 November. Menurut Gus Wal dengan adanya penetapan tersebut menjadi wujud negara hadir melawan aksi intoleransi.

“Penetapan 16 November sebagai hari Toleransi Nasional itu bagi kami harga mati. Menjadi penegasan bahwa siapapun yang mendukung Hari Toleransi Nasional pasti menolak aksi-aksi intoleransi dimanapun” jelasnya.

Gus Wal bersama PNIB menjadi salah satu ormas yang konsisten bergerak di jalur aksi toleransi keberagaman. Tidak hanya dengan berbagai statemen di media, aksi kirab merah putih dan bhaksos air bersih menunjukkan bahwa masyarakat harus diberi bukti nyata, bukan hanya janji.

“Toleransi ibarat lem perekat yang menyatukan pluralisme yang ada di Indonesia. Tanpa itu negara kita sudah terpecah belah sejak dulu. dan nilai toleransi itu yang selalu kita gaungkan tidak hanya bicara tapi berujud aksi nyata” imbuhnya.

“Disaat ormas lain sibuk mendukung sana sini, menjilat kepentingan untuk jabatan, kami tidak iri karena PNIB fokus perjuangan di garis akar rumput. Tanpa imbalan apalagi penghargaan karena bagi kami masyarakat yang kesusahan rentan terprovokasi. Tugas kami memprovokasi masyarakat di jalan kebangsaan dan menolak diam saat ditindas intoleransi, saatnya Indonesia Setara, Indonesia Tanpa Koma, Indonesia Tanpa Intoleransi, Terorisme Khilafah Radikalisme Anarkisme Premanisme” pungkas Gus Wal

Penulis : Tim PNIB

Berita Terkait

Motor Sewaan Tak Kunjung Kembali, Pemilik Warkop di Ngantru Berujung Jadi Tersangka
Klien Jadi Tantangan Terberat, Banyak Baru Pilih Kuasa Hukum Saat Terjebak
MD KAHMI KABUPATEN TEGAL GERAKAN BERBAGI AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT
Berbagi di Jumat Berkah Kejari Inhil Melangkah Lebih dari Sekedar Penegak Hukum
Wabup Najib Hamas Sebut Program PLN Peduli Bukti Kepedulian terhadap Dunia Pendidikan
Korupsi Dana Desa, Kejari Pesawaran Tahan Kepala Desa Durian
Kemensetneg Tinjau KDKMP Wai Sari, Dorong Penguatan Ekonomi Desa
Politik Algoritmik 2029, Mampukah Literasi Digital Menyelamatkan Suara Kita? 

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:19 WIB

Mata Tukirin Berkaca-kaca, Saat Satgas TMMD ke 130 Kodim 0209/LB Bantu Kepengurusan KK/KTP di Disdukcapil Labusel

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Juhar Ginting, Progres Capai 20 Persen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:49 WIB

TMMD ke-130 Pasang Tandon Air, Warga Aek Batu Dukung Sumur Bor

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Satgas TMMD ke-130 Bantu Bedah Rumah Dorima, Wujud Kepedulian TNI di Aek Batu.

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Operasi Gabungan Satgas TNI Berhasil Temukan Senjata Caracal dan 17 Butir Amunisi di Wilayah Ayata Kabupaten Maybrat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pos Naikere Satgas Yonif 147/KGJ Bersama Pemerintah Distrik Naikere Gelar Sosialisasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Terlihat Kepedulian TNI Kepada Rumah Ibadah Gereja GKPI Cikampak, Pembangunan Hampir Rampung.

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Jemaat Gereja GKPI Cikampak Bersyukur MCK di Cat oleh Satgas TMMD 130 Kodim 0209/Labuhanbatu

Berita Terbaru