Nasionaldetik.com,—-14 Oktober 2026 DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi melalui jajaran pengawas dan tim investigasi lapangan menyoroti dugaan ketidak sesuaian pelaksanaan proyek peningkatan jalan di Pilar Sukatani Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Dikerjakan oleh pihak CV Dinara putri mandiri.
Dalam pemantauan yang dilakukan langsung ke lokasi, tim IWO Indonesia Kabupaten Bekasi menemukan adanya indikasi kuat bahwa pelaksanaan pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Afifudin, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi yang akrab disapa Bang Opik, menyampaikan pernyataannya:
“Kami turun langsung ke lokasi untuk memastikan pembangunan berjalan sebagaimana mestinya. Hasil pantauan di lapangan menunjukkan dugaan serius bahwa material yang digunakan, Lapisan Pondasi Bawah (LPB), ketebalan lapisan, serta kualitas pengerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam dokumen RAB. Hal ini sangat kami sayangkan, mengingat anggaran yang digunakan bersimber dari APBD tahun 2026 bernilai 2 miliar lebih adalah uang rakyat yang harus dipertanggung jawabkan dengan sebaik-baiknya.”
Hal-hal yang disoroti antara lain:
-Tidak ada bescose lapisan pondasi bawah.
– Ketebalan lapisan perkerasan yang diduga tidak memenuhi standar yang ditetapkan dalam RAB.
– Kualitas material yang digunakan dinilai di bawah spesifikasi yang disepakati.
– Pengerjaan yang dinilai kurang rapi dan berisiko memperpendek umur layanan jalan.
Tuntutan IWO Indonesia Kabupaten Bekasi:
1. Meminta Dinas terkait dan pihak pelaksana proyek untuk segera melakukan pengecekan ulang secara transparan di lokasi.
2. Meminta penjelasan resmi mengenai alasan adanya dugaan penyimpangan dari spesifikasi teknis dan RAB.
3. Jika terbukti ada pelanggaran, segera dilakukan perbaikan sesuai spesifikasi tanpa beban biaya tambahan.
4. Meminta aparat penegak hukum dan pengawasan internal untuk menindak lanjuti jika ditemukan unsur kerugian keuangan negara.
IWO Indonesia Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus mengawal setiap pembangunan di wilayah Kabupaten Bekasi agar berjalan transparan, akuntabel, dan bermanfaat nyata bagi masyarakat. Kami juga membuka ruang bagi pihak terkait untuk memberikan penjelasan atau klarifikasi terkait hal ini.
(Pran’s IWO-I)

























