DPW Gerakan Kawan Hadiri Desiminasi Ketahanan Sosial Budaya Kesbangpol Banten TA 2026

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:38 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 14 Oktober 2026 Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Kawan (GK) Provinsi Banten menghadiri acara forum dialog dan diskusi Desiminasi Ketahanan Sosial dan Budaya provinsi Banten TA. 2026 di pendopo Pompes Sulaimaniyah Putri Kp. Gomok kota Serang, Selasa (13/10/2026 forum dialog dan diskusi Desiminasi Ketahanan Sosial dan Budaya provinsi Banten TA. 2026 di pendopo Pompes Sulaimaniyah Putri Kp. Gomok kota Serang, Selasa (13/10/2026).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten melalui Kabid. Ketahanan Sosial dan Ekonomi, Drs. H. Taufikurohman, M. Si, dalam sambutan sekaligus paparannya menyampaikan,
Banten memiliki budaya dan kearifan lokal yang luar biasa, untuk itu peran para seniman dan budayawan serta sanggar seni dan budaya sangat strategis dalam mempertahankan dan membangun budaya dan kearifan lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemateri dalam forum ini diantaranya adalah tokoh masyarakat penggiat seni budaya Banten, H. Ahmad Subadri, pengamat dan penggiat budaya lokal Banten dan mantan anggota DPD-RI dua priode dengan materi Peran penggiat budaya dalam memperkokoh ketahanan sosial dan budaya masyarakat.

Kemudian, tokoh budayawan pengamat dan penggiat seni budaya Banten, yakni Nunung Abudurrosyid Siddiq atau yang akrab dipanggil Kang Ocid, dengan Materi Ekosistem Budaya Ketahanan Sosial.

Dalam materinya, kang Ocit menyampaikan sosial budaya adalah bagian yang tak terpisahkan dari Natural dan Kultural, yang merupakan bagian dari alam semesta yang diciptakan sang pencipta.

“Manusia mengolahnya Budaya membentuknya,” ujarnya.

Kebiasaan yang dilakukan oleh manusia secara berulang, bersama-sama dan turun menurun menjadi sebuah tradisi dan budaya, dan budaya membentuknya.

Menurutnya, seni bukanlah suatu budaya, namun seni adalah bagian dari budaya.

Budaya diantaranya harus mempunyai atau memiliki nilai arti/ makna, simbol dan fungsi sosial, punya nilai warisan atau turun temurun yang ada di masyarakat. Budaya cara manusia mengolah alam, yang Natur menjadi Kultur.

Di akhir, Kang Ocit menegaskan kepada Pemprov Banten, agar momentum atau kegiatan seperti ini jangan cuma berhenti sebagai acara seremonial.

Dia menilai, dalam hal ini, anggaran telah disediakan pemerintah, untuk itu, dia mengharapkan harus ada tindak-lanjut dan perhatian terhadap seni budaya dan tradisi ke arifan lokal, termasuk kepada para seniman, budayawan dan para penggiat seni budaya, dalam rangka menjaga dan melestarikan seni dan budaya lokal.

Sementara itu, salah satu tokoh Nasional asal Banten, H. Ahmad Subadri dalam paparanya dengan tegas mengajak bagaimana agar Banten bisa lebih maju lagi tanpa harus ada yang tergerus budaya dan kearifan lokalnya.

Menurutnya, kegiatan Dediminasi ini sebelumnya harus dilakukan pengujian, analisa-analisa dan pendataan perspektif dulu, hasilnya baru di sebarluaskan.

Dia juga mengajak masyarakat Banten untuk mempertahankan ketahanan sosial budaya, Agar Indonesia lebih kuat dan maju.

“Budaya kalau tidak dipertahannya bisa repot juga. Jangan mudah menerima informasi yang tidak benar. Budaya yang tidak patut jangan dipatutkan.” Pungkasnya tegas.

Pengurus DPW yang hadir dalam forum ini adalah Asep Saeful Husna Ketua Harian, Sekretaris, Agung Putro Suhendro, Jajrah Ketua III dan Ibnu PS Megananda Kabid Seni dan Budaya, sekaligus budayawan Banten.

Dalam kesempatan tersebut, pada sesi dialog, Ibnu PS Megananda menyampaikan keprihatinannya terhadap tergerusnya kearifan budaya bahasa lokal saat ini.

Menurutnya, budaya sudah ada sejak manusia dilahirkan.

Terkait penggunaan budaya bahasa lokal, Ibnu menegaskan, saat ini masih banyak terdapat anak-anak para generasi muda yang tidak lagi menggunakan kearifan budaya bahasa lokal yang adalah merupakan bahasa ibu nyaris tidak lagi banyak digunakan oleh anak-anak dalam pergaulan.

Untuk itu, dirinya mengajak pemerintah daerah, tokoh masyarakat, para penggiat seni dan budaya agar melakukan Desiminasi kepada masyarakat luar terutama kepada para orang tua agar membudayakan kearifan budaya bahasa lokal yang dimulai sejak dini dari lingkungan keluarga.

Para peserta yang hadir mengikuti forum ini juga berasal dari beberapa perwakilan organisasi dan komunitas budayawan, seniman dan penggiat seni budaya yang ada di provinsi Banten.

(Suprani)

Berita Terkait

IWO-I Soroti Proyek Peningkatan Jalan Pilar- Sukatani, Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis dan RAB
Kodam I/BB : Progres Pembangunan Jembatan Gantung di Sipenggeng Capai 27,5 Persen
Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Juhar Ginting, Progres Capai 11 Persen
Kodim 0205/TK Progres Pembangunan Jembatan Beton Tahap VII A dan VII B di Desa Pernantin Capai 20 Persen
“Tak Berhenti di Seremoni, Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Cek Langsung Sasaran Pembangunan”
Usai Pembukaan TMMD ke-130, Dansatgas Kodim 0206/Dairi Langsung Turun ke Sasaran Bersama Forkopimda
Membangun dari Pelosok, TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi, Perkuat Semangat Kebersamaan di Pakpak Bharat
Kodim 0206/Dairi dan Pemkab Pakpak Bharat Bersinergi Percepat Pembangunan Pedesaan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 02:25 WIB

Kepala Rutan Kabanjahe Koordinasi Dengan Disnaker Koperasi dan UKM Kabupaten Karo, Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Peduli Keselamatan Pelajar, Polsek Tigabinanga Timbun Bahu Jalan di SMP Swasta Asisi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Polres Karo Bersama BNNK Gerebek Dua Lokasi Diduga Terkait Narkoba, 10 Orang Diamankan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Rumah Warga di Desa Rimokayu Terbakar, Polsek Tiganderket Lakukan Penyelidikan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Tingkatkan Pelayanan Publik, Kejari Karo Gelar Apel Pagi dan Perkuat Soliditas Antarbidang

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Polres Karo Imbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas demi Keselamatan Bersama

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Cegah Stunting dan Tingkatkan Pengetahuan Pertanian, Polsek Juhar Hadiri Sosialisasi di Desa Juhar Ginting Sadanioga

Berita Terbaru