AKSI JILID II! FROM MAHASISWA MADURA GEMPUR BEA CUKAI, LANJUTKAN DESAKAN KE BEA dan CUKAI PUSAT: BONGKAR DUGAAN PERMAINAN PITA CUKAI DI MADURA

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:44 WIB

5033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— 08 Oktober 2026 FROM Mahasiswa Madura kembali turun ke jalan dalam aksi jilid II. Kami datang bukan untuk meminta basa-basi, bukan untuk menerima jawaban normatif, dan bukan untuk membiarkan dugaan permainan pita cukai berhenti sebagai isu di jalanan.

From Mahasiswa Madura mempertanyakan tentang pengawasan Bea Cukai berjalan, bagaimana dugaan persoalan pita cukai bisa muncul dan produk tetap beredar Siapa yang mengawasi Siapa yang memiliki kewenangan? Dan siapa yang berpotensi diuntungkan ini yang menjadi persoalan kami.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami mendesak KPK & Bea Cukai untuk segra bongkar sampai ke akar. Jangan hanya periksa produk dan dokumennya periksa pula sistem pengawasannya, kewenangannya, komunikasinya, dan pihak-pihak yang berada di balik proses tersebut.

Kami juga mendesak H. Fathur Rosi selaku Owner Rokok Cahaya Pro diperiksa secara terbuka untuk mengurai fakta mengenai produksi, penggunaan pita cukai, dan peredaran produknya.

FROM Mahasiswa Madura tidak berhenti di Bea Cukai dan berlanjut ke KPK RI untuk menindaklanjuti persoalan ini. Jika terdapat indikasi suap, gratifikasi, korupsi, atau penyalahgunaan kewenangan, maka KPK harus melakukan pemeriksaan.

Kami tidak ingin negara hanya sibuk mengawasi yang kecil sementara dugaan permainan di balik kewenangan luput dari pemeriksaan.

Kalau memang bersih, buka dan buktikan! Kalau ada pelanggaran, bongkar! Kalau ada permainan kewenangan, seret sampai ke aktor yang paling bertanggung jawab!

TUNTUTAN KAMI

1. Kami meminta KPK RI memeriksa Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Pamekasan atas dugaan permainan pita cukai ilegal/palsu

2. KPK RI segera bentuk tim khusus apabila ditemukan indikasi korupsi, suap, gratifikasi, atau penyalahgunaan kewenangan di lingkungan cukai madura

3. Usut dugaan manipulasi atau ketidaksesuaian pita cukai pada produk PR Cahaya Pro.

4. ⁠copot kepala cukai madura, atas kelalaian pengawasan terhadap rokok ilegal yang banyak beredar di media sosial

5. Kami mendesak Audit total Bea Cukai Madura dan buka hasil pemeriksaannya kepada publik.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Jaga Kebugaran Prajurit, Kodim Boyolali Gelar Garjas Periodik Semester II
Strategi Penataan Pemasyarakatan Jatim: Pemindahan 45 Warga Binaan dan Rencana Sentra Pembinaan Khusus
Uji komitmen ” No viral No Justice ” , Kapolri baru di desak segera tolak upaya banding dan jatuhkan PTDH final kepada Kompol DK .
Cermin Kedewasaan Berdemokrasi: Sinergi Kepolisian dan Pers GWI Dalam Mengawal Akuntabilitas
Kajari Karo Ikuti “Jaksa Sahabat Pendidik”: Perkuat Sinergi Wujudkan Lingkungan Pendidikan Aman dan Kondusif di Sumut
Mengaku Advokat Tapi Buta Hukum Pers: Oknum LBH Ancam Jurnalis dan Tolak Hak Jawab
Komisi 4 DPRD Kabupaten Bekasi Akan Mengundang Kepala SMP NEGERI 1 Cabangbungin Terkait Pemungutan Biaya Seragam Rp 820.000
Viral..! “Hey Tolol, Bego” — IWO Indonesia Kecam Keras Dugaan Penghinaan Kepala DLH Kabupaten Bekasi Terhadap Wartawan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:44 WIB

AKSI JILID II! FROM MAHASISWA MADURA GEMPUR BEA CUKAI, LANJUTKAN DESAKAN KE BEA dan CUKAI PUSAT: BONGKAR DUGAAN PERMAINAN PITA CUKAI DI MADURA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:51 WIB

Jaga Kebugaran Prajurit, Kodim Boyolali Gelar Garjas Periodik Semester II

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Strategi Penataan Pemasyarakatan Jatim: Pemindahan 45 Warga Binaan dan Rencana Sentra Pembinaan Khusus

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Uji komitmen ” No viral No Justice ” , Kapolri baru di desak segera tolak upaya banding dan jatuhkan PTDH final kepada Kompol DK .

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Kajari Karo Ikuti “Jaksa Sahabat Pendidik”: Perkuat Sinergi Wujudkan Lingkungan Pendidikan Aman dan Kondusif di Sumut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Mengaku Advokat Tapi Buta Hukum Pers: Oknum LBH Ancam Jurnalis dan Tolak Hak Jawab

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Komisi 4 DPRD Kabupaten Bekasi Akan Mengundang Kepala SMP NEGERI 1 Cabangbungin Terkait Pemungutan Biaya Seragam Rp 820.000

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Viral..! “Hey Tolol, Bego” — IWO Indonesia Kecam Keras Dugaan Penghinaan Kepala DLH Kabupaten Bekasi Terhadap Wartawan

Berita Terbaru