Viral..! “Hey Tolol, Bego” — IWO Indonesia Kecam Keras Dugaan Penghinaan Kepala DLH Kabupaten Bekasi Terhadap Wartawan

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com,— Video yang memperlihatkan dugaan perlakuan tidak pantas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik viral di media sosial.

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Selasa (6/10/2026) saat wartawan melakukan konfirmasi terkait persoalan sewa alat berat di UPTD TPA Burangkeng.

Dalam rekaman video yang beredar, terdengar ucapan bernada kasar yang ditujukan kepada wartawan, termasuk kalimat:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hei tolol, Bego.”

Ucapan tersebut menuai kecaman karena disampaikan kepada seorang wartawan yang tengah menjalankan fungsi jurnalistik untuk melakukan konfirmasi kepada pejabat publik.

Dalam rekaman tersebut juga terdengar percakapan yang menunjukkan adanya ketegangan antara wartawan dengan Kepala DLH. Jika isi dan konteks rekaman tersebut terbukti sebagaimana yang beredar, tindakan berupa penghinaan, pengusiran maupun perlakuan berbeda terhadap wartawan merupakan persoalan serius yang tidak boleh dianggap sepele.

Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi, Afifudin alias Bang Opik, mengecam keras dugaan tindakan tersebut.

Menurutnya, wartawan datang melakukan konfirmasi bukan untuk mencari keributan, melainkan menjalankan fungsi jurnalistik sekaligus memberikan ruang kepada pejabat yang dikonfirmasi untuk memberikan penjelasan kepada publik.

“Kami mengecam keras! Kalau benar ucapan dalam rekaman tersebut ditujukan kepada wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik, itu merupakan tindakan yang sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang pejabat publik,” tegas Afifudin, Rabu (7/10/2026).

Afifudin menilai, perbedaan pendapat atau ketidaknyamanan terhadap pertanyaan wartawan tidak boleh menjadi alasan untuk mengeluarkan kata-kata yang merendahkan martabat seseorang.

“Kalau seorang pejabat tidak berkenan menjawab pertanyaan, sampaikan dengan baik. Wartawan bisa menerima jika memang ada informasi yang belum dapat diberikan. Tetapi menghina, merendahkan, atau mengusir wartawan karena menjalankan tugas jurnalistik adalah persoalan yang berbeda,” ujarnya.

Ia menegaskan, kerja jurnalistik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Wartawan memiliki fungsi untuk mencari, memperoleh, mengolah, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Karena itu, menurut Afifudin, pejabat publik semestinya memahami bahwa konfirmasi jurnalistik bukan sebuah gangguan, melainkan bagian dari mekanisme kontrol sosial dan pemenuhan hak masyarakat memperoleh informasi.

“Konfirmasi bukan gangguan. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik. Jangan alergi terhadap pertanyaan. Kalau ada tudingan yang tidak benar, bantah dengan data. Kalau ada persoalan yang perlu dijelaskan, berikan penjelasan. Bukan dengan kata-kata kasar,” tegasnya.

IWO Indonesia Kabupaten Bekasi meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi, khususnya pimpinan daerah, tidak menganggap remeh persoalan tersebut.

Afifudin meminta dilakukan klarifikasi secara terbuka dan objektif mengenai peristiwa yang terekam dalam video tersebut.

“Kami meminta Plt. Bupati Bekasi tidak tinggal diam. Klarifikasi harus dilakukan secara objektif. Jangan sampai muncul kesan bahwa pejabat boleh memperlakukan wartawan seenaknya tanpa ada evaluasi,” katanya.

Menurutnya, jika setelah dilakukan pemeriksaan ternyata terdapat pelanggaran terhadap etika maupun ketentuan kedinasan, maka harus ada langkah tegas sesuai aturan yang berlaku.

IWO Indonesia juga meminta agar wartawan yang bersangkutan memperoleh perlindungan dan tidak mengalami intimidasi atau tindakan lanjutan akibat menjalankan tugas jurnalistiknya.

Afifudin menambahkan, kritik dan pertanyaan media merupakan bagian dari konsekuensi jabatan publik.

“Jangan sampai ada pejabat yang merasa kebal kritik hanya karena memiliki jabatan. Justru semakin tinggi jabatan seseorang, semakin besar tanggung jawabnya memberikan contoh dalam berkomunikasi dan menghormati masyarakat maupun insan pers,” tandasnya.

 

Tim Redaksi

Berita Terkait

AKSI JILID II! FROM MAHASISWA MADURA GEMPUR BEA CUKAI, LANJUTKAN DESAKAN KE BEA dan CUKAI PUSAT: BONGKAR DUGAAN PERMAINAN PITA CUKAI DI MADURA
Jaga Kebugaran Prajurit, Kodim Boyolali Gelar Garjas Periodik Semester II
Strategi Penataan Pemasyarakatan Jatim: Pemindahan 45 Warga Binaan dan Rencana Sentra Pembinaan Khusus
Uji komitmen ” No viral No Justice ” , Kapolri baru di desak segera tolak upaya banding dan jatuhkan PTDH final kepada Kompol DK .
Cermin Kedewasaan Berdemokrasi: Sinergi Kepolisian dan Pers GWI Dalam Mengawal Akuntabilitas
Kajari Karo Ikuti “Jaksa Sahabat Pendidik”: Perkuat Sinergi Wujudkan Lingkungan Pendidikan Aman dan Kondusif di Sumut
Mengaku Advokat Tapi Buta Hukum Pers: Oknum LBH Ancam Jurnalis dan Tolak Hak Jawab
Komisi 4 DPRD Kabupaten Bekasi Akan Mengundang Kepala SMP NEGERI 1 Cabangbungin Terkait Pemungutan Biaya Seragam Rp 820.000

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:44 WIB

AKSI JILID II! FROM MAHASISWA MADURA GEMPUR BEA CUKAI, LANJUTKAN DESAKAN KE BEA dan CUKAI PUSAT: BONGKAR DUGAAN PERMAINAN PITA CUKAI DI MADURA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:51 WIB

Jaga Kebugaran Prajurit, Kodim Boyolali Gelar Garjas Periodik Semester II

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Strategi Penataan Pemasyarakatan Jatim: Pemindahan 45 Warga Binaan dan Rencana Sentra Pembinaan Khusus

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Uji komitmen ” No viral No Justice ” , Kapolri baru di desak segera tolak upaya banding dan jatuhkan PTDH final kepada Kompol DK .

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Kajari Karo Ikuti “Jaksa Sahabat Pendidik”: Perkuat Sinergi Wujudkan Lingkungan Pendidikan Aman dan Kondusif di Sumut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Mengaku Advokat Tapi Buta Hukum Pers: Oknum LBH Ancam Jurnalis dan Tolak Hak Jawab

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Komisi 4 DPRD Kabupaten Bekasi Akan Mengundang Kepala SMP NEGERI 1 Cabangbungin Terkait Pemungutan Biaya Seragam Rp 820.000

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Viral..! “Hey Tolol, Bego” — IWO Indonesia Kecam Keras Dugaan Penghinaan Kepala DLH Kabupaten Bekasi Terhadap Wartawan

Berita Terbaru