KABANJAHE, Karo Nasionaldetik.com
— Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo menggelar peringatan Peristiwa Gerakan 30 September (G30S/PKI) sebagai momen refleksi sejarah untuk memperkuat rasa nasionalisme dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Edmond N Purba, S.H., M.H., menyampaikan bahwa peringatan momen sejarah 30 September ini bukan bertujuan untuk membuka kembali luka lama bangsa, melainkan sebagai sarana pengingat bagi generasi muda agar tidak sekali-kali melupakan perjalanan sejarah bangsa.
”Sejarah bukan untuk dihapus, melainkan menjadi pelajaran yang sangat berharga. Melalui peringatan ini, kita ingin memastikan generasi penerus memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di atas segala perbedaan,” ujar Edmond N Purba di Kabanjahe.
Lebih lanjut, Kajari Karo beserta seluruh jajaran mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di Kabupaten Karo, untuk terus memegang teguh dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Penguatan ideologi negara dinilai menjadi fondasi utama dalam mencegah terulangnya tragedi kelam masa lalu.
Dengan semangat menjaga persatuan, Kejari Karo berkomitmen untuk terus mendukung penegakan hukum yang berkeadilan serta berpartisipasi aktif dalam menjaga kondusivitas, keamanan, dan keutuhan NKRI di wilayah hukum Kabupaten Karo.
(Nur Kennan Tarigan)





























