Pamor Wicaksono Ziarah Ke Makam Jendral Sudirman, Memperingati Serangan Umum 

ABDUL GHOFUR

- Redaksi

Kamis, 7 Maret 2024 - 05:14 WIB

40152 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Yogyakarta nasionaldwtik.com  – Mengenang para pahlawan bangsa, khususnya perjuangan Panglima Besar Jendral Soedirman, Pamor Wicaksono SH. melakukan ziarah ke makam beliau di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara Yogyakarta, pada Rabu (06/03/2024). Ziarah ini sekaligus mengingat kembali peristiwa Serangan Umum.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Politisi Golkar yang telah menjadi anggota legislative selama tiga periode ini, peristiwa serangan selama 6 jam oleh Tentara Nasional Indonesia di Ibu Kota Negara Indonesia, Yogyakarta pada 1 Maret 1949 sangat berarti sekali. Lewat serangan ini, kembali meningkatkan kesadaran dan semangat persatian dan kesatuan bangsa Indonesia.

Serangan Umum 1 Maret 1949 merupakan bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, yang mampu menegakkan kembali eksistensi dan kedaulatan negara Indonesia di dunia internasional, serta berhasil menyatukan kembali kesadaran dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia saat itu. Sekaligus juga menegakkan kembali eksistensi dan kedaulatan Negara Indonesia di dunia internasional, jelasnya. Menurutnya, propaganda Belanda saat itu yang menyatakan bahwa mereka bisa menguasai kembali Indonesia, terbantahkan dengan peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 ini.

Baca Juga :  PNIB Bhaksos Air Bersih di Gunung Kidul Yogyakarta Peringati Hari Santri Nasional

Inisiator serangan ini adalah Sultan Hamengkubuwono IX, bahwa untuk menunjukkan kepada dunia internasional eksistensi Tentara Nasional Indonesia dan juga Republik Indonesia, perlu dilakukan sebuah serangan. Usulan tersebut ditanggapi oleh Panglima Besar Jendral Sudirman yang tengah memimpin perang gerilya melawan Belanda, yang meminta pada Sultan Hamengkubuwono IX untuk menyusun rencana dan serangan tersebut.

Dalam proses penyusunan rencana dan skema serangan, Sultan Hamengkubuwono IX dibantu oleh Letnan Kolonel Soeharto, yang pada waktu itu menjabat sebagai Komandan Brigade 10/Wehrkreise. Keterlibatan Soeharto dalam penyusunan skema serangan tersebut terjadi karena wilayah komandonya mencakup Daerah Istimewa Yogyakarta, wilayah kekuasaan Sultan Hamengkubuwono IX. Sejarah kemudian mencatat peristiwa serangan dan pendudukan Yogyakarta selama 6 jam oleh pasukan TNI pada 1 Maret 1949.

Baca Juga :  The Joy of Solo Travel: Tips and Inspiration for Adventuring Alone

Presiden Joko Widodo melalui Keppres No.2 Thun 2022, telah menetapkan peringatan 1 Maret sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara (HPKN). Sebelumnya, tanggal 1 Maret adalah hari peringatan Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta. Pada peringatan HPKN tahun 2024 ini, mengambil tema “Kedaulatan Yang Beradab Penentu Masa Depan Bangsa”.

Menurut Pamor Wicaksono SH., tujuan peringatan HPKN ini adalah untuk mengenang perjuangan bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan Indoenesia berdasarkan pada peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 tersebut.

Melalui peringatan ini, Ia berharap nilai-nilai perjuangan bangsa dapat ditanamkan dan diperkuat pada segenap rakyat Indonesia. Menjadikan pribadi bangsa yang pantang menyerah, berjiwa patriot, rela berkorban, berjiwa nasionalis dan berwawasan kebangsaan serta dapat memperkokog persatuan dan kesatuan nasional.

Anggota legislatif DPRD Kabupaten Brebes yang kembali terpilih dalam Pemilihan Umum Legislatif 2024 ini berharap pengajaran sejarah di sekolah-sekolah terus diajarkan sehingga terus memupuk nasionalisme generasi muda.( AG )

Berita Terkait

PNIB Bagi Takjil di Malioboro Yogyakarta momentum Ramadhan & Idul Fitri
139 Penindakan Rokok Ilegal di Jateng dan DIY Selama Januari 2025
PNIB Bhaksos Air Bersih di Gunung Kidul Yogyakarta Peringati Hari Santri Nasional
OLIGARI Bertentangan dengan Cita-cita Bung Karno
PNIB : Indonesia Darurat Multidimensi, Meskipun Letih Jangan Berhenti Berjuang Menyuarakan Kebenaran & Lawan Wahabi Khilafah IntoleransiRadikalismeTerorisme
BEM PTNU DIY Sampaikan Pesan Persatuan Melalui Aksi Sosial
Sosial Mahasiswa Alma Ata Peduli Banjir Demak
BEM PTNU DIY Gelar Ngaji Nusantara: Ramadhan, Pesan Kedamaian dan Spirit Persatuan

Berita Terkait

Jumat, 28 Maret 2025 - 02:21 WIB

Yayasan Rehab Cakra Sehati Adakan Rehab Gratis di Bulan Suci Ramadan

Selasa, 25 Maret 2025 - 20:09 WIB

Asep dan Haji B Mafia Gas LPG Melon Pondok Aren Tangsel, Bikin Masyarakat Resah, Lapor Kapolda Metro Jaya

Jumat, 21 Maret 2025 - 16:49 WIB

Kapolres Tangerang Selatan dan Ibu bhayangkari Berbagi Takjil kepada warga masyarakat yang melintas

Kamis, 13 Maret 2025 - 12:14 WIB

Korem 051/WKT Pastikan Keamanan lingkungan sekitar Makorem di Jababeka Cikarang

Sabtu, 8 Maret 2025 - 04:32 WIB

Karya Bakti Hari ke 2 Pasca Bencana Banjir Oleh Koramil 01/Jatinegara

Jumat, 7 Maret 2025 - 12:02 WIB

Polsek Kemayoran Berbagi : Kapolsek Pimpin Langsung Pembagian Takjil Untuk Pengendara

Selasa, 4 Maret 2025 - 06:31 WIB

Perumahan Villa Mutiara Gading di Bekasi Terendam Banjir

Minggu, 2 Maret 2025 - 14:09 WIB

Polres Jakpus Proses Laporan Nasabah BRI Yang Hilang Secara Misterius 13 juta.

Berita Terbaru