Salah satu keberhasilan utama Jokowi di masa pemerintahannya adalah TIDAK MENERAPKAN LOCKDOWN saat pandemi Covid 19 yang lalu

Edi Supriadi

- Redaksi

Kamis, 14 Desember 2023 - 04:26 WIB

40155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com-Saat covid-19,dulu di sekeliling Jokowi, orang-orang yang sekarang asyik berjoged gemoy, orang-orang yang menyeruakkan wacana 3 periode, saat itu banyak yang mendesak Jokowi untuk menerapkan sistim lockdown pada tahun lalu.

Di saat desakan lockdown sangat kuat menerpa Jokowi, ada seseorang yang menelepon Jokowi.

Orang itu berkata,
“Mohon ijin pak presiden, kalau bisa kita cari cara selain lockdown, dan kalaupun pemerintah pusat menerapkan lockdown, kami minta ijin untuk tidak mengikuti”.

Jokowi bertanya, apa alasannya menolak lockdown.

Si penelpon menjawab,
“Kami tidak siap pak.
Saat lockdown diumumkan, warga kami pasti akan bergegas memburu 3 hal.

Pertama, beras.
Kedua, Sembako.
Ketiga, uang tunai.

Setelah kami cek, di pasar-pasar, di gudang Bulog, stok persediaan beras tidak cukup apabila ada rush pembelian.
Demikian juga dengan Sembako. Kami sudah cek persediaan minyak, mi instan, gula, telur, dll, sama juga. Akan kurang.
Para produsen pun tidak memiliki cukup bahan baku dan waktu untuk kembali mengisi stok gudang.

Sehingga ketika lockdown diberlakukan, ketika masyarakat rush memborong beras dan Sembako, persediaan langsung menipis, sehingga otomatis harga-harga akan melambung naik.
Masyarakat akan semakin panik.
Dan akhirnya chaos, pak.

Lalu mengenai uang tunai, kami sudah mendata ada berapa ATM di tempat kami, berapa total isi ATM, dan seberapa cepat kemampuan pihak bank untuk kembali mengisi ATM ketika kosong. Hasilnya kami mendapati bahwa akan ada kekurangan stok uang tunai di daerah kami.
Ini juga akan menimbulkan kepanikan masyarakat, dan akhirnya chaos karena tidak bisa mengambil uang miliknya sendiri yang mereka simpan di bank.

Dan kepanikan yang berpotensi menimbulkan chaos tersebut tidak akan hanya terjadi di daerah kami, pak. Tapi juga di daerah-daerah lain, yang keadaannya kurang lebih sama, bahkan lebih buruk dari kami.

Untuk itulah pak, kami mohon agar pak presiden tidak menggubris maraknya usulan untuk menerapkan lockdown”.

Mendengar masukan bedasarkan data detail hasil survey lapangan tersebut, Jokowi akhirnya tidak jadi menerapkan lockdown, dan memilih sistim pembatasan sosial.

Secara langsung, si penelpon telah membimbing Jokowi mengambil keputusan terbaik bagi Bangsa dan Negara ini.

Penelpon tersebut adalah GANJAR PRANOWO, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.

By: Erick Antariksa

Baca Juga :  Supodo Bersama Warga, Gotong Royong Bangun Talud Jalan Desa  

Penulis : Erick Antariksa

Editor : Yuan

Berita Terkait

Kakanwil Ditjenpas Sumut Yudi Suseno Ikuti Pengarahan terkait SOP Pelayanan Kunjungan Lebaran secara Virtual
Lapas Perempuan Medan Ikuti Pengarahan Jelang Idul Fitri oleh Kakanwil Ditjenpas Sumut Yudi Suseno
Lapas Binjai Siapkan Layanan Kunjungan Idulfitri, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan
Pastikan Mudik Prajurit Aman, Menarmed 2 Kostrad Gelar Pemeriksaan Kendaraan
Buka Bersama, Khairul Muslim Tegaskan Peran Media dalam Menjaga Kondusivitas Ramadan
Sinergi TNI-Polri Amankan Arus Mudik Lebaran 1446 H
Bobby Nasution Tuntaskan Tambahan Bonus Atlet PON/Peparnas 2024 Sumut
Babinsa Koramil 02/Sidikalang Jalin Kedekatan dengan Pedagang Buah di Terminal Datra

Berita Terkait

Kamis, 27 Maret 2025 - 11:21 WIB

Franc Bernhard Bupati Pakpak Bharat Buka Membuka Forum Konsultasi

Kamis, 27 Maret 2025 - 11:10 WIB

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, Membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi

Kamis, 27 Maret 2025 - 02:03 WIB

Kapolres Simalungun Berbagi Takjil Gratis, Wujudkan Kepedulian Selama Bulan Ramadhan

Rabu, 26 Maret 2025 - 17:22 WIB

RM, Kabid Baru IKP, Dituding Ubah SK Kerjasama Tanpa Koordinasi, PPWI OI Laporkan ke Bupati

Senin, 24 Maret 2025 - 17:19 WIB

Polres Simalungun Dipimpin Wajah Baru, AKBP Marganda Aritonang Siap Tingkatkan Profesionalisme Pengamanan Kamtibmas

Senin, 24 Maret 2025 - 17:14 WIB

*Walikota Tanjungbalai Terima Audensi DPD PWRI Kota Tanjungbalai*

Senin, 24 Maret 2025 - 15:09 WIB

Polres Tebingtinggi Tingkatkan Patroli Blue Light, Ciptakan Situasi Kondusif Selama Ramadhan

Senin, 24 Maret 2025 - 15:01 WIB

Hebat..!! Dua Kelompok Remaja Yang Hendak Tawuran, Ditangkap Polsek Sibolga Sambas.

Berita Terbaru