Sorotan terhadap Respons Bencana: Mengapa Pemerintah Gagal Antisipasi Kerugian di Argotirto?

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:39 WIB

50112 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com,— Malang, 12 September 2025 Bencana ambruknya rumah warga akibat hujan deras di Desa Argotirto, Kecamatan Sumber Manjing Wetan, Kabupaten Malang, memicu pertanyaan besar mengenai kesiapan dan langkah antisipasi Pemerintah Kabupaten Malang dalam menghadapi musim hujan. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian puluhan juta yang dialami Bapak Sunarto dianggap sebagai kegagalan dalam mitigasi bencana.

Ambruknya satu unit rumah kayu milik warga, Bpk. Sunarto, yang berpotensi menjadi korban materiil dari kelalaian mitigasi

Peristiwa terjadi pada Kamis siang (11/9/2025), namun kondisi rumah yang sudah lapuk telah berlangsung lama dan diketahui rawan sejak hujan deras mulai mengguyur Rabu malam (10/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desa Argotirto, Kecamatan Sumber Manjing Wetan, Kabupaten Malang. Salah satu wilayah yang dikenal rawan bencana struktural di musim hujan.

Pemerintah Kabupaten Malang, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas terkait, dipertanyakan perannya dalam program rehabilitasi atau relokasi rumah tidak layak huni yang rawan bencana.

Mengapa rumah ambruk? Karena kondisi rumah yang lapuk tidak mampu menahan beban hujan deras. Mengapa pemerintah dikritik? Karena tidak adanya program mitigasi preventif yang menjangkau rumah-rumah rapuh sebelum bencana terjadi, padahal potensi hujan deras sudah terprediksi.

Bagaimana pemerintah akan bertanggung jawab? Desakan agar Pemkab Malang tidak hanya memberikan bantuan darurat (sembako/terpal), tetapi segera mencanangkan program rehabilitasi permanen dan audit struktural bagi rumah-rumah lapuk lainnya di wilayah rawan.

Evaluasi Program Mitigasi: Pemerintah harus segera mengevaluasi program mitigasi, khususnya terkait identifikasi dan penanganan rumah-rumah yang masuk kategori tidak layak huni dan rawan ambruk.

Transparansi Anggaran Bencana: Diperlukan transparansi mengenai alokasi dana untuk rehabilitasi dan rekonstruksi agar publik mengetahui sejauh mana bantuan permanen diberikan kepada korban.

Tuntutannya adalah agar penanganan pasca-bencana tidak berhenti pada gotong royong dan bantuan sembako, melainkan fokus pada pembangunan kembali yang layak dan aman bagi keluarga Bpk. Sunarto.

“Kasus di Argotirto adalah lonceng peringatan. Musim hujan baru dimulai, namun sudah ada korban materiil akibat kelalaian antisipasi. Pemerintah harus berhenti hanya merespons dan mulai bertindak preventif,” ujar ED

Apakah Anda ingin menambahkan fokus kritik lain, misalnya pada kurangnya edukasi publik atau lambatnya birokrasi penyaluran dana, atau ingin saya melanjutkan dengan draf surat terbuka kepada Bupati Malang?

Tim Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Pelanggaran SOP: Kasi Intel Kejari Merangin Diperingatkan LSM Sapurata.
Finalisasi Berkas: Polres Merangin Tetapkan 4 Tersangka Kasus Korupsi Dana BOS SMAN 6 Merangin.
“Hadapi Saya!” Klaim Kasi Intelijen Kejari Merangin Soal Pengadaan Seragam, LSM Angkat Bicara.
Polemik Revitalisasi: Kabid Dikdas Bantah Pungli, Tegaskan “Dak Ado Setoran”
Dari Laporan ke Lontaran: Pertemuan LSM Sapurata dengan Kejari Merangin Diwarnai Perdebatan.
Skandal ILASSPP di Kedungbanteng: Insentif Pajak atau Kedok Pungutan Liar Rp1,5 Juta?
Dr. Zaherman Ditunjuk Sebagai Plt. Direktur RS Kolonel Abundjani Bangko, Targetkan Perbaikan Layanan dan Manajemen
TAKJIL BUAH SEGAR SMPN 1 SUMBER MANJING WETAN MENJELANG BUKA PUASA

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:18 WIB

Rokok MADHANI, Produk Asli Gunungkidul berani bersaing dipasaran

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:11 WIB

Arus Mudik H-7 Lebaran 2026, Penumpang Jawa–Sumatera Tembus 72 Ribu Orang

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:16 WIB

Lampu Hijau” Bangunan Liar : Dugaan Skandal ’86’ Oknum Satpol PP Tangsel di Lahan Pasif

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:06 WIB

Polrestabes Makassar Bantah Isu “Tangkap-Lepas” Kasus Narkotika Liquid, Disebut Hoaks & Tidak Berdasar

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:13 WIB

Arus Penyeberangan Merak–Bakauheni H-8 Lebaran 2026 Menurun Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:34 WIB

Kades Terentang Hilir Salurkan 42 Paket Sembako, MAUNG Kubu Raya: Contoh Pelayanan yang Baik untuk Warga

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:53 WIB

“Satria & Bidun Tak Tersentuh: Gurita Oli Palsu Tangerang Diduga ‘Peliharaan’ Oknum Aparat lintas Level”

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:43 WIB

Oknum Mengaku Buser Polres Serang Kota Diduga Tipu Ibu Paruh Baya Rp25 Juta: Janji Kebebasan Berujung Blokir

Berita Terbaru