SKANDAL “SPBU SILUMAN” DI EMBALOH HULU: Mafia BBM Berpesta, Rakyat Menjerit Kelaparan Energi

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:27 WIB

50395 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com, – 03 Maret 2026 Praktik dugaan mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, kian beringas. Sebuah stasiun pengisian yang dijuluki warga sebagai “SPBU Siluman” diduga kuat menjadi sarang penyelewengan distribusi yang merampas hak rakyat kecil demi keuntungan oknum penimbun.

Pelaku utama diduga adalah Manajemen SPBU Embaloh Hulu (di bawah kendali oknum bernama Tomba) yang bekerja sama dengan pengantri siluman/pengepul. Korbannya adalah warga sipil, pengendara umum, dan masyarakat menengah ke bawah di Embaloh Hulu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modus mengutamakan pengisian puluhan drum (ratusan liter per sekali isi) melalui nozzle umum dan menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), sementara kendaraan warga hanya menjadi penonton.

SPBU UNGA, Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu. Lokasi ini disorot karena tidak mencantumkan nomor registrasi resmi SPBU di area operasional (Identitas Gelap).

Puncaknya terpantau pada 1 Maret 2026, namun warga menyatakan praktik ini telah berlangsung lama dan konsisten setiap kali pasokan BBM masuk.

Diduga adanya pembiaran sistematis dan lemahnya pengawasan. Keuntungan ilegal dari selisih harga subsidi ke harga pasar gelap disinyalir menjadi motif utama manajemen SPBU menutup mata terhadap aturan Pertamina.

Distribusi sekitar 16.000 liter yang masuk ke SPBU habis dalam sekejap oleh puluhan drum milik mafia. Warga yang mengantre dipaksa menunggu hingga sisa, atau bahkan tidak kebagian sama sekali. Kondisi ini sempat memicu kericuhan fisik dan ancaman pembakaran fasilitas oleh warga yang frustrasi.

Kritik Tajam terhadap Akuntabilitas
Laporan di lapangan menunjukkan adanya pola “kucing-kucingan”. Meskipun pengamanan kepolisian kadang hadir, oknum SPBU tetap melakukan transaksi gelap pada malam hari. Sikap Tomba (Manajemen SPBU) yang memblokir kontak awak media saat dikonfirmasi semakin memperkuat indikasi adanya “permainan kotor” yang disembunyikan.

“Jangan biarkan rakyat kecil berkelahi di lapangan hanya untuk 3 liter bensin, sementara mafia mengangkut belasan drum di depan mata aparat. Ini bukan sekadar kelangkaan, ini adalah perampokan hak subsidi secara terang-terangan!” tegas seorang warga setempat yang geram.

Tuntutan Mendesak

BPH Migas & Pertamina: Segera cabut izin operasional atau berikan sanksi berat (skorsing distribusi) terhadap SPBU UNGA Embaloh Hulu.

Segera turunkan polda Kalbar tim investigasi untuk memeriksa aliran distribusi dan menangkap aktor intelektual di balik penimbunan drum.

Pemkab Kapuas Hulu: Harus hadir melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dan menjamin HET dipatuhi demi menjaga stabilitas ekonomi warga perbatasan.

Tim Investigasi Redaksi

Berita Terkait

Babinsa Serda Parlindungan Simamora Pererat Kedekatan Dengan Jemaat Saat Monitoring Ibadah
Suasana Hangat di Warung Kopi Jadi Ruang Curhat Warga kepada Babinsa di Desa Mbinalun
Babinsa Sertu Boangmanalu Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Warga Soal Koperasi Desa
APH APA IKUT BEK UP : SPBU No 14.227.331 Batang Toru “Diduga Keras Menjual BBM Solar Subsidi Ke Mafia” Penegak Hukum Diam Seribu Bahasa
Relawan Jurnal Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rencanakan Pelatihan Tata Kelola Jurnal dalam Semarak Hari Lahir RJI Ke-10
Ketua DPD PRI Riau Soroti Pemadaman Listrik, Desak PLN Tingkatkan Kinerja dan Evaluasi Sistem Komunikasi Publik
Temuan Sabun Cuci Piring Ilegal di Desa Mindi, Humas GPN Resmi Laporkan Kasus ke Kemenkes dan DPR RI
OTAK LICIK : Kadiskes Batam Tak Berani Hadiri Undangan DPRD
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 01:26 WIB

Babinsa Serda Parlindungan Simamora Pererat Kedekatan Dengan Jemaat Saat Monitoring Ibadah

Senin, 25 Mei 2026 - 00:42 WIB

Suasana Hangat di Warung Kopi Jadi Ruang Curhat Warga kepada Babinsa di Desa Mbinalun

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:57 WIB

Babinsa Sertu Boangmanalu Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Warga Soal Koperasi Desa

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:43 WIB

Relawan Jurnal Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rencanakan Pelatihan Tata Kelola Jurnal dalam Semarak Hari Lahir RJI Ke-10

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:37 WIB

Ketua DPD PRI Riau Soroti Pemadaman Listrik, Desak PLN Tingkatkan Kinerja dan Evaluasi Sistem Komunikasi Publik

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:35 WIB

Temuan Sabun Cuci Piring Ilegal di Desa Mindi, Humas GPN Resmi Laporkan Kasus ke Kemenkes dan DPR RI

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:57 WIB

OTAK LICIK : Kadiskes Batam Tak Berani Hadiri Undangan DPRD

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:31 WIB

Dandim 0607/Kota Sukabumi dan Wali Kota Sukabumi Nobar Persib vs Persijap, Suasana Meriah Penuh Semangat Bobotoh

Berita Terbaru

MEDAN

*Dokter Muda UISU Laporkan Dekan ke Polda Sumut*

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:47 WIB

MEDAN

Poldasu Pastikan Situasi Medan Aman Pascablackout Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:41 WIB