PNIB : Rakyat Berharap Pemerintah Kecam Invasi Israel dan Amerika Ke Iran yang Mengancam Perdamaian Global

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:31 WIB

5099 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,—-5 Maret 2026
Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) melalui Ketua Umumnya Gus Wal (AR Waluyo Wasis Nugroho) menyampaikan harapan masyarakat Indonesia agar Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersikap tegas dalam merespons konflik Timur Tengah saat ini, khususnya serangan yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.

Menurut Gus Wal, sejarah hubungan Indonesia dengan negara-negara Timur Tengah tidak bisa dilepaskan dari dukungan mereka terhadap kemerdekaan Indonesia. Ia mengingatkan bahwa negara-negara seperti Palestina, Mesir, Suriah, Lebanon, Irak, Arab Saudi, serta Yaman merupakan pihak-pihak yang lebih dahulu memberikan pengakuan dan dukungan terhadap kemerdekaan Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam sejarah panjang hubungan Indonesia dengan dunia Arab, mereka termasuk yang pertama memberikan dukungan terhadap kemerdekaan kita. Karena itu wajar jika masyarakat Indonesia memiliki sensitivitas tinggi terhadap setiap konflik yang terjadi di kawasan tersebut,” ujar Gus Wal dalam keterangannya.

Ia juga menilai bahwa simpati masyarakat Indonesia terhadap Iran dalam konflik saat ini cukup besar. Bahkan dukungan masyarakat tersebut terlihat lebih massif dibandingkan reaksi publik pada masa lalu ketika terjadi konflik besar di kawasan Timur Tengah.

Gus Wal kemudian menyinggung sikap tegas Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri ketika menolak keras invasi yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Irak pada tahun 2003. Saat itu, Megawati juga dikenal menentang keras narasi Barat yang kerap menstigmatisasi Agama Islam identik dengan terorisme, Beber Gus Wal.

“Pada masa itu, Megawati menunjukkan keberanian politik dengan bersikap tegas terhadap invasi Amerika ke Irak dan melawan stigma Barat yang menyudutkan umat Islam. Sikap seperti itu yang hari ini diharapkan kembali muncul dari kepemimpinan nasional,” tegas Gus Wal.

Menurut PNIB, ketegasan sikap pemerintah Indonesia sangat penting untuk menjaga konsistensi politik luar negeri Indonesia yang selama ini dikenal menjunjung prinsip keadilan, kemerdekaan bangsa-bangsa, serta penolakan terhadap segala bentuk penjajahan.

Gus Wal menyatakan bahwa masyarakat Indonesia saat ini menaruh harapan tinggi agar Presiden Prabowo dapat mengambil posisi moral yang jelas dan tegas terhadap konflik yang terjadi.

“Andai hari ini Presiden Prabowo setegas Megawati dalam menyuarakan keadilan dan menolak agresi, tentu itu akan menjadi pesan kuat bahwa Indonesia tetap berdiri di pihak kemanusiaan dan kedaulatan bangsa-bangsa,” pungkasnya.

Tim Redaksi

Berita Terkait

LBHAM : Menunda Gaji Guru Berbulan-bulan Adalah Bentuk Eksploitasi dan Ketidakadilan Serta Pelanggaran HAM.
LBHAM Mengapresiasi Nalar Kritis Komisi C DPRD Jombang Dalam RDP, Tapi Tidak Mempunyai Keberanian
Inspektorat Jombang Diduga “Pasang Badan”, Upaya Mengaburkan Fakta Ambruknya Pasar Ploso Mengarah ke Obstruction of Justice?
Bangunan Pasar Ploso Untuk Kali Kedua Ambruk, LBHAM Minta bertanggungjawaban Bupati Jombang
Bangunan Pasar Ploso Untuk Kali Kedua Ambruk, LBHAM Minta bertanggungjawaban Bupati Jombang
Rakyat Berhak Mengaudit APBD, Fasilitas Umum dan Pelayanan Publik Jauh Lebih Penting Daripada Sekadar Seragam Dinas.
Penyiraman Air Keras Terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, Diduga Akibat Efek Domino Pernyataan Presiden Akan Menertibkan Penggritik
PNIB : Idul Fitri Momentum Menyatukan Perbedaan, Intoleransi, Terorisme dan Intimidasi Bukan Budaya Kita

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 23:01 WIB

Kapolres Karo Tinjau Kesiapan Polsek Jajaran Jelang Akhir Pekan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:22 WIB

Unik dan Humanis, Polsek Munte Persilakan Warga Gunakan Halaman Mapolsek untuk Resepsi Pernikahan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:17 WIB

Satlantas Polres Karo Amankan Pawai Arak Cita Gemilang Yayasan Ad Dakwah Kabanjahe

Sabtu, 18 April 2026 - 22:05 WIB

Empat Pria Diciduk Unit 1 Satnarkoba Polres Karo, 75 Batang Ganja Ditemukan di Perladangan Karo

Sabtu, 18 April 2026 - 00:06 WIB

Bupati Karo Jadi Teladan dalam Gerakan Car Free Day, Dorong ASN dan Masyarakat Hemat Bahan Bakar

Jumat, 17 April 2026 - 23:59 WIB

Pemkab Karo Terapkan Car Free Day Menuju Kantor Bupati sebagai Upaya Penghematan Energi dan Tindak Lanjut Arahan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 - 23:40 WIB

Akselerasi Pembangunan Daerah: Pemkab Karo Paparkan Sejumlah Usulan Infrastruktur Strategi Kepada Pemerintah Pusat 

Jumat, 17 April 2026 - 15:49 WIB

Hasil Kesepakatan Bersama, Pengutipan Retribusi Air Panas Sudah Diberlakukan Kembali Sampai 31 Mei 2026

Berita Terbaru