Nasionaldetik.com,—- 3 Maret 2026.
Warga BTN Gambir Indah, Kelurahan Pasar Atas, Kecamatan Bangko, Merangin, Jambi, kembali menyampaikan keluhannya terkait praktik pangkalan gas Elpiji 3 kg Gambir Indah. Setelah sebelumnya sempat didemo pada Mei 2024 lalu terkait dugaan praktik nakal, pangkalan gas tersebut kini kembali menjadi sorotan karena diduga menjemput sendiri gas dari agen, bukan diantar seperti seharusnya.
Menurut pantauan warga, mobil agen gas dari PT Hijrah Sepandan Putera, yang sebelumnya rutin mengantar pasokan gas ke pangkalan, kini sudah lama tidak terlihat. “Sekarang kami tidak pernah lagi melihat mobil agen mengantar. Sudah lama ini,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Saking lamanya tidak ada pasokan, warga bahkan sampai mencari gas di tempat lain karena mengira pangkalan gas Gambir Indah sudah tidak beroperasi lagi.
Perihal ini pun sudah pernah disampaikan kepada Ketua RT 20 BTN Gambir.
Konfirmasi dari Dinas Koperasi dan Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) mengungkap indikasi pelanggaran prosedur oleh Zuhdi, pemilik pangkalan gas Gambir Indah. Riko menjelaskan bahwa Zuhdi terindikasi menjemput gas langsung dari agen, padahal seharusnya agenlah yang mengantarkan pasokan ke pangkalan. “Itu sudah salah,” tegas Riko, menambahkan bahwa pihaknya akan segera melayangkan surat resmi kepada agen dan pangkalan terkait dugaan penyalahi prosedur ini.
Praktik penjemputan mandiri oleh pangkalan ini menimbulkan pertanyaan mengenai dugaan penyimpangan dari aturan distribusi gas elpiji yang telah ditetapkan. Warga berharap agar pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti dan menertibkan pangkalan gas tersebut demi kelancaran pasokan dan pelayanan yang sesuai standar.
Reporter: Gondo irawan







































