Dairi, – Di tengah dinamika kehidupan masyarakat pedesaan yang terus berkembang, Serka Supriyadi, Babinsa Koramil 03/Parongil Kodim 0206/Dairi, melaksanakan kegiatan pembinaan perlawanan rakyat (Wanra) kepada perangkat Desa Pardomuan, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, Senin, 12 Januari 2026. Kegiatan yang dipusatkan di kantor desa tersebut menjadi momentum penting dalam menumbuhkan kesadaran bela negara serta memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi ancaman. Kehadiran Babinsa disambut hangat oleh para perangkat desa yang antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan.
Sebagai aparat komando kewilayahan, Babinsa dituntut memiliki kemampuan komprehensif, termasuk dalam melakukan pembinaan Wanra di wilayah binaannya. Melalui pembinaan ini, diharapkan tumbuh sikap mental tangguh, disiplin, serta motivasi juang masyarakat untuk menjaga dan mempertahankan wilayahnya dari ancaman, baik yang datang dari dalam maupun luar. Pembentukan Wanra tidak berdiri sendiri, melainkan memerlukan pelibatan aktif masyarakat serta dukungan pemerintah desa agar implementasinya benar-benar menyentuh kehidupan sehari-hari.
Pelatihan yang dipimpin langsung oleh Serka Supriyadi ini difokuskan kepada perangkat desa sebagai ujung tombak pelayanan publik dan penggerak masyarakat. Materi yang diberikan meliputi pemeliharaan dan peningkatan keterampilan Wanra melalui penguatan kembali Latihan Peraturan Militer Dasar (Permildas), khususnya Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Peraturan Penghormatan Militer (PPM). Selain untuk melatih gerak dasar, latihan ini juga ditujukan menumbuhkan kekompakan, disiplin, serta rasa tanggung jawab kolektif dalam melaksanakan tugas di lingkungan pemerintahan desa.
Usai pelaksanaan kegiatan, Kepala Desa Pardomuan, Darto Parman Tamba, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi Babinsa Koramil 03/Parongil. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat karena mampu membentuk karakter disiplin serta meningkatkan wawasan bela negara bagi perangkat desa. Ia berharap pelatihan semacam ini dapat terus dilanjutkan secara berkelanjutan agar hasil pembinaan terlihat nyata dalam perilaku dan pelayanan kepada masyarakat.
Terpisah, Danramil 03/Parongil Kapten Inf Hernandez menyampaikan bahwa pembinaan Wanra merupakan tugas berkesinambungan yang sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan wilayah. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan perangkat desa akan menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang waspada, berdaya, dan memiliki kesadaran bela negara. Dengan pelatihan yang terarah dan berkelanjutan, diharapkan perangkat desa mampu menjadi teladan sekaligus motor penggerak bagi warganya dalam menjaga kondusivitas dan keamanan wilayah.
#Prajurit Pena
(Nur Kennan Tarigan)







































