Ribuan Perempuan Berkebaya Labuh Kekek Satukan Gerak Zapin, Riau Ukir Rekor Dunia

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026 - 23:33 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.com,PEKANBARU — Perhelatan Tari Zapin Massal berkebaya labuh kekek yang melibatkan ribuan penari perempuan berlangsung khidmat dan semarak di Jalan Gajah Mada, Kota Pekanbaru, Ahad (11/1/2026). Kegiatan ini menjadi penegasan komitmen Provinsi Riau dalam menjaga, merawat, dan menghidupkan budaya Melayu sebagai jati diri yang terus tumbuh di ruang publik.

Mengusung tema Bersatu dalam Gerak Zapin, Lestarikan Budaya Melayu”, ribuan perempuan dari berbagai latar belakang organisasi wanita, pendidik, komunitas masyarakat, hingga ibu-ibu PKK menyatukan langkah dalam satu gerak Zapin yang sarat makna, adab, dan kebersamaan.

Acara ini turut dihadiri oleh para Gubernur Riau pada masanya, Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Riau, pimpinan instansi vertikal, lembaga negara, dan lembaga pemerintah non-kementerian, serta para Rektor perguruan tinggi di Provinsi Riau beserta istri atau yang mewakili. Hadir pula pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau, General Manager Museum Rekor Indonesia (MURI) Bapak Triyono, serta Sekretaris Daerah Provinsi Riau bersama para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjabat Gubernur Riau, H. SF. Hariyanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa Tari Zapin bukan sekadar seni pertunjukan, melainkan cerminan nilai disiplin, kekompakan, dan adab dalam kehidupan masyarakat Melayu. Menurutnya, Zapin mengajarkan bahwa kebersamaan lebih utama daripada menonjolkan diri, dan keindahan lahir dari keteraturan.

Ia juga menekankan makna kebaya labuh kekek yang dikenakan para penari perempuan sebagai simbol kehormatan dan martabat perempuan Melayu. Di tengah arus modernitas global, perempuan Melayu Riau justru menunjukkan bahwa nilai dan kehormatan merupakan kekuatan.

Ketua Umum BKOW Provinsi Riau, Dra. Hj. Adrias Hariyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud perjuangan budaya berbasis kebersamaan lintas organisasi perempuan. Menurutnya, budaya bukan hanya simbol, melainkan pedoman hidup yang harus dijalankan dan diwariskan agar tetap relevan sepanjang masa.

Sementara itu, Ketua Perempuan LAM Riau sekaligus Ketua Panitia, Dinawati, melaporkan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan sejak Oktober 2025 melalui rapat pleno lintas organisasi perempuan. Latihan rutin digelar dua kali seminggu di Halaman Helipad Kediaman Gubernur Riau dan melibatkan ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai komunitas.

Awalnya, jumlah peserta ditargetkan sebanyak 4.000 penari. Namun setelah pelaksanaan dan verifikasi di lapangan, jumlah peserta tercatat melebihi target awal tersebut.

General Manager MURI, Triyono, menyampaikan bahwa Tari Zapin Massal ini tidak lagi berada pada level Rekor Indonesia. Menurut penilaian MURI, Zapin sebagai warisan budaya Riau dengan jumlah peserta sebesar ini layak dicatat sebagai Rekor Dunia.

MURI menilai Pemerintah Provinsi Riau telah membuktikan bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan kebudayaan hidup yang terus tumbuh, berkembang, dan dilestarikan secara kolektif oleh masyarakatnya.

Perhelatan Tari Zapin Massal berkebaya labuh kekek ini pun menjadi lebih dari sekadar pencatatan rekor, melainkan sebuah gerakan budaya yang menegaskan identitas, martabat, dan kebersamaan masyarakat Melayu Riau.

Berita Terkait

Selundupkan 122,5 Kg Sabu di Bawah 8 Ton Jengkol, Polisi Gagalkan Aksi Jaringan Narkoba di Bakauheni
Koramil 421-03/Pnh Siap Gelar Diklat Pramuka Saka Wira Kartika
Kumpulkan Jajaran Pembinaan, Kalapas: Perkuat Pendidikan Karakter, Jaga Sinergi dengan Stakeholder!
Tradisi Pedang Pora Warnai Pisah Sambut Kapolres Pesawaran, Tongkat Komando Resmi Beralih
Proyek Irigasi Rp48 Miliar BBWS Mesuji Sekampung Terindikasi Korup, LSM FOKAL Desak APH Turun Tangan
Ribuan Perempuan Menari Zapin di Jantung Kota Pekanbaru, Sabam Tanjung: Ini Gerakan Budaya, Bukan Sekadar Pertunjukan
Sirli Hayadi Resmi Pimpin ASPEKINDO Pesawaran Periode 2026-2031
Nilla Nargis Yohansyah: Potret Pendidik yang Mengintegrasikan Hukum, Sosial, dan Nilai Keluarga dalam Literasi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:01 WIB

Perangkat Desa Dilatih Tangguh: Babinsa 03/Parongil Perkuat Pembinaan Wanra di Pardomuan”

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:43 WIB

Ibadah dan Pengabdian Menyatu: Babinsa Pantau Situasi Saat Ibadah Minggu Berlangsung

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:40 WIB

Pantau Wilayah Sambil Berbincang dengan Jemaat, Babinsa 03/Parongil Laksanakan Pengamanan Ibadah Minggu

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:32 WIB

Babinsa Koramil 04/Tigalingga Tinjau Kilang Padi Masliadi Tarigan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga Beras

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:23 WIB

Sentuhan Babinsa 03/Parongil: Pinang Kering Jadi Jembatan Kedekatan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Januari 2026 - 02:08 WIB

Laporan Sukma Singarimbun di Polsek Tigalingga diduga di Kongkalikong kan Kanit Reskrim A alias R i

Sabtu, 10 Januari 2026 - 00:28 WIB

Menebar Semangat Kebangsaan Sejak Dini, Babinsa 04/Tigalingga Jalin Sinergi dengan SDN 036564 Kuta Delleng

Sabtu, 10 Januari 2026 - 00:25 WIB

Menebar Semangat Kebangsaan Sejak Dini, Babinsa 04/Tigalingga Jalin Sinergi dengan SDN 036564 Kuta Delleng

Berita Terbaru