Bocah Berusia Tiga tahun Hilang Di Bungo ,Sudah Dua tahun Belum Di Temukan 

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Sabtu, 15 November 2025 - 16:05 WIB

50434 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi . Nasional detikcom,.Bocah di Bungo  berusia Tiga tahun sudah berlalu sejak hilangnya Kenzie Alfarezi, bocah berusia 3 tahun asal Dusun Pasar Danau, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, Jambi. Hingga kini, misteri keberadaannya masih gelap. Harapan keluarga belum pernah padam, meski waktu terus berjalan dan jawaban tak kunjung datang.

Kenzie dilaporkan hilang pada 1 September 2022, ketika sedang bermain di halaman depan rumah sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, sang ibu, Firda, tengah berjualan di warung kecil yang hanya berjarak lima meter dari tempat Kenzie bermain.
Firda mengatakan ia hanya berpaling sebentar, lalu tiba-tiba Kenzie tak terlihat lagi.
Ya, cuma lengah sebentar saja waktu itu, terus langsung hilang,” kata Firda menahan haru, Kamis (13/11/2025).
Menurut Firda, salah seorang warga mengaku sempat melihat Kenzie dibawa oleh seseorang yang mengendarai sepeda motor. Namun saksi tersebut mengira orang yang membawa Kenzie adalah kerabat keluarga, sehingga tidak muncul kecurigaan
“Saksi ini tidak curiga, karena dikiranya keluarga,” ujarnya.
Sejak kejadian itu, Firda dan suaminya, Azwani, segera melaporkan kehilangan anak mereka ke Polres Bungo. Namun selama tiga tahun terakhir, pasangan ini belum mendapatkan titik terang mengenai keberadaan Kenzie.
Firda mengaku ia dan suaminya sudah tidak sanggup lagi tinggal di rumah yang penuh kenangan bersama Kenzie. Mereka memilih pindah ke perumahan perusahaan tempat Azwani bekerja.
“Rasanya hampa, dunia ini tidak sama lagi. Setelah kejadian, kami trauma. Banyak kenangan di rumah itu,” tutur Firda dengan suara bergetar.
Meski demikian, doa dan usaha tidak pernah berhenti. Firda dan Azwani tetap berharap ada petunjuk baru yang bisa mengarah pada keberadaan anak sulung mereka.
Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, menegaskan bahwa pihak kepolisian kembali melakukan pengusutan mendalam terhadap kasus hilangnya Kenzie. Sebuah tim khusus bahkan telah dibentuk untuk mengejar perkembangan baru.
“Kami buka kembali dengan membentuk tim khusus dan tim gabungan dalam pengembangan penyelidikan,” kata Kapolres.
Ciri-ciri Kenzie Saat Hilang :
Orang tua Kenzie memberikan beberapa ciri fisik yang dapat membantu masyarakat jika melihat anak dengan karakteristik serupa:
Pusar rambut dua ,Rambut bagian kanan agak tipis,Dagu belah,Mata sipit,Kulit putih.
Setiap hari, Firda dan Azwani menanti kabar baik. Tiga tahun penantian tidak membuat mereka berhenti berharap. Mereka berharap kasus ini mendapat perhatian publik yang lebih luas, sehingga kemungkinan ditemukannya Kenzie semakin besar.,”tuturnya
Humas polres Bungo , Bambang mengatakan ,”Sampai dengan saat ini kepolisian Resort Bungo masih melakukan penyelidikan tentang hilangnya anak a.n. Kenzi yang hilang 3 tahun yang lalu.
“Dan saat ini masih minim bukti yang ditemukan. Dari keterangan saksi yang di TKP, yang mengetahui bahwa ada yang melihat anak tersebut dibonceng oleh seorang perempuan ( yang tidak diketahui identitasnya ) dengan menggunakan sepeda motor jenis Scoopy tanpa diketahui no. Pol.nya.
Saat ini sudah dibentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan tentang hilangnya anak a.n. Kenzei , “pungkasnya

Berita Terkait

*Judi Ayam Geprek di Lembang Karre Penanian-Nanggala Marak, Kapolsek Diminta Cari Pelakunya*
Pimpin Gotong Royong di Pasar Inpres, Wali Kota Tebing Tinggi : Kios dan Stand Bukan Untuk Diperjual Belikan
Weekend Tetap Siaga! Ka. KPLP dan Kabid Kamtib Pimpin Deteksi Dini: “Kita Hadir Membina, Bukan Menghukum”
BPBD Humbang Hasundutan Tuntaskan Penanganan Bencana di Dusun II Desa Janji Hutanapa
Syah Afandin Pimpin Upacara HUT ke-276 Langkat, Tekankan Kinerja dan Profesionalisme ASN
Jaga Kebersihan Lingkungan Rutan Humbahas, Warga Binaan Bersih-Bersih Area Branggang
Satgas Kodim 0212/TS Bangun Jembatan Gantung Penghubung Antarwilayah di Kec. Halongonan, Paluta
Sekdako Tebing Tinggi, Hadiri Safari Dakwa Bakdah Magrib di Masjid Assyuhada

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 02:10 WIB

DPP WHUUSH Jawa Barat Jalin Kolaborasi Strategis dengan Aliansi Ojol Cianjur

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:45 WIB

Weekend Tetap Siaga! Ka. KPLP dan Kabid Kamtib Pimpin Deteksi Dini: “Kita Hadir Membina, Bukan Menghukum”

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:41 WIB

Satgas Gulbencal Kodam I/BB Maksimalkan Alat Berat Dukungan TNI AD untuk Normalisasi GKPI Hutanabolon

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:33 WIB

Satgas Kodim 0212/TS Bangun Jembatan Gantung Penghubung Antarwilayah di Kec. Halongonan, Paluta

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:26 WIB

Satgas Yankes Kodam I/BB Hadir Layani Warga Terdampak Bencana di Tiga Kabupaten

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:12 WIB

TNI Laksanakan Karya Bakti Pembersihan di Pesantren Nuzumush Shagirah Dewantara

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:08 WIB

Fernando Doklas Pangaribuan Resmi Pimpin Percasi Karawang 2025–2029, Turnamen Catur Pelajar Digelar Meriah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:04 WIB

*Pos Selal Satgas Yonif 751/VJS Pasang Lampu Tenaga Surya di Kampung Beringin: Malam Tak Lagi Gelap, Aktivitas Warga Lebih Aman*

Berita Terbaru

Jakarta

Waspadai Becana, Kapolsek Kemayoran beri Pesan Penting

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:24 WIB