Kekerasan di SPN Polda NTT Terulang, Institusi Dinilai Gagal Lindungi Siswa

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025 - 18:56 WIB

5088 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— Kupang, Jumat, 14 November 2025 Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) beredar informasi telah mengamankan dan memproses oknum personelnya, Bripda Torino (Diktukba Angkatan 52), terkait dugaan tindak kekerasan terhadap seorang siswa Bintara Brimob, Siswa An. Kerenhapakh Lende, di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda NTT. Aksi pemukulan yang terjadi pada awal pekan ini terekam dalam video yang kemudian viral di berbagai platform media sosial.

Peristiwa ini bermula dari penertiban terhadap siswa An. Kerenhapakh Lende yang kedapatan merokok saat menjalani latihan kerja (latja). Siswa tersebut awalnya ditegur oleh Bripda Delon (Diktukba Angkatan 52) dari Ditsamapta Polda NTT. Persoalan kemudian berlanjut melalui pesan WhatsApp yang dinilai seniornya “terkesan menantang” setelah siswa tersebut kembali ke latja dan diizinkan menggunakan HP pada Minggu, 10 November 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bripda Delon lantas melaporkan hal ini kepada rekannya sesama angkatan, Bripda Torino, yang sedang bertugas BKO (Bawah Kendali Operasi) di SPN Polda NTT. Pemukulan kemudian terjadi, yang secara sengaja direkam dan diposting pelaku di grup angkatan mereka.

Pihak Polda NTT memastikan bahwa siswa korban telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan tidak ditemukan adanya luka, memar, atau keluhan sakit, sehingga yang bersangkutan dapat melanjutkan kegiatan seperti biasa.

Insiden kekerasan yang melibatkan senior terhadap siswa ini bukan hanya pelanggaran disiplin individu, namun mencerminkan kegagalan sistemik yang serius dalam pengawasan dan pembinaan di lingkungan SPN Polda NTT.

Pertama, viralnya video kekerasan tersebut menunjukkan adanya budaya impunitas di mana pelaku merasa leluasa merekam dan mempublikasikan tindakannya sebagai “kebanggaan” dalam grup sesama angkatan, alih-alih sebagai tindakan kriminal yang memalukan institusi.

Kedua, pengawasan di lingkungan pendidikan Polri patut dipertanyakan. Bagaimana mungkin seorang senior yang sedang BKO dapat dengan mudah melakukan tindak kekerasan tanpa terdeteksi segera oleh pengawas SPN? Informasi yang diterima secara berjenjang melalui jalur WhatsApp yang diduga “menantang” tidak dapat menjadi justifikasi sedikit pun untuk melakukan pemukulan. Pembinaan yang benar adalah penegakan aturan secara terukur dan profesional, bukan kekerasan yang barbar.

Kepala [Jabatan Humas Polda/SPN yang Berwenang] menegaskan bahwa pelaku, Bripda Torino, telah diamankan dan akan diproses secara tegas dan tuntas oleh Propam Polda NTT.

“Kami telah menindaklanjuti pelaku pemukulan dan akan memprosesnya sesuai aturan yang berlaku. Kami juga akan menyampaikan perkembangan tindakan kami ini kepada media untuk menjawab video viral tersebut,” ujar [Sebutkan Jabatan Pejabat yang Berbicara, cth: Kabid Humas Polda NTT].

Polda NTT juga menyatakan komitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan secara ketat mengingatkan seluruh personel SPN agar tidak pernah melakukan kekerasan dalam proses pembinaan, belajar, dan mengajar.

Namun, masyarakat menuntut lebih dari sekadar komitmen. Perlu ada audit mendalam terhadap sistem pembinaan di SPN untuk memastikan praktik kekerasan tidak lagi menjadi “tradisi” yang diwariskan dari angkatan ke angkatan. Proses hukum terhadap pelaku harus menjadi preseden yang kuat, tidak hanya sanksi internal yang terkesan ‘sebentar’.

Publisher -Redaksi Prima

Berita Terkait

Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa Kunjungi Yonarhanud 11/WBY: Tekankan Profesionalisme dan Disiplin Prajurit
Pangdam I/BB dan Ketua Persit KCK Daerah I/ BB Kunjungan Kerja ke Yon Arhanud 11/WBY
Sisir Dapur Sehat Pasca Apel, Kalapas Tekankan Detail Kebersihan dan Distribusi: “Semua Harus Lebih Higienis!”
Di Selembar Kertas, Anak Pengungsi Aceh Tamiang Titipkan Harapan Pemulihan
Police Go to School dan Cooling System, Polsek Metro Penjaringan Tanamkan Disiplin dan Karakter Positif kepada Pelajar
Polsek Pademangan Gelar Patroli Jalan Kaki Dukung Program “Jaga Lingkungan”
Jaga Jakarta, Jaga Lingkungan, Jaga Warga, Polsek Metro Penjaringan Pantau Ketinggian dan Genangan Air di Muara Karang
Komandan Kodim 0308/Padang Pariaman Berikan Pengarahan Kepada Anggota Kodim Usai Melaksanakan Upacara Bendera

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:15 WIB

Tingkatkan PAD, Bupati Karo Pimpin Apel Gabungan di Halaman Kantor Bupati Karo.

Senin, 19 Januari 2026 - 19:06 WIB

Polres Tanah Karo Gelar Operasional 2025, Evaluasi Kinerja dan Susun Strategi Baru

Senin, 19 Januari 2026 - 18:50 WIB

Polsek Tigapanah Gelar Blue Light Patrol, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Senin, 19 Januari 2026 - 18:47 WIB

Polres Tanah Karo Gelar Operasional 2025, Evaluasi Kinerja dan Susun Strategi Baru

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:01 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Tanah Karo Gelar Patroli

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:57 WIB

Ibadah Minggu Aman, Polres Tanah Karo Lakukan Patroli dan Pengawasan

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:55 WIB

Maha Sendi Sembiring Milala, Jabat Ketua KORMI Kabupaten Karo, Periode 2026 – 2030

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:50 WIB

Ibadah Minggu Aman, Polres Tanah Karo Lakukan Patroli dan Pengawasan

Berita Terbaru