Tulungagung, Nasionaldetik.com – Suasana tenang di Dusun Bantengan, Desa Bantengan, Kecamatan Bandung, mendadak berubah mencekam pada Senin dini hari (10/11/2025). Kobaran api melahap habis kandang ayam dua lantai milik seorang peternak bernama Dodik. Dalam hitungan menit, ribuan ayam ikut terbakar hingga menimbulkan kerugian besar yang diperkirakan mencapai setengah miliar rupiah.
🔎 Api Muncul Tengah Malam, Diduga Akibat Konsleting Listrik
Menurut keterangan Kasi Operasi dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tulungagung, Bambang Pidekso, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 WIB.
“Dugaan sementara penyebabnya adalah konsleting listrik pada alat pemanas (brooder). Alat tersebut digunakan untuk anak ayam yang baru datang sekitar empat hari lalu,” jelas Bambang.
Api yang berawal dari lantai bawah kandang dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan karena materialnya sebagian besar terbuat dari kayu dan bambu. Dalam waktu singkat, seluruh kandang dua lantai tersebut hangus terbakar.
🚒 Respons Cepat Tim Pemadam
Laporan kebakaran diterima petugas Damkarmat sekitar pukul 02.00 WIB. Tak menunggu lama, Tim BARUNA 3 langsung diterjunkan ke lokasi dengan membawa 1 unit mobil pemadam dan 2 unit mobil suplai air.
Perjalanan ke lokasi memakan waktu sekitar 20 menit, dan sesampainya di sana, api sudah melahap hampir seluruh bangunan. Petugas pun berjibaku melakukan penyemprotan dari berbagai sisi untuk mencegah api merembet ke bangunan sekitar.
Setelah berjuang hampir dua jam, api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 04.15 WIB. Meski demikian, seluruh isi kandang beserta 6.000 ekor ayam tidak bisa diselamatkan.
💸 Kerugian Ditaksir Setengah Miliar Rupiah
Kebakaran ini menimbulkan kerugian besar bagi pemilik kandang. Selain bangunan dua lantai yang habis terbakar, ribuan ayam yang baru dibeli juga ikut hangus.
“Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp500 juta,” ungkap Bambang Pidekso.
⚠️ Imbauan untuk Peternak
Bambang menegaskan pentingnya melakukan pemeriksaan rutin pada instalasi listrik, terutama pada peralatan pemanas yang memiliki daya tinggi.
“Banyak kandang ayam menggunakan pemanas listrik dalam waktu lama. Jika kabel atau sambungan tidak standar, risiko konsleting sangat tinggi,” pesannya.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para peternak di Tulungagung agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim pancaroba yang sering memicu gangguan listrik.
Penulis : Eva
Editor : Nasionaldetik.com







































