Skandal Dana Desa Cengklong Tangerang: Tuntutan Audit Total dan Transparansi Maksimal!

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 17:35 WIB

50242 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— Dugaan skandal mega korupsi Dana Desa (DD) yang melibatkan Kepala Desa Cengklong, Kabupaten Tangerang, kini memasuki babak krusial. Aktivis Lentera Masyarakat Banten (LMB) secara tegas mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengusut tuntas penyalahgunaan anggaran yang diperkirakan mencapai Rp 3,8 Miliar selama tiga tahun berturut-turut (2023-2025).

Ketua Umum LMB, Lis Sugianto, S.H., mengungkapkan bahwa dugaan penyimpangan ini tidak hanya bersifat insidental tetapi terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), terjadi berulang dalam kurun waktu tiga tahun anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isu dugaan korupsi tersebut menerpa Kepala Desa di wilayah Kabupaten Tangerang, kali ini menyorot Kades Cengklong, adanya penyimpangan yang terstruktur dan masif. Dimensi Kerugian dan Anggaran yang diduga di korupsi diperkirakan menimbulkan kerugian negara miliaran rupiah, melibatkan anggaran Dana Desa yang bergulir selama tiga tahun berturut-turut (2023, 2024, dan 2025).

Tahun Anggaran 2023 Nilai Anggaran Dana Desa Rp 1.312.037.000. Tahun Anggaran 2024 Rp 1.163.607.000. Tahun Anggaran 2025 Rp1.406.220.000. Total Anggaran 3 Tahun tersebut sebesar Rp 3.881.864.000. Jumlah yang disorot oleh aktivis Lentera Masyarakat Banten dijelaskan sangat fantastis, juga modus operandi dugaan fiktif tersebut. Penyimpangan utama berfokus pada pekerjaan renovasi kantor desa Cengklong yang dianggarkan pada Tahun 2025 sebesar Rp 350.000.000.

Lis Sugianto menyebut, bahwa pengerjaan tersebut hanya “cap jempol” dan ada indikasi korupsi karena tidak terjadi pengerjaan fisik atau pengerjaan telah terhenti total selama lebih dari 5 bulan. Sebelumnya,Kades Cengklong memberikan klarifikasi bahwa renovasi kantor desa mengalami kekurangan dana. Dirinya juga menekankan bahwa kasus ini harus segera dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH), terutama jika investigasi lapangan menemukan bukti fiktif.

Menurut Sugianto, dasar hukum menjadi acuannya yakni Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik: Lis Sugianto menegaskan bahwa anggaran Dana Desa yang bersumber dari APBN wajib dilaporkan secara terbuka—baik melalui sistem maupun papan pengumuman di kantor desa—sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.
Ancaman Hukum:

“Kita akan melaporkan dugaan penyalahgunaan anggaran 2023, 2024, dan 2025 ke APH karena melibatkan kasus yang terjadi tiga tahun berturut-turut,” ungkap Lis Sugianto, S.H.(7/11/2025).

Lis Sugianto juga menyoroti praktik penyalahgunaan Dana Desa yang berulang dan masif di Cengklong, dengan fokus pada proyek fiktif renovasi kantor desa tahun 2025. Jumlah anggaran yang disorot selama tiga tahun mencapai miliaran rupiah, menuntut adanya audit dan penindakan yang transparan oleh APH.

Tim Redaksi Prima

Berita Terkait

DPP WHUUSH Jawa Barat Jalin Kolaborasi Strategis dengan Aliansi Ojol Cianjur
DERITA KEADILAN! Ibu Hj. Rosalina Faried (65) Tuntut Rp 4,2 Miliar Dari FFM Selaku Direktur PT. Gema Maritim Energi (GME). Gugatan Wanprestasi Telah Dilaksanakan!
Weekend Tetap Siaga! Ka. KPLP dan Kabid Kamtib Pimpin Deteksi Dini: “Kita Hadir Membina, Bukan Menghukum”
Satgas Gulbencal Kodam I/BB Maksimalkan Alat Berat Dukungan TNI AD untuk Normalisasi GKPI Hutanabolon
Satgas Kodim 0212/TS Bangun Jembatan Gantung Penghubung Antarwilayah di Kec. Halongonan, Paluta
Satgas Yankes Kodam I/BB Hadir Layani Warga Terdampak Bencana di Tiga Kabupaten
TNI Laksanakan Karya Bakti Pembersihan di Pesantren Nuzumush Shagirah Dewantara
Fernando Doklas Pangaribuan Resmi Pimpin Percasi Karawang 2025–2029, Turnamen Catur Pelajar Digelar Meriah

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 02:14 WIB

*Judi Ayam Geprek di Lembang Karre Penanian-Nanggala Marak, Kapolsek Diminta Cari Pelakunya*

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:31 WIB

Weekend Tetap Siaga! Ka. KPLP dan Kabid Kamtib Pimpin Deteksi Dini: “Kita Hadir Membina, Bukan Menghukum”

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:27 WIB

BPBD Humbang Hasundutan Tuntaskan Penanganan Bencana di Dusun II Desa Janji Hutanapa

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:24 WIB

Syah Afandin Pimpin Upacara HUT ke-276 Langkat, Tekankan Kinerja dan Profesionalisme ASN

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:15 WIB

Jaga Kebersihan Lingkungan Rutan Humbahas, Warga Binaan Bersih-Bersih Area Branggang

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:01 WIB

Satgas Kodim 0212/TS Bangun Jembatan Gantung Penghubung Antarwilayah di Kec. Halongonan, Paluta

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:49 WIB

Sekdako Tebing Tinggi, Hadiri Safari Dakwa Bakdah Magrib di Masjid Assyuhada

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:43 WIB

Kapolda Lampung Turun Langsung Hadir Redam Konflik Lahan Isenpatow Bonow, Polri Tegaskan Solusi Damai dan Berkeadilan

Berita Terbaru

Jakarta

Waspadai Becana, Kapolsek Kemayoran beri Pesan Penting

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:24 WIB