TULUNGAGUNG, Nasionaldetik.com – Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) resmi membuka Festival Pangan Tulungagung 2025, yang digelar serentak di seluruh kecamatan mulai 6 hingga 8 November 2025, mengusung tema “Pangan Kuat, Masa Depan Hebat.” Kegiatan ini berlangsung meriah di halaman kantor DKP Tulungagung dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, pelaku usaha, hingga kelompok tani.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.E., bersama Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono, S.Sos., serta jajaran Forkopimda, Kepala OPD, pengurus TP-PKK, dan tamu undangan lainnya, baik yang hadir langsung maupun mengikuti secara daring melalui zoom meeting.
Jaga Stabilitas Pangan, Kendalikan Inflasi
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tulungagung, Agus Suswantoro, S.Sos., M.Si., selaku ketua panitia pelaksana, dalam sambutannya menegaskan bahwa festival pangan tahun ini bukan sekadar ajang promosi produk lokal, tetapi juga langkah nyata dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tingkat produsen maupun konsumen.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menekan inflasi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Tulungagung. Melalui festival ini, kami ingin memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Agus Suswantoro dalam sambutannya, Kamis (6/11/2025) malam.

Libatkan Petani dan Pelaku UMKM Lokal
Festival pangan tahun ini diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), pelaku usaha pangan, distributor, Bulog, UMKM, hingga lembaga ketahanan pangan lokal. Terdapat 21 stand bazar yang menampilkan aneka produk unggulan, termasuk beras lokal, olahan pangan sehat, dan produk kreatif berbasis bahan baku daerah.
“Kami ingin memperkuat sinergi antara produsen, pelaku usaha, dan masyarakat agar produk pangan lokal semakin dikenal dan diminati. Selain di tingkat kabupaten, kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan,” tambah Agus.
Wabup Dorong Kemandirian Pangan dan Sinergi OPD.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.E., mengapresiasi kerja keras DKP dan seluruh camat yang telah menggelar kegiatan serupa secara serentak. Ia menilai kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan menuju kemandirian.
> “Pangan adalah kebutuhan dasar yang menentukan kestabilan sosial dan ekonomi masyarakat. Karena itu, setiap OPD harus turut berperan dalam memperkuat ketahanan pangan di bidangnya masing-masing,” ujar Wabup Ahmad Baharudin.
Lebih lanjut, ia berharap agar kegiatan semacam ini terus dikembangkan menjadi program berkelanjutan untuk menjaga kestabilan ekonomi daerah serta mendorong masyarakat mencintai produk lokal.
Puncak Acara: Pemberian Bantuan dan Pembukaan Bazar UMKM

Sebagai puncak kegiatan, dilakukan penyerahan beras cadangan pangan bagi kaum dhuafa, disusul dengan pemukulan kentongan bersama dan pemotongan pita sebagai tanda dibukanya 21 stand bazar UMKM unggulan lokal. Suasana penuh semangat dan kekeluargaan mewarnai jalannya acara hingga malam hari.
Festival Pangan Tulungagung 2025 diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi antar pelaku pangan serta ajang edukasi bagi masyarakat untuk terus mengutamakan konsumsi produk lokal, demi mewujudkan Tulungagung yang mandiri, sejahtera, dan tangguh dalam ketahanan pangan.
Reporter : Evan
Editor : Nasionaldetik.com







































