SIKAP DIAM PEJABAT MEMALUKAN! Ali Sopyan Tuntut Polri Usut Tuntas Keterlibatan ASN dan Pejabat Daerah dalam Kasus EO Penghina Pers: “Hentikan Sandiwara Impunitas Ini!”

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 11:11 WIB

50619 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,– 6 November 2025  Gelombang kemarahan dari komunitas pers dan masyarakat sipil telah mencapai titik krusial. Pasalnya, ulah Oknum “AD”, seorang Event Organizer (EO), yang secara digital mencoreng marwah lembaga dengan sebutan biadab “LSM DAJJAL” dan merendahkan karya jurnalistik sebagai “BERITA SAMPAH”, terkesan dibiarkan tanpa efek jera.

Kini, desakan untuk mengakhiri drama impunitas dan menyeret Oknum “AD” ke jeruji besi datang dari tokoh kunci, Ali Sopyan, Wakil Ketua Umum Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO) sekaligus Relawan Pembela Prabowo RAMBO.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kritik pedas Ali Sopyan diarahkan bukan hanya kepada pelaku, tetapi juga pada institusi penegak hukum dan pejabat daerah yang terkesan diam dan menutup mata.

“Ini bukan sekadar kasus ‘keceplosan’. Ini adalah penghinaan telanjang dan pelecehan vulgar terhadap Pers serta LSM. Sikap diam dari ASN dan pejabat daerah setempat justru menambah indikasi bahwa ada upaya perlindungan atau, yang lebih buruk, keterlibatan tak langsung dalam skandal ini,” kecam Ali Sopyan.

“Kami mendesak APH untuk tidak hanya menangkap Oknum ‘AD’, tetapi juga menindaklanjuti indikasi keterlibatan ASN, pejabat daerah, dan pihak-pihak lain yang terkesan diam dan membiarkan penghinaan ini terjadi. Siapapun yang terlibat dalam pemalsuan, penuduhan busuk terhadap ormas, LSM, dan jurnalis, wajib diusut tuntas dan dijebloskan ke dalam penjara!” tegas Ali Sopyan.

Ia mempertanyakan komitmen hukum secara fundamental. “Mengapa seorang EO bisa terkesan kebal hukum dan cukup bersembunyi di balik permintaan maaf, sementara rakyat kecil langsung diseret ke bui? Kami menuntut kesetaraan hukum tanpa basa-basi!”

Ali Sopyan mendesak APH segera menetapkan Oknum ‘AD’ sebagai tersangka (Pasal 27 ayat (3) Jo. Pasal 45 ayat (3) UU ITE). “Sektor EO harusnya berintegritas, bukan malah menampilkan etika digital kelas sampah,” tambahnya.

“Kami harap Kapolres Lubuk Linggau menghentikan kesan mengulur waktu dan segera mengambil tindakan tegas, transparan, dan berkeadilan. Ini adalah Peringatan Keras terakhir untuk membuktikan bahwa marwah pers dan masyarakat sipil tidak bisa diinjak-injak,” tutupnya.

Publisher -Red

Berita Terkait

Anggaran Rp2 Miliar Menguap? Proyek Trotoar Merangin Disorot, Gara-gara Beton vc 20 untuk Pejalan Kaki, Pengerjaan Molor
LAPAS IIB MUARA BULIAN MENGIKUTI ZOOM MEETING PANEN RAYA SERENTAK
Dugaan Penyelewengan Mobil Dinas Merangin, Bambang Karnadi dan Kabag Umum Segera Diperiksa
PC IPNU–IPPNU Tanjab Timur Desak Evaluasi Menyeluruh Pasca Insiden Kekerasan di SMK Negeri 3 Tanjabtim
PWNU JAMBI BERSAMA DIRINTELKAM POLDA JAMBI SILATURAHIM , MENGUATKAN KETAHANAN MASYARAKAT YANG PENGARUH NEGATIF YANG DAPAT MEMECAH BELA PERSATUAN.
Para Penggiat Desa di Batanghari Menjerit, Lima Bulan Tidak Terima Gaji, BPJS Juga Mati
Citra Silvia Anggraini resmi menakhodai Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) 
Wanda Riski Romadhon secara resmi memimpin Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Batang Hari.

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 19:38 WIB

Dandim 0308/Padang Pariaman Pimpin Upacara Bendera di Lapangan Makodim

Senin, 19 Januari 2026 - 19:13 WIB

Bupati Humbang Hasundutan Buka Muscab Gerakan Pramuka Tahun 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 18:58 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Hadiri Pesta Bona Taon PPSD Siahaan Kota Tanjungbalai 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 17:56 WIB

Kapolda Lampung Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional Dan Anugerahkan Satya Lencana Pengabdian Kepada 459 Personel

Senin, 19 Januari 2026 - 17:47 WIB

Sisir Dapur Sehat Pasca Apel, Kalapas Tekankan Detail Kebersihan dan Distribusi: “Semua Harus Lebih Higienis!”

Senin, 19 Januari 2026 - 17:34 WIB

Masyarakat Adat Way Lima Ultimatum PTPN 1 Regional 7, Tuntut Pengembalian 3.000 Hektar Tanah Ulayat

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:15 WIB

Perkuat Solidaritas Di Awal Tahun, Komunitas Squad Hoyaxx Menggelar Kopdar Bersama

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:10 WIB

Polres Lampung Selatan Periksa Hepatitis A Karyawan SPPG Kedaton 2, Seluruhnya Negatif

Berita Terbaru

MEDAN

Senin, 19 Jan 2026 - 20:43 WIB