Unesa dan BRIDA Desain Teknologi GIS Bantu Petani Komoditas Unggulan Jatim Hadapi Perubahan Iklim

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 09:02 WIB

5091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,— Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur melakukan kajian strategi mitigasi perubahan iklim berbasis data spasial. Program riset ini menyasar sejumlah komoditas strategis Jawa Timur seperti padi, jagung, tebu dan kopi yang menjadi penopang utama ketahanan pangan dan ekonomi daerah. Tim peneliti FKP Unesa terdiri dari Dr. Umiyati Sabang (Prodi Agribisnis Digital), Riska Muizzu (Prodi Biosains Hewan) dan Amirusolihin (Agribisnis Digital).

Kepala BRIDA Jawa Timur, Dr. Andriyanto, S.H. M.Kes., mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat riset terapan di daerah untuk menghadapi dampak perubahan iklim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perubahan iklim sudah kita rasakan dampaknya, mulai dari pola hujan yang bergeser hingga potensi gagal panen. Melalui riset berbasis data spasial, kami ingin memastikan kebijakan pembangunan pangan di Jawa Timur benar-benar berbasis bukti ilmiah,” ujarnya di Surabaya, 30 Oktober 2025.

Menurutnya, data spasial memungkinkan pemetaan yang lebih akurat terhadap wilayah-wilayah yang rentan terhadap kekeringan, banjir, maupun perubahan pola musim yang dapat mengganggu produktivitas pertanian.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Himawan Estu Bagijo, S.H., M.H., peneliti di Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur Sekaligus Koordinator Inovasi dan Invensi BRIDA Jatim mengatakan bahwa mitigasi perubahan iklim perlu didukung data spasial yang akurat sehingga hasilnya dapat dijadikan rekomendasi pemerintah provinsi dalam pencapaian program ketahanan pangan sekaligus memperkuat posisi Jatim sebagai gerbang nusantara baru.

“Riset mitigasi perubahan iklim pada komoditas strategis perlu didukung oleh data spasial yang akurat agar kebijakan yang diambil benar-benar efektif dan adaptif terhadap kondisi lokal, tentu ini sangat membantu pemerintah provinsi Jatim dalam pencapaian program ketahanan pangan dan memperkuat posisi Jatim sebagai gerbang nusantara baru.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ketahanan Pangan, Prof. Nining Widyah Kusnanik, S.Pd., M.Applc.Sc, menjelaskan bahwa penelitian ini mengintegrasikan teknologi Geographic Information System (GIS), dan analisis geoinformatika untuk mengidentifikasi potensi dampak iklim di berbagai kawasan pertanian Jawa Timur.

“Kami berupaya memberikan gambaran berbasis data tentang tingkat kerentanan wilayah terhadap perubahan iklim. Dari situ, kebijakan adaptasi pangan dapat disusun dengan lebih presisi,” tutur Prof. Nining.

Ketua Tim Peneliti, Dr. Umiyati Sabang, menambahkan bahwa riset ini akan menghasilkan dashboard interaktif berbasis GIS yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah, akademisi, dan petani.

“Dashboard ini akan menampilkan peta kerentanan iklim dan potensi perubahan produktivitas lahan. Kami berharap hasilnya bisa menjadi panduan dalam menyusun strategi mitigasi dan adaptasi iklim di tingkat kabupaten/kota,” jelasnya.

Selain mitigasi, penelitian juga menyoroti pentingnya penerapan teknologi pertanian adaptif dan peningkatan kapasitas petani dalam menghadapi perubahan iklim ekstrem.

“Kami ingin menghadirkan riset yang langsung bisa diterapkan di lapangan. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa riset akademik bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kerja sama ini, BRIDA Jatim menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik guna menjaga ketahanan pangan berkelanjutan di tengah tantangan iklim global.

Tim Redaksi

Berita Terkait

Transparansi Dipertanyakan: Zuhdi kabid Sapras Dinas Pendidikan Enggan Beri Keterangan
HUT ke-42 Perumda Tirta Cahya Agung, Bupati Gatut Sunu Hadir Tekankan Inovasi dan Kelestarian Lingkungan.
HEBOOOH….!!!Berkedok Turnamen!!! Judi Sabung Ayam di Desa Ngoran Blitar Berjalan Lancar Tanpa Hambatan APH
Bupati Gatut Sunu Gas Ekonomi Rakyat, Fun Run 5K BPR Jadi Simbol Kebangkitan UMKM Tulungagung
PELANTIKAN JAMA’AH NELAYAN MUHAMMADIYAH (JALAMU) PUSDIKLAT UMM KABUPATEN MALANG.
sentuhahn Jiwa Kemanusiaan Polres Bondowoso Gnadeng Mas Bhabin Berbagi Di Panti Jompo
Dugaan “main mata” dalam pengadaan perlengkapan seragam siswa miskin di Merangin? Rekanan diduga tak ditegur.
KURANGNYA TEMPAT SAMPAH DI TEMPAT UMUM DAN RENDAH NYA KESADARAN WARGA MEMICU PRILAKU MEBUANG SAMPAH SEMBARANGAN 

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 21:56 WIB

KSO PT Riden Jaya Konstruksi–PT Agrinas Resmi, Ketua Umum Rajawali Merah Putih Ditunjuk sebagai Manajer SDM

Senin, 9 Februari 2026 - 21:51 WIB

Kembali Menorehkan Prestasi Gemilang, Salah Satu Siswi Yang Mewakili Sekolah SMP NEGERI 1 Kota Pekanbaru Dalam Ajang Putera-Puteri Pelajar Se-Provinsi Riau 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 21:43 WIB

Minimnya Infrastruktur di Sinarjawa, Saat Gotong Royong Warga Sindir Wakil Rakyat Dapil IV

Senin, 9 Februari 2026 - 21:36 WIB

POLRES TEGAL KOTA GELAR KEGIATAN BERSIH PANTAI, WUJUDKAN KEPEDULIAN TERHADAP KELESTARIAN LINGKUNGAN  

Senin, 9 Februari 2026 - 17:14 WIB

HUT ke-8 IWO Indonesia dan HPN 2026: IWO Indonesia Pesawaran Perkuat Komitmen Lawan Hoaks

Senin, 9 Februari 2026 - 16:10 WIB

Polres Tegal Gelar Pelatihan diSMAN dan SMKN Slawi , Dorong Literasi Digital Pelajar

Senin, 9 Februari 2026 - 14:50 WIB

Pamapta 3 Polres Tegal Mendatangi TKP Penemuan Jenazah di Aliran Sungai Gung Lebaksiu

Senin, 9 Februari 2026 - 14:26 WIB

Tingkatkan Kesadaran Pelajar, Satlantas Polres Brebes Gelar “Police Go To School” di SMA N 1 Brebes

Berita Terbaru