BPBD Brebes Launching SIPB, Kebencanaan Mudah Dipantau 

EDI SUPRIADI

- Redaksi

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:11 WIB

50188 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Brebes//nasionaldetik.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes melaunching Aplikasi Sistem Informasi Penanggulangan Bencana (SIPB), aplikasi tersebut untuk mempermudah penyebaran informasi bencana kepada masyarakat. Tidak hanya penyebaran informasi saja, aplikasi juga dapat digunakan pelaporan warga terkait kebencanaan dan bahkan bisa memantau sejauh mana penanganan kejadian.

SIPB dilaunching bersamaan dengan Rapat Koordinasi Kebencanaan Menghadapi Musim Penghujan dan Antisipasi Bencana Banjir, Tanah Longsor, dan Angin di Wilayah Kabupaten Brebes, di Aula Lantai 6 Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Rabu (29/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Brebes Drs Khaerul Abidin MM menyampaikan, bahwa penyelenggaraan rakor merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengefektifkan dan mengoptimalkan serta menyatukan langkah dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana di Kabupaten Brebes.

“Hadirnya kita di sini untuk meningkatkan kinerja aparatur bersama-sama masyarakat (relawan khususnya) dalam usaha pengurangan resiko atau mitigasi bencana banjir, tanah longsor dan angin ribut yang terkoordinasi, terencana dan terpadu, baik pada saat pra bencana, tanggap darurat (saat bencana) dan pasca bencana, apalagi dengan adanya SIPB akan sangat membantu,” ucapnya.

Khaerul menambahkan, rakor digelar agar terciptanya kesamaan persepsi tentang pentingnya tindakan pengendalian pada saat terjadinya bencana, sehingga penanganan bencana bisa dilakukan dengan cepat, tepat dan akuntabel.

“Kita berharap situasi dan kondisi di musim hujan ini berjalan dengan normal, tidak ada hal hal yang tidak diinginkan, namun sebagai aparatur pemerintah sudah seharusnya dapat mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi,” jelasnya.

Plt Kalaksa BPBD Brebes Bowo Budi Santoso menyampaikan, memasuki musim penghujan serta kondisi cuaca saat ini perlu adanya kesiap-siagaan.

“Jika terjadi bencana adalah tanggung jawab kita semua. Bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga tanggung jawab bersama, ujarnya.

Bowo mengatakan, BPBD Brebes telah mengakaji resiko-resiko bencana yang di dalamnya adalah peta-peta daerah di Kabupaten Brebes yang rawan bencana. Seperti, banjir, kekeringan, longsor yang telah dipetakan semua.

Bowo memaparkan potensi bencana di Brebes, bencana hidrometeorologi ada di wilayah Brebes Selatan seperti longsor, tanah bergerak, dan banjir bandang yakni di Kecamatan Salem, Paguyangan, Sirampog, Bantarkawung. Sedangkan untuk di wilayah Brebes utara daerah yang rawan banjir seperti Kecamatan Brebes, Wanasari, Ketanggungan, Losari dan Kecamatan Tanjung.

Lanjut Bowo, angin kencang atau puting beliung, berdasarkan informasi yang masuk hasil rakor di Provinsi Jawa Tengah saat ini yang sering terjadi di wilayah Brebes bagian tengah yakni di Kecamatan Songgom dan Larangan.

“Sekarang di wilayah Brebes selatan yang dulunya tidak banjir sekarang mulai banjir disebabkan alih fungsi hutan dan juga karena kondisi alam serta cuaca juga sudah berubah. Jadi kami mohon kepada seluruh masyarakat agar ikut menjaga hutan-hutan lindung kita supaya tidak terjadi banjir,” tandas Bowo.

Turut hadir perwakilan Kodim 0713/Brebes, Kapolres Brebes, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tegal, BASARNAS Cilacap, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes, camat se Kabupaten Brebes, kepala relawan-relawan penanggulangan bencana, perwakilan universitas dan media massa.

 

 

Berita Terkait

Dana BOS SMPN 1 Idanogawo Tahun 2025 Capai Rp 870 Juta, Kepsek Tak Bisa Rinci
Dandim 0308/Padang Pariaman Pimpin Upacara Bendera di Lapangan Makodim
Bupati Humbang Hasundutan Buka Muscab Gerakan Pramuka Tahun 2026
Wali Kota Mahyaruddin Salim Hadiri Pesta Bona Taon PPSD Siahaan Kota Tanjungbalai 2026
Kapolda Lampung Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional Dan Anugerahkan Satya Lencana Pengabdian Kepada 459 Personel
Sisir Dapur Sehat Pasca Apel, Kalapas Tekankan Detail Kebersihan dan Distribusi: “Semua Harus Lebih Higienis!”
Masyarakat Adat Way Lima Ultimatum PTPN 1 Regional 7, Tuntut Pengembalian 3.000 Hektar Tanah Ulayat
Perkuat Solidaritas Di Awal Tahun, Komunitas Squad Hoyaxx Menggelar Kopdar Bersama

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 19:38 WIB

Dandim 0308/Padang Pariaman Pimpin Upacara Bendera di Lapangan Makodim

Senin, 19 Januari 2026 - 19:13 WIB

Bupati Humbang Hasundutan Buka Muscab Gerakan Pramuka Tahun 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 18:58 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Hadiri Pesta Bona Taon PPSD Siahaan Kota Tanjungbalai 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 17:56 WIB

Kapolda Lampung Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional Dan Anugerahkan Satya Lencana Pengabdian Kepada 459 Personel

Senin, 19 Januari 2026 - 17:47 WIB

Sisir Dapur Sehat Pasca Apel, Kalapas Tekankan Detail Kebersihan dan Distribusi: “Semua Harus Lebih Higienis!”

Senin, 19 Januari 2026 - 17:34 WIB

Masyarakat Adat Way Lima Ultimatum PTPN 1 Regional 7, Tuntut Pengembalian 3.000 Hektar Tanah Ulayat

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:15 WIB

Perkuat Solidaritas Di Awal Tahun, Komunitas Squad Hoyaxx Menggelar Kopdar Bersama

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:10 WIB

Polres Lampung Selatan Periksa Hepatitis A Karyawan SPPG Kedaton 2, Seluruhnya Negatif

Berita Terbaru

MEDAN

Senin, 19 Jan 2026 - 20:43 WIB