Muratara//nasionaldetik.com – Pembangunan Jalan Setapak yang menggunakan Dana Desa tahun 2025 sudah hancur. Padahal belum 1 tahun dikerjakan bangunan sudah hancur.
Berdasarkan temuan dilapangan pekerjaan jalan setapak ini dikerjakan asal asal saja atau tidak sesuai dengan spek sehingga hasil pekerjaan tersebut sudah kembali rusak.
Menurut salah satu tukang yang juga masyarakat sana mengatakan kami hanya mengerjakan nya saja. Silahkan tanya sama kades nya langsung.
Terpisah kades embacang kartubi melalui pesan whatsapp senin (27/10) membenarkan bahwa itu bangunan yang mengunakan Dana Desa.
Heru salah satu aktivis menyikapi hal ini mengatakan akan melaporkan ke kejaksaan terkait bangunan jalan setapak yang menggunakan Dana Desa ( DD ) ini. ” Jelas pekerjaan itu terindikasi korupsi, ini akan kita laporkan kejaksaan” ungkap Heru.
Khairu







































